alexametrics

Tiba di Polda Metro Jaya, Rachel Vennya dan Pacar Kompak Bungkam ke Media

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Tiba di Polda Metro Jaya, Rachel Vennya dan Pacar Kompak Bungkam ke Media
Rachel Vennya dan pacar saat memenuhi panggilan Polda Metro Jaya kasus kabur karantina. (Suara.com/M Yasir)

Setiba di lokasi mereka kompak bungkam saat ditanya awak media dan langsung masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Suara.com - Selebgram Rachel Vennya hadir memenuhi panggilan penyidik. Dia hadir bersama pacarnya Salim Nauderee dan manajernye Maulida Khairunnia. 

Pantauan Suara.com, ketiganya tiba sekitar pukul 14.15 WIB.

Setiba di lokasi mereka kompak bungkam saat ditanya awak media dan langsung masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya

Diperiksa Gegara Kabur Karantina

Baca Juga: Nikita Mirzani Ancam Ogah Karantina Lagi Jika Rachel Vennya Tak Dipenjara

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya memeriksa Rachel Vennya, Salim dan Maulida buntut dugaan kabur saat karantina di RSDC Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan surat undangan pemeriksaan terhadap ketiganya sudah diberikan sejak Senin kemarin.

"Hari Senin kami layangkan surat undangan untuk hari Kamis kami ambil keterangan," kata Yusri saat dikonfirmasi, Sabtu (16/10/2021) lalu.

Yusri menyebut ulah Rachel Vennya, Salim dan Maulida kabur saat karantina membahayakan kesehatan masyarakat. selain berbahaya mereka juga diduga melanggar undang-undang Kekarantinaan Kesehatan dan Wabah Penyakit Menular.

Menurut Yusri, sebagaimana aturannya, setiap orang yang baru saja pulang dari luar negeri diwajibkan melaksanakan karantina selama lima hari. Tujuannya, sebagai upaya menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Buntut Kabur Karantina Wisma Atlet, Rachel Vennya Dijerat Undang-undang Berlapis

"Ini dampaknya yang sangat-sangat berbahaya. Ketentuan dari negara ini kita harus karantina lima hari," jelas Yusri.

Komentar