alexametrics

Datang Lagi, Indonesia Terima 1,4 Juta Vaksin AstraZeneca Bantuan Jepang dan Australia

RR Ukirsari Manggalani | Stephanus Aranditio
Datang Lagi, Indonesia Terima 1,4 Juta Vaksin AstraZeneca Bantuan Jepang dan Australia
Indonesia menerima 1,4 juta vaksin AstraZeneca bantuan Jepang dan Australia [IKP - Kemkominfo].

Untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity, 70 persen warga Indonesia harus selesai divaksin dalam satu tahun.

Suara.com - Indonesia kembali kedatangan 1.424.000 vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Rabu (20/10/2021).

Kedatangan vaksin tahap ke-93 dan 94 ini terbagi atas 1,2 juta dosis bantuan dari pemerintah Australia dan 224.000 dosis bantuan dari pemerintah Jepang.

"Vaksin tahap ke-93 tiba di Bandara Soekarno-Hatta Rabu, 20 Oktober 2021 pukul 14.25 WIB dan tahap ke-94 dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Rabu, 20 Oktober 2021 Pukul 23.50 WIB," kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, Rabu (20/10/2021).

Usman menyampaikan terima kasih atas kedatangan vaksin AstraZeneca yang merupakan hibah Pemerintah Australia dan Pemerintah Jepang.

Baca Juga: Pembukaan UUD 1945, Sejarah Hingga Rincian Makna Isi Per Alenia

"Indonesia berperan aktif dalam upaya menyetarakan akses vaksin bagi negara-negara di dunia," ucapnya.

Dengan tambahan dua tahap kedatangan vaksin ini maka total vaksin yang telah tiba di Tanah Air mencapai 286.724.400 dosis dari berbagai merek baik dalam bentuk jadi maupun bulk atau bahan baku.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.237.201 orang Indonesia, masih terdapat 16.376 kasus aktif, 4.077.748 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 143.077 jiwa meninggal dunia.

Indonesia juga telah menyuntikkan 110,032,096 dosis (52.83 persen) vaksin pertama dan 64,848,184 dosis (31.14 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia, yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga: Agar Siang Tetap Temaram, Rolls-Royce Phantom V Milik John Lennon Didesain Serba Hitam

Komentar