Pria Arab Saudi yang Ditangkap Prancis atas Dugaan Pembunuhan Jamal Khassoggi Dibebaskan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 09 Desember 2021 | 09:39 WIB
Pria Arab Saudi yang Ditangkap Prancis atas Dugaan Pembunuhan Jamal Khassoggi Dibebaskan
Sejumlah demonstran membawa foto Jamal Khashoggi dalam demonstrasi di depan gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 9 Oktober lalu. [AFP/Ozan Kose]

Suara.com - Pihak berwenang Prancis mengungkapkan jika pria yang ditangkap atas dugaan keterlibatan pembunuhan Jamal Khassoggi pada Selasa (7/12/2021) akhirnya dibebaskan.

Kepolisian Prancis menangkap seorang pria Arab Saudi bernama Khalid al-Otaibi, ia diduga menjadi salah satu tersangka pembunuhan Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

Khalid al-Otaibi ditahan oleh polisi perbatasan sebelum terbang ke Riyadh dari Bandara Charles de Gaulle pada Selasa pagi.

Setelah dilakukan penyelidikan selama 48 jam, menyadur Sky News Kamis (9/12/2021), Prancis mengonfirmasi bahwa pria itu tidak terlibat pembunuhan Jamal Kahssoggi.

Sumber penegak hukum Prancis mengungkapkan dia memiliki nama yang sama dengan mantan anggota Pengawal Kerajaan Saudi, yang terlibat kasus pembunuhan Khassoggi.

"Verifikasi mendalam yang berkaitan dengan identitas orang ini memungkinkan untuk menetapkan bahwa mandat itu tidak berlaku untuknya," jelas pihak berwenang Prancis.

"Pada akhir penahanan yudisialnya, dia dibebaskan," tambahnya.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Paris sebelumnya mengatakan bahwa pria yag ditangkap itu tidak ada hubungannya dengan kasus yang bersangkutan dan meminta untuk segera dibebaskan.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri menambahkan: "Kedutaan juga ingin menegaskan kembali bahwa pengadilan Saudi telah mengeluarkan vonis terhadap semua orang yang berpartisipasi dalam pembunuhan keji Jamal Khashoggi dan mereka semua saat ini menjalani hukuman mereka."

baca juga

Kepolisian Prancis mengungkpan jika mendapat surat perintah penangkapan pria tersebut dari Turki, namun tidak ada informasi biometrik.

Jamal Khashoggi adalah warga AS kelahiran Arab Saudi dan seorang reporter yang sering mengkritik Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.

Laporan PBB tahun 2019 mengatakan sebuah tim beranggotakan 15 orang terlibat dalam kematian jurnalis tersebut.

Jamal Khassoggi meninggal ketika datang ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumen yang memungkinkan dia menikahi tunangannya.

Laporan itu mengatakan Al-Otaibi adalah salah satu dari lima anggota tim yang berada di kediaman konsul jenderal, tempat mayat Khassoggi dibawa.

Putra mahkota telah membantah keterlibatannya dalam pembunuhan Jamal Khassoggi, tetapi sebuah laporan intelijen menemukan bahwa ia kemungkinan telah menyetujui operasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Penyerang Ligue 1 Prancis yang Lebih Tajam dari Lionel Messi

5 Penyerang Ligue 1 Prancis yang Lebih Tajam dari Lionel Messi

Bola | Rabu, 08 Desember 2021 | 22:10 WIB

Arab Saudi Bantah Pria Yang Ditangkap Di Bandara Prancis Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Arab Saudi Bantah Pria Yang Ditangkap Di Bandara Prancis Terlibat Pembunuhan Khashoggi

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 15:34 WIB

Kepolisian Prancis Tangkap Seorang Pria yang Diduga Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Kepolisian Prancis Tangkap Seorang Pria yang Diduga Terlibat Pembunuhan Jamal Khashoggi

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:48 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×