Legislator PKS Soroti Bantuan Benih Padi dari Pemerintah untuk Petani Masih Kurang

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 10:13 WIB
Legislator PKS Soroti Bantuan Benih Padi dari Pemerintah untuk Petani Masih Kurang
Ilustrasi padi. Masuk Musim Tanam, Bantuan Benih Padi dari Pemerintah ke Petani Dianggap Masih Kurang. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menilai bantuan benih padi dari pemerintah khususnya Kementerian Pertanian kepada petani masih sangat kurang.

Johan menyebut keterbatasan anggaran pemerintah  masih kurang dan tak mungkin bisa merata, sehingga perlu ditingkatkan dengan bantuan dari berbagai pihak lain.

"Jelas tidak bisa merata, karena bantuannya terbatas. Tetapi saya upayakan untuk terus melakukan penyaluran setiap tahunnya. Minimal petani kita terbantu setiap musim tanam," kata Johan, Kamis (25/11/2021).

Politisi Fraksi PKS itu berharap agar bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban para petani. Dengan adanya bantuan, setidaknya biaya produksi petani di daerah bisa ditekan. 

Tak hanya masalah bibit, Johan juga menyorot permasalahan pupuk mulai dari distribusi hingga harga yang melonjak yang sering terjadi.

"Musim tanam telah tiba, saya berkomitmen untuk mendorong pemerintah agar menyediakan benih-benih terbaik. Begitu juga masalah pupuk, mulai dari distribusi, hingga soal harga, kita upayakan untuk mencari solusinya bersama-sama," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, dia membagikan sebanyak 70 ton benih padi kepada petani se-Pulau Sumbawa yang terdiri dari 3 jenis bibit padi yang dibagikan tahun ini yakni Infari 32, 42, dan Infarizing. 

"Ke depan akan dibagikan juga untuk teman-teman petani di Kabupaten Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima," tutupnya.

Bibit padi yang dibagikan merupakan kerja sama dengan Kementrian Pertanian dan dalam penyalurannya melibatan BPTP Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Minta Bentuk Pansus untuk Bahas Revisi UU ITE

PKS Minta Bentuk Pansus untuk Bahas Revisi UU ITE

Tekno | Rabu, 24 November 2021 | 22:08 WIB

Buka Sekolah Calon Pejabat Publik, PKS Jabar: Non Kader Bisa Daftar

Buka Sekolah Calon Pejabat Publik, PKS Jabar: Non Kader Bisa Daftar

Jabar | Rabu, 24 November 2021 | 13:07 WIB

Nyesek! Harga Bawang Anjlok, Petani di Demak Ini Menjerit Hingga Nyebur ke Sawah

Nyesek! Harga Bawang Anjlok, Petani di Demak Ini Menjerit Hingga Nyebur ke Sawah

Jawa Tengah | Rabu, 24 November 2021 | 08:53 WIB

Dipecat PKS, Syukri Wahid Terancam di PAW: Masuk ke 'Kamar' DPRD Hati-hati

Dipecat PKS, Syukri Wahid Terancam di PAW: Masuk ke 'Kamar' DPRD Hati-hati

Kaltim | Selasa, 23 November 2021 | 19:51 WIB

Terkini

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:22 WIB

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:19 WIB