alexametrics

Satu Keluarga di Tambora Tewas Terpanggang, Pria Lansia Syok hingga Belum Diperiksa Polisi

Agung Sandy Lesmana
Satu Keluarga di Tambora Tewas Terpanggang, Pria Lansia Syok hingga Belum Diperiksa Polisi
Petugas pemadam berusaha memadamkan api yang membakar rumah di kawasan Permukiman Tambora, Jakarta Barat, Rabu (8/12/2021). Satu Keluarga di Tambora Tewas Terpanggang, Pria Lansia Syok hingga Belum Diperiksa Polisi. (ANTARA/HO-Sudin Gulkamart Jakarta Barat)

"Sementara karena posisi saksi juga sudah berumur kita sekitar 85 tahun, jadi kami tenangkan secara psikis..."

Suara.com - Aparat kepolisian menyelidiki pemicu kebakaran yang telah menewaskan satu keluarga di kawasan Tambora, Jakarta Barat, pagi tadi. 

"Penyebab kebakaran sendiri saat ini belum bisa ditentukan karena menunggu keterangan para saksi dan olah TKP dengan tim Labfor Bareskrim Polri," kata Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi seperti dilaporkan Antara, Rabu (8/12/2021).

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sempat mengevakuasi lima jenazah yang ada di lokasi kebakaran.

Faruk menuturkan penyidik kepolisian juga masih menunggu pemulihan seorang saksi lanjut usia karena masih syok.

Baca Juga: Satu Keluarga Tewas Diduga Terjebak, Kebakaran di Tambora Berawal dari Korsleting Listrik

"Sementara karena posisi saksi juga sudah berumur kita sekitar 85 tahun, jadi kami tenangkan secara psikis, pemulihan kemudian kami tenangkan dulu, baru nanti kami minta keterangan," tutur Faruk.

Satu Keluarga Tewas Terbakar

Sebelumnya, api melalap empat rumah di Jalan Tambora 1 RT 10/02 Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Rabu pagi. Akibatnya, satu keluarga yang tinggal di salah satu rumah tersebut meninggal dunia dengan luka bakar.

"Iya benar satu keluarga meninggal dunia," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Sjukri Bahanan saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Satu keluarga itu terdiri dari Agus Sugianto (40), Wawa selaku ibu rumah tangga (37), Ng Melan (81), Timotius (7), dan Doycelyn (5). Para korban diduga terjebak di dalam rumah saat terjadi kebakaran sehingga tidak dapat melarikan diri.

Baca Juga: Kebakaran Di Tambora Tewaskan 4 Orang Sekeluarga, Dua Di Antaranya Anak-anak

Sjukri mengatakan peristiwa kebakaran tersebut diduga bermula adanya korsleting arus listrik yang terjadi di dalam rumah sekitar pukul 04.40 WIB.

Petugas menerima laporan tersebut pukul 04.42 WIB dan langsung mendatangi lokasi kebakaran.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 04.51, kemudian melakukan pemadaman hingga akhirnya api dapat dikendalikan sekitar pukul 05.40 WIB.

Dari peristiwa tersebut, sebanyak empat rumah terbakar berikut 11 sepeda, dan tiga sepeda motor milik warga. (Antara)

Komentar