Ular Kobra Mulai Masuk Pemukiman saat Musim Hujan, Warga Jakarta Harus Waspada

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 22 November 2021 | 12:47 WIB
Ular Kobra Mulai Masuk Pemukiman saat Musim Hujan, Warga Jakarta Harus Waspada
Ilustrasi ular kobra. Ular Kobra Mulai Masuk Pemukiman saat Musim Hujan, Warga Jakarta Harus Waspada. (Pixabay/Herbert Aust)

Suara.com - Kemunculan ular liar menjadi salah satu bahaya yang mengancam warga di Jakarta saat masuk musim penghujan. Kerap kali ditemukan ular masuk pemukiman dan membuat warga resah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun mengeluarkan peringatan melalui akun Instagram, @dkijakarta agar masyarakat waspada dengan munculnya ular ini.

Akun itu menjelaskan, pada bulan November 2021 hingga Januari 2022, adalah waktu musim telur ular kobra menetas. Ular kobra biasanya bertelur di tumpukan batu, semak, atau kayu. 

Ketika menetas, anak kobra sering ditemukan di lokasi yang lembap. Karena itu, masyarakat diminta untuk segera meminta bantuan pemerintah lewat sambungan telepon dengan nomor layanan 112 jika melihat ular.

"Segera hubungi layanan segera telepon ke Layanan Darurat Jakarta Siaga 112 untuk mendapatkan penanganan dari petugas terkait," tulis akun tersebut, Senin (22/11/2021).

Pemprov DKI Jakarta juga meminta warga untuk tidak panik saat ular ditemukan. Jangan sampai membuat ular merasa terancam dengan gerakan sekecil apapun. 

Jika ditemukan, segera amankan keluarga terutama anak kecil ke tempat yang tidak terjangkau ular. Tindakan evakuasi juga bisa dilakukan dengan peralatan seperti gagang sapu, tongkat besi, atau kayu panjang jika dalam keadaan darurat.

"Jika ular berukuran kecil, tekan kepala ular dengan alas kaki. Hindari bagian berbahaya seperti kepala dan mulut," kata akun itu.

Selain itu, warga juga diminta untuk melakukan tindakan pencegahan ular datang ke rumah. Caranya bersihkan rumah dan lingkungan dari tumpukan barang, tutup lubang tikus hingga lubang air, serta dahan pohon di rumah jangan sampai menyentuh plafon.

baca juga

"Gunakan keset ijuk atau plastik kasar di bagian pintu rumah. Lalu pakai semprotan nyampuk untuk mengetes ada ular atau tidak di sudut rumah sebelum membongkar barang," pungkas akun resmi Pemprov DKI tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Tewas Digigit Ular, IPB Lakukan Lima Langkah Pencegahan Ini

Mahasiswa Tewas Digigit Ular, IPB Lakukan Lima Langkah Pencegahan Ini

Bogor | Sabtu, 20 November 2021 | 19:40 WIB

Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia, Mahasiswa IPB Diduga Injak Anak Ular Kobra

Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia, Mahasiswa IPB Diduga Injak Anak Ular Kobra

Bogor | Kamis, 18 November 2021 | 08:44 WIB

Bikin Geger, Pria Ini Merekayasa Kematiannya Sendiri Demi Uang Asuransi

Bikin Geger, Pria Ini Merekayasa Kematiannya Sendiri Demi Uang Asuransi

News | Senin, 08 November 2021 | 18:13 WIB

Kelamin Pria Belanda Ini Membusuk setelah Dipatuk Ular Kobra saat Safari di Afrika Selatan

Kelamin Pria Belanda Ini Membusuk setelah Dipatuk Ular Kobra saat Safari di Afrika Selatan

News | Senin, 08 November 2021 | 14:08 WIB

Terkini

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

KPK Periksa Kepala Divisi LPEI Terkait Dugaan Korupsi Kredit yang Rugikan Negara Rp11 Triliun

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:48 WIB

Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta

Suara Bising 24 Jam dan Teror Limbah: Jeritan Warga Rantau Bakula Menuntut Keadilan ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB

24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:45 WIB

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:44 WIB

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

Banyak Salah Sasaran, Cak Imin Minta Orang Kaya Tak Lagi Ngaku Miskin di BPJS Kesehatan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:43 WIB

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

Komedian Narji Resmi 'Pindah Kapal' dari PKS ke PSI, Siap Tempur untuk Pemilu 2029

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:36 WIB

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

Prabowo Berbisik ke Titiek Soeharto, Lalu Berfoto Bertiga dengan Narendra Modi di Prambanan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:30 WIB

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

Dihadang saat Mau Geruduk BGN, Orator Demo MBG Sebut 1,5 Juta Pekerja Terancam: Negara Harus Hadir!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:27 WIB

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

Kejagung 'Obrak-abrik' PT PMM di Surabaya, Sita Dokumen dan Boyong Tersangka ke Jakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:17 WIB

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

ShopeePay Luncurkan Kampanye "Pulsa & PLN Pasti Murah", Bantu Pengguna Lebih Hemat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:13 WIB

×