Dikira Pemberontak, Militer India Tembak Mati Warga Sipil Sepulang dari Tambang

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 06 Desember 2021 | 08:21 WIB
Dikira Pemberontak, Militer India Tembak Mati Warga Sipil Sepulang dari Tambang
Mobil militer India yang dibakar warga sekitar setelah insiden penembakan.[Twitter]

Suara.com - Sedikitnya 13 warga sipil dan satu personel keamanan tewas akibat tidak sengaja ditembak oleh pasukan India di negara bagian Nagaland pada Minggu (5/12/2021).

Menyadur NBC News Senin (6/12/2021), belasan warga tersebut ditembak dalam perjalanan pulang dari sebuah tambang di sekitar desa Oting distrik Mon, yang berbatasan dengan Myanmar.

Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengatakan dia sangat sedih mendengar berita warga sipil tewas dalam insiden Sabtu malam.

Kepala Menteri Nagaland Neiphiu Rio mengatakan kepada Reuters bahwa penyelidikan akan dilakukan dan yang bersalah akan dihukum.

Kementerian pertahanan federal India mengatakan selain korban tewas, sedikitnya selusin warga sipil dan beberapa anggota pasukan keamanan terluka dalam serangan itu.

Penembakan tersebut terjasi saat militer India mengadakan operasi kontra-pemberontakan yang dilakukan oleh anggota Assam Rifles, kata seorang pejabat senior polisi yang berbasis di Nagaland.

Penembakan dimulai ketika sebuah truk yang membawa sekitar 30 pekerja tambang batu bara melewati area kamp Assam Rifles.

"Pasukan keamanan mendapat masukan intelijen mengenai beberapa gerakan militan di daerah itu dan saat melihat truk melintas, mereka mengira para penambang sebagai pemberontak dan melepaskan tembakan hingga menewaskan enam pekerja," kata pejabat senior polisi kepada Reuters, yang meminta anonimitas karena dia tidak berwenang untuk berbicara.

"Setelah berita penembakan menyebar di desa, ratusan warga suku mengepung kamp. Mereka membakar kendaraan Assam Rifles dan bentrok dengan polisi," katanya.

Anggota Assam Rifles membalas, dan dalam serangan kedua delapan warga sipil dan seorang anggota keamanan tewas, kata pejabat itu.

Dikutip dari Aljazeera, tim investigasi khusus yang terdiri dari lima petugas polisi telah dibentuk di bawah pengawasan Tamgadge.

"Sudah ditugasi untuk mengusut kasus ini dalam waktu satu bulan," katanya.

Korps Tombak Angkatan Darat India mengatakan pihaknya menyesali insiden itu dan akibatnya.

"Penyebab hilangnya nyawa yang malang sedang diselidiki di tingkat tertinggi dan tindakan yang tepat akan diambil sesuai hukum," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Makanan India Terbaik yang Enak dan Lezat

4 Makanan India Terbaik yang Enak dan Lezat

Lifestyle | Senin, 06 Desember 2021 | 07:15 WIB

Harley-Davidson Sportster S Meluncur di India, Adopsi Mesin Revolution Max

Harley-Davidson Sportster S Meluncur di India, Adopsi Mesin Revolution Max

Otomotif | Minggu, 05 Desember 2021 | 23:35 WIB

Amerika Tidak Takut Cina akan Jadi Raksasa Militer Baru Dunia

Amerika Tidak Takut Cina akan Jadi Raksasa Militer Baru Dunia

Banten | Senin, 06 Desember 2021 | 07:55 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB