Dihadapan Cak Imin, JK Sindir Menaker Ida Fauziah Soal Upah Minimum Banyak Dikritik

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 02 Desember 2021 | 16:57 WIB
Dihadapan Cak Imin, JK Sindir Menaker Ida Fauziah Soal Upah Minimum Banyak Dikritik
Wakil Presiden RI Periode 2014-2029, Jusuf Kalla (JK) menyindir Menaker Ida Fauziah di hadapan Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Wakil Presiden RI Periode 2014-2019, Jusuf Kalla (JK), menyindir Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah dihadapan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Sindiran yang dilayangkan ke politikus PKB itu terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) yang sedang ramai dikritik dan diprotes oleh para buruh.

Hal itu disampaikan JK dalam acara diskusi yang digelar PKB dalam rangka Halaqah 1 abad NU dengan tajuk 'Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyin', di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (2/12/2021).

Awalnya JK mengatakan, majunya negara sangat tergabung pada pentingnya kebijakan pemerintah. PKB termasuk salah satu bagian dari pemerintah. PKB lewat farksinya di DPR juga bisa mendorong dengan memberikan satu kebijakan, atau UU dan aturan bagaimana misalnya meningkatkan UKM lebih hebat lagi.

"Bagaimana memberikan, memberikan potensi-potensi nasional atau pribumi untuk maju lagi. Bagaimana menteri-menteri PKB yang ada di kabinet mendukung itu," kata JK.

Kemudian JK menyinggung atau memberikan sindiran terkait dengan upah minimum atau upah minimum kota/kabupaten (UMK) yang sedang banyak dikritik. Menurutnya, kekinian Menaker sedang disorot.

"Sekarang UMR lagi dikritik, yang kena itu menteri PKB kan, tenaga kerja," tuturnya.

JK menilai ada benarnya juga jika ada kritikan yang menyatakan kalau upah minimum masih di bawah inflasi maka justru pendapatan masyarakat rillnya justru menurun. Menurutnya, daya beli juga akan menurun.

JK mengatakan, ketika dirinya masih dalam pemerintahan inflasi plus pertumbuhan itu tinggi. Sehingga buruh-buruh bisa menikmati pertumbuhan ekonomi. Namun yang saat ini terjadi perumusan pemerintah agak berbeda.

"Nah sekarang perumusannya agak lain lagi, sehingga ada daerah yang kenaikannya hanya 200 rupiah, ada 1000 rupiah, ada seperti itu, ada Rp10 ribu, Rp20 ribu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Beban Buruh akibat UMK 2022 Tak Naik, Pemkab Bandung Barat Bakal Lakukan Ini

Bantu Beban Buruh akibat UMK 2022 Tak Naik, Pemkab Bandung Barat Bakal Lakukan Ini

Jabar | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:08 WIB

Jusuf Kalla Sebut NU Seperti McDonalds, Ini Alasannya

Jusuf Kalla Sebut NU Seperti McDonalds, Ini Alasannya

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:36 WIB

Celoteh Cak Imin di Depan JK: PKB Selain Mikirin Partai Harus Mikirin NU

Celoteh Cak Imin di Depan JK: PKB Selain Mikirin Partai Harus Mikirin NU

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:26 WIB

Bejat! Buruh Sawit di Indragiri Hulu Setubuhi Anak Majikan

Bejat! Buruh Sawit di Indragiri Hulu Setubuhi Anak Majikan

Riau | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB