Presiden Taiwan Yakin Dapat Dukungan AS jika Diserang China

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:18 WIB
Presiden Taiwan Yakin Dapat Dukungan AS jika Diserang China
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. (AFP/Sam Yeh)

Suara.com - Presiden Taiwan yakin bahwa Amerika Serikat akan memberikan dukungan kepada negaranya jika China tiba-tiba menyerang.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN, Tsai Ing-wen juga mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa pasukan AS sedang melatih pasukan Taiwan.

Komentar Presiden Taiwan tersebut datang setelah Presiden AS Joe Biden menegur Beijing atas tindakannya di dekat Taiwan.

Menyadur ABC News Kamis (28/10/2021), dua negara besar tersebut telah lama berdebat mengenai keikutsertaan Taiwan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Washington mengatakan Taiwan lebih baik diintegrasikan ke dalam badan dunia untuk tujuan pragmatis, sementara Beijing mengatakan jika Taiwan tidak memiliki hak untuk bergabung PBB.

Pernyataan terbaru oleh Beijing, Washington dan Taipei menambah eskalasi retorika diplomatik dan sikap militer atas pulau berpenduduk 23 juta orang tersebut.

China menganggap Taiwan, tempat pasukan nasionalis melarikan diri pada tahun 1949 setelah kalah perang saudara dengan komunis, sebagai provinsi yang menunggu reunifikasi.

Ketika ditanya apakah dia yakin AS akan membantu mempertahankan Taiwan jika perlu melawan China, Tsai menjawab: "Saya yakin."

Tsai menyoroti berbagai kerja sama dengan AS yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Taiwan, termasuk pelatihan militer.

China semakin melenturkan ototnya dengan mengirimkan banyak pesawat tempur ke wilayah udara Taiwan.

Pada KTT ASEAN, yang dihadiri oleh Perdana Menteri China Li Keqiang, Biden mengatakan Amerika Serikat sangat prihatin dengan tindakan koersif dan proaktif China.

"Tindakan seperti itu mengancam perdamaian dan stabilitas regional," jelas Biden pada sesi tertutup, menurut rekaman pidatonya yang diperoleh oleh AFP.

Biden pekan lalu mengatakan kepada forum yang disiarkan televisi bahwa Amerika Serikat siap membela Taiwan dari invasi China..

Tsai mengatakan kepada CNN bahwa terlepas dari sikap agresif China, dia akan bersedia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping untuk mengatasi perbedaan dalam sistem politik mereka.

"Kita bisa duduk dan membicarakan perbedaan kita, dan mencoba membuat pengaturan sehingga kita bisa hidup berdampingan secara damai," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Farhat Abbas Sebut Bersatu Kembali dengan Nia Daniaty, Alasannya Karena Ini

Farhat Abbas Sebut Bersatu Kembali dengan Nia Daniaty, Alasannya Karena Ini

Batam | Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Pemerintah Diminta Evaluasi Jubir Presiden, Pengamat: Komunikasi Istana Harus Satu Pintu

Pemerintah Diminta Evaluasi Jubir Presiden, Pengamat: Komunikasi Istana Harus Satu Pintu

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:56 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Jokowi di Istana Presiden

Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Jokowi di Istana Presiden

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 05:06 WIB

Terkini

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:01 WIB

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:05 WIB

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:51 WIB

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:58 WIB

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:15 WIB

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30 WIB

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB