Pertemuan Tertutup, Mahfud MD dan KSAD Bahas Upaya Dialog Untuk Papua

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 07 Desember 2021 | 17:49 WIB
Pertemuan Tertutup, Mahfud MD dan KSAD Bahas Upaya Dialog Untuk Papua
Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan keterangan usai melakukan pertemuan tertutup dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2021). (Dok. Humas Kemenko Polhukam).

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengadakan pertemuan tertutup dengan Kepala Staf Angkatan Darat/KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2021). Keduanya membicarakan perihal upaya pendekatan dengan menggunakan dialog untuk menanganai konflik di Papua.

Mahfud mengatakan bahwa pemerintah menggunakan pendekatan anyar tersebut sesuai dengan instruksi presiden atau inpres dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua. Dalam undang-undang itu dijelaskan bahwa pemerintah melakukan pendekatan pembangunan kesejahteraan bagi Bumi Cenderawasih.

Untuk mewujudkan adanya kesejahteraan tersebut diperlakukan adanya dialog antara pemerintah dan masyarakat Papua.

"Kami akan terus meneruskan dialog, karena selama ini juga seperti masyarakat tahu kami berdialog," kata Mahfud dalam video yang ditayangkan YouTube Kemenko Polhukam, Selasa (7/12/2021).

Menurutnya pemerintah kerap melakukan dialog melalui kepala adat, pimpinan keagamaan hingga pimpinan organisasi kepemudaan khusus Papua. Hal tersebut disampaikan Mahfud sekaligus untuk menyanggah adanya anggapan kalau upaya penyelesaian konflik di Papua kerap diwarnai dengan keributan.

Kata Mahfud, yang kerap membuat keributan itu berasal dari orang yang sama dan pemerintah telah memetakan mana saja wilayah yang memang sengaja membuat keributan tersebut.

"Jangan terlalu banyak membuang energi kesitu sebenarnya. Oleh sebab itu kami membina Papua ya sebagai saudara kita, Papua itu sebagai saudara kita bukan KKB yang saudara kita. KKB itu dimana-mana ada, itu harus dibina, harus ditreatment secara benar," ujarnya.

Sementara itu, KSAD Dudung mengatakan pihaknya akan meneruskan program-program yang sudah dicanangkan pemerintah untuk penyelesaian konflik di Papua dengan menggunakan pendekatan kemanusiaan. Ia bakal menyiapkan personel yang nantinya menjalankan pendekatan-pendekatan tersebut.

"Yaitu melakukan operasi teritorial yang di dalamnya adalah pembinaan-pembinaan kepada masyarakat. Sehingga kami jajaran angkatan darat mendukung penuh dan akan menyiapkan jajaran kami dalam rangka program tersebut," ucap Dudung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Jenderal Dudung Mundur, Novel Bamukmin: Sudah Menghina Kemuliaan Ajaran Islam

Desak Jenderal Dudung Mundur, Novel Bamukmin: Sudah Menghina Kemuliaan Ajaran Islam

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:23 WIB

Ketua PA 212 Peringatkan KSAD Dudung: Jangan Memecah Belah TNI dan Ummat

Ketua PA 212 Peringatkan KSAD Dudung: Jangan Memecah Belah TNI dan Ummat

Bogor | Selasa, 07 Desember 2021 | 14:45 WIB

Gaya KSAD Dudung Abdurachman Jajal Motor Listrik Pindad, Spesifikasinya Bikin Penasaran

Gaya KSAD Dudung Abdurachman Jajal Motor Listrik Pindad, Spesifikasinya Bikin Penasaran

Otomotif | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:15 WIB

Terkini

Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan

Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:10 WIB

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:04 WIB

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:58 WIB

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:49 WIB

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

×