Kronologi Preman Bakar Hidup-hidup Pedagang Sosis, Lalu Licik Kabur ke Pondok Pesantren

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 18:11 WIB
Kronologi Preman Bakar Hidup-hidup Pedagang Sosis, Lalu Licik Kabur ke Pondok Pesantren
Ilustrasi bakar diri. (Shutterstock)

Suara.com - Kejadian preman membakar pedagang sosis hidup-hidup telah menggegerkan warga. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pedagang sosis berinisial LE itu dibakar setelah menolak memberikan uang kepada preman. Penolakan itu membuat preman menjadi emosi dan nekat melakukan perbuatan biadab tersebut.

LE diketahui sehari-hari berjualan sosis di tempat wisata Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang. Saat berjualan, seorang preman berinisial IS mendatangi warung LE.

Preman itu meminta jatah uang ke LE dalam kondisi mabuk. Rencananya, uang hasil pemalakan itu akan digunakan untuk mabuk-mabukan. Aksi pemalakan itu tentu membuat LE geram dan langsung menolaknya.

LE juga menjelaskan keuangannya sedang buruk sehingga tidak memberikan uang ke IS. Alasan itu rupanya membuat preman tersebut semakin emosi.

Preman itu langsung memukul korban dengan menggunakan batang besi yang berada di lokasi kejadian. Beruntung, LE berhasil mengelak dari pukulan tersebut.

Namun, hal itu semakin membuat preman emosi dan bertindak lebih jauh. Ia menyiramkan bensin ke tubuh LE dan langsung menyalakan pemantik api.

Kronologi kejadian ini diungkapkan oleh Kapolsek Teluknaga AKP Anton. Ia mengungkap peristiwa itu terjadi pada Jumat, 24 September 2021 pukul 23.00 WIB.

"IS menyiramkan bensin ke tubuh korban, dan membakar korban dengan pemantik," kata Anton seperti dikutip Hops.id -- jaringan Suara.com, Jumat (22/10/2021).

Beruntung, nyawa LE masih bisa diselamatkan. Ia kini menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami luka bakar hingga 37 persen di tubuhnya.

"Alhamdulilah biaya rumah sakit korban dicover oleh LPSK. Sehingga menambah kita untuk semangat mengungkap kasus ini," ungkap Anton.

Anton menjelaskan bensin yang digunakan untuk membakar itu merupakan dagangan milik korban. Selain pedagang sosis, LE juga mencari nafkah dengan berjualan bensin.

"Motif pelaku karena merasa permintaannya tidak dituruti, tersangka minta uang untuk beli miras lagi. Oleh korban tidak diberikan karena saksi dan korban tidak mampu juga. Jadi, korban dibakar," jelasnya.

Setelah melakukan aksinya, preman tersebut kabur melarikan diri. Tak tanggung-tanggung, pelaku melarikan diri ke salah satu pondok pesantren di Grobongan, Jawa Tengah.

Preman itu kemudian berusaha meyakinkan pengurus pondok pesantren agar diterima. Ia beralasan ingin masuk ponpes karena ingin taubat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Kaki Lima Dan Warung di Wilayah Badung Bali Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta

Pedagang Kaki Lima Dan Warung di Wilayah Badung Bali Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta

Bali | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 17:38 WIB

Santriwati yang Diajak Bersetubuh Pengasuhnya Alami Trauma Hebat

Santriwati yang Diajak Bersetubuh Pengasuhnya Alami Trauma Hebat

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Demo Tujuh Tahun Jokowi: Mahasiswa Bakar Ban, Polwan dan Kowad Bagi-bagi Roti

Demo Tujuh Tahun Jokowi: Mahasiswa Bakar Ban, Polwan dan Kowad Bagi-bagi Roti

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:37 WIB

Duh! Oknum PNS Diduga Terlibat Praktik Jual Beli Lapak Pasar Johar

Duh! Oknum PNS Diduga Terlibat Praktik Jual Beli Lapak Pasar Johar

Jawa Tengah | Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:34 WIB

Sekelompok Orang Bakar Ban Bekas saat BEM SI Demo Jokowi, Orator: Masuk Barisan Kawan!

Sekelompok Orang Bakar Ban Bekas saat BEM SI Demo Jokowi, Orator: Masuk Barisan Kawan!

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:33 WIB

Muncul Klaster Baru PTM, 25 Santri di Cimanggis Depok Positif Covid-19

Muncul Klaster Baru PTM, 25 Santri di Cimanggis Depok Positif Covid-19

Bogor | Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:12 WIB

Terkini

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

News | Sabtu, 25 April 2026 | 20:12 WIB

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:50 WIB

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:10 WIB

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:22 WIB

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:17 WIB