Ngaku Kepikiran Dikritik Waketum MUI, Jokowi: Saya Rasakan Betul jadi Orang Susah

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 10 Desember 2021 | 19:35 WIB
Ngaku Kepikiran Dikritik Waketum MUI, Jokowi: Saya Rasakan Betul jadi Orang Susah
Presiden Jokowi. Ngaku Kepikiran Dikritik Waketum MUI, Jokowi: Saya Rasakan Betul jadi Orang Susah. [Tangkapan Layar Youtube MUI]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab kritikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas soal Indeks Gini Ekonomi yang turun sejak kepemimpinannnya. Jokowi mengaku memikirkan soal Indeks Gini Ekonomi yang mulanya 0,4 persen turun menjadi 0,39 persen.

"Ya saya juga dipikir saya enggak kepikiran gini rasio, waktu saya masuk (awal pemerintahan) 0,41 (persen) lebih. kepikiran Bapak Ibu sekalian, gap seperti itu kepikiran, jangan dipikir saya enggak kepikir, kepikiran," ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut dirinya pernah merasakan menjadi orang susah dan menjadi orang yang tidak susah. Sehingga membuat Jokowi memikirkan hal tersebut.

"Karena saya merasakan jadi orang susah itu, saya merasakan betul dan enak menjadi orang tidak susah, memang," tutur Jokowi.

Jokowi pun memaparkan program pemerintah soal usaha mikro dan ultra mikro yang tidak banyak diketahui masyarakat.

Ia pun mengajak MUI untuk melihat langsung program yang telah dibuat pemerintah seperti program PNM Mekaar (Permodalan Nasional Madani- Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

"Nanti bulan Januari-Februari kalau boleh saya ajak dari MUI dipimpin oleh Buya Anwar Abbas, enggak apa-apa, entah lima orang 10 orang akan kita ajak apa yang sudah kita bangun Mekaar, PNM itu 2015 kita hanya bisa mengumpulkan 500 ribu usaha mikro, usaha ultra mikro yang pinjamannya Rp 3-5 juta," ucap Jokowi.

Kata Jokowi nasabah PNM Mekaar awalnya berjumlah 500 ribu usaha mikro dan ultra mikro pada 2015 silam. Namun saat ini nasabah PNM Mekaar sudah mencapai 9,8 juta. Bahkan kata Jokowi nasabah PNM Mekaar lebih tinggi dari Grameen Bank.

"Sekarang sudah nasabahnya sudah mencapai 9,8 juta. Grameen Bank, totalnya itu hanya 6,5 juta dia mendapatkan nobel, ini kita sudah mendapatkan 9,8 tapi tidak mendapatkan nobel, akan kita tunjukan PNM, Mekaar ini bekerja," tutur dia 

baca juga

Jokowi mengharapkan PNM Mekaar terus berkembang. Adapun target nasabah PNM Mekaar kata Jokowi dapat tercapai 20 juta di tahun 2024.

"Yang kecil-kecil ini dikelompokkan, digandeng renteng, kalau satu nggak bisa mengangsur siapa yang membantu, sistem ini sudah berkembang Insyaallah sampai 2024 target bisa mencapai 20 juta, tapi memang masih banyak usaha mikro kecil, usaha ultra mikro ada 64 juta," kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut topangan ekonomi informal di Indonesia memang sangat besar. Namun ia sedih pinjaman bank kepada UMKM hanya 20 persen.

"Saya juga sedih melihat porsi pinjaman bank kita juga usaha UMKM hanya diberi 20 persen, sisanya yang tengah yang gede," imbuh dia.

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya tak bisa memaksa pihak bank memberikan pinjaman lebih kepada UMKM. Sebab kata Jokowi bank bekerja berdasarkan kalkulasi. 

"Kita maksa pun enggak bisa, karena, "pak kami bekerja berdasarkan kalkulasi dan visibility study yang semuanya terkalkulasi, enggak bisa bapak mendorong-dorong kami". Saya minta 30 persen tapi naik dari 20, ini pun masih tarik ulur tapi dipaksa nggak bisa. Bank kita itu nggak bisa, "Pak kita ini bekerja dengan kehati-hatian tinggi, nggak bisa bapak memaksa kami dengan target-target seperti itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waketum MUI Sebut Indeks Gini Bidang Pertanahan Memprihatinkan, Begini Jawaban Jokowi

Waketum MUI Sebut Indeks Gini Bidang Pertanahan Memprihatinkan, Begini Jawaban Jokowi

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 18:15 WIB

Pelanggaran HAM Masa Lalu Tak Kunjung Tuntas, KontraS: Bentuk Lip Service Jokowi

Pelanggaran HAM Masa Lalu Tak Kunjung Tuntas, KontraS: Bentuk Lip Service Jokowi

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:30 WIB

Waketum MUI Sebut Indeks Gini Ekonomi Turun Ketika Kepemimpinan Diambil Alih Jokowi

Waketum MUI Sebut Indeks Gini Ekonomi Turun Ketika Kepemimpinan Diambil Alih Jokowi

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:22 WIB

Kecewa Polemik TWK Tak Disinggung saat Harkodia, ICW: Jokowi Harus Tegur Pimpinan KPK

Kecewa Polemik TWK Tak Disinggung saat Harkodia, ICW: Jokowi Harus Tegur Pimpinan KPK

News | Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:49 WIB

Terkini

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

×