Rusia Labeli Grup 'Male State' sebagai Kelompok Ekstremis

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:52 WIB
Rusia Labeli Grup 'Male State' sebagai Kelompok Ekstremis
Ilustrasi pria. (Pixabay/StockSnap)

Suara.com - Pemerintah Rusia melabeli sebuah grup di media sosial, 'Male States' ke dalam kelompok ekstremis dengan dasar kelompok kebencian ultra-nasionalis.

Grup Male State adalah sekelompok pria yang yang kerap menghasut kebencian terhadap wanita dan kaum minoritas termasuk gay.

Menyadur The Moscow Times (Kamis (21/10/2021), situs berita Mediazona melaporkan kelompok ini kerap melakukan kampanye pelecehan terhadap wanita.

Pengadilan regional Nizhny Novgorod memenuhi permintaan Kantor Kejaksaan dan memasukkan pendiri Male-State, Vladislav Pozdnyakov sebagai kelompok ekstremis.

Male State menggembar-gemborkan sebuah patriarki radikal dengan tujuan mengubah tatanan konstitusional, tulis deskripsi unit anti-ekstremisme polisi Rusia.

Pendiri Male State, Vladislav Pozdnyakov. (Instagram)
Pendiri Male State, Vladislav Pozdnyakov. (Instagram)

Kelompok itu menentang rezim politik saat ini dan percaya bahwa pihak berwenang Rusia sedang mengorganisir genosida terhadap populasi laki-laki, tambahnya.

Pozdnyakov tidak berada di Rusia dan janji bersaksi di pengadilan melalui tautan video. Ia dijatuhi hukuman percobaan tahun 2018 atas tuduhan menghasut kebencian terhadap perempuan dan dibatalkan tahun berikutnya.

Setelah dilarang dari situs media sosial VKontakte pada tahun 2020, Male State mengoordinasikan aktivitasnya di aplikasi perpesanan Telegram.

Telegram, yang didirikan oleh pengusaha teknologi kelahiran Rusia Pavel Durov, melarang saluran Male State minggu lalu setelah mendapat kecaman.

baca juga

Male State bergabung dengan puluhan kelompok fundamentalis, serta agama dan politik, yang dilarang oleh pengadilan Rusia dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka termasuk Negara Islam dan Taliban serta Saksi-Saksi Yehuwa dan lembaga investigasi yang memenjarakan kritikus Kremlin Alexei Navalny Yayasan Anti-Korupsi (FBK) dan jaringan politik juga aktivis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kematian Melonjak, Pemerintah Rusia Minta Tempat Kerja Ditutup

Update Covid-19 Global: Kematian Melonjak, Pemerintah Rusia Minta Tempat Kerja Ditutup

Health | Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:50 WIB

Rusia Tangguhkan Misi Diplomatiknya di NATO

Rusia Tangguhkan Misi Diplomatiknya di NATO

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:17 WIB

Rekor Lagi! Kasus Covid-19 di Rusia Tembus 34 Ribu

Rekor Lagi! Kasus Covid-19 di Rusia Tembus 34 Ribu

Health | Senin, 18 Oktober 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×