Perjuangan Eks PNS Afghanistan Nafkahi Keluarga di Tengah Anjloknya Ekonomi

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 11 November 2021 | 12:13 WIB
Perjuangan Eks PNS Afghanistan Nafkahi Keluarga di Tengah Anjloknya Ekonomi
DW

Suara.com - Sebagian besar pegawai pemerintah Afghanistan kehilangan pekerjaan dan tak punya penghasilan sejak Taliban berkuasa. Mereka terpaksa jual harta benda dengan harga murah untuk beli makanan.

Sejak Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan pada pertengahan Agustus, negara yang sebelumnya telah dilanda konflik itu tidak hanya mengalami gejolak politik tetapi juga krisis ekonomi yang parah dan meningkatnya kemiskinan.

Pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban menyebabkan miliaran dolar aset bank sentral Afghanistan dibekukan dan lembaga keuangan internasional menangguhkan akses mereka ke dana bantuan.

Sekitar $9,5 miliar atau kurang lebih Rp135 triliun dana cadangan bank sentral yang disimpan di luar negeri tetap diblokir dan dukungan internasional yang diberikan kepada pemerintah sebelumnya pun surut.

Kepergian pasukan asing dan lembaga donor internasional membuat negara itu kehilangan dana hibah yang selama ini membiayai tiga perempat belanja publik.

Akibatnya, dalam beberapa bulan terakhir ini pemerintah Taliban harus berjuang untuk membayar gaji para pegawai negeri, sementara harga pangan melonjak dan bank menghadapi krisis uang tunai.

Bulan lalu, lembaga moneter internasional atau IMF memprediksi bahwa ekonomi Afghanistan akan mengalami kontraksi sebesar 30% untuk tahun ini.

Di bibir jurang bencana kelaparan

Gangguan ekonomi, ditambah kekeringan parah dan pandemi corona, telah memperburuk kemiskinan dan menyebabkan jutaan orang kehilangan pekerjaan serta menghadapi kelaparan akut.

baca juga

Sekitar 8,7 juta orang berada di bibir jurang bencana kelaparan, demikian Mary-Ellen McGroarty, Kepala Program Pangan Dunia (World Food Program) di Afghanistan, mengatakan pada Oktober lalu.

"Ada tsunami kemiskinan, penderitaan luar biasa, dan kelaparan yang tak terkendali," tambah McGroarty.

Banyak warga Afghanistan terpaksa menjual harta benda dan perabot rumah tangga mereka untuk membeli makanan.

Bukan hanya orang miskin yang terkena dampaknya. Sebagian besar kelas menengah negara itu sekarang juga jatuh miskin.

Sharifa (bukan nama sebenarnya), perempuan yang mantan pejabat pemerintahan ini sebelumnya bekerja untuk departemen urusan perempuan.

Kini ia kehilangan pekerjaan dan menganggur. Selain itu ia juga ketakutan akan kemungkinan menghadapi balasan dari Taliban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet

Daftar Harga HP Samsung Agustus 2026 Lengkap Beserta Varian Tablet

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI,  BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:13 WIB

5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam

5 Rekomendasi Cushion Full Coverage untuk Acara Kondangan, Ada yang Awet sampai 30 Jam

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:05 WIB

6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal

6 Solusi Baru Shopee untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Produk Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

ROG AI Masterclass 2026: ASUS ROG Buka Edukasi AI di Yogyakarta, Kota Pertama Rangkaian Nasional

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Bright Gas per 15 Agustus 2026

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

Bobby Nasution Jenguk Murid Korban Keracunan MBG Karo di RS Haji, Pastikan Penanganan hingga Pulih

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Menkeu Purbaya Atur Layer Cukai Baru Guna Berantas Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:26 WIB

×