Pamsimas Mampu Merajut Kembali Semangat Gotong Royong Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Senin, 13 Desember 2021 | 07:25 WIB
Pamsimas Mampu Merajut Kembali Semangat Gotong Royong Masyarakat
Masyarakat bergotong royong dalam Program Pamsimas. (Dok: PUPR)

Suara.com - Keterlibatan masyarakat dalam Program Pamsimas dimulai dengan membentuk
Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) dari tingkat basis paling bawah, yaitu dusun.

Proses ini mencerminkan keterwakilan masyarakat, dengan melibatkan kaum
perempuan. Organisasi bentukan masyarakat seperti halnya KKM telah memiliki kekuatan hukum dan dapat merencanakan, melaksanakan dan memastikan pemeliharaan keberlanjutan.

Program dibicarakan dan dimusyawarahkan bersama dengan keterlibatan sebanyak mungkin warga. Program juga dilaksanakan secara bersama-sama oleh warga. Di beberapa desa, pembiayaan Program Pamsimas bahkan dimulai dari urunan warga.

Cara ini tak hanya memuculkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab di kalangan masyarakat terhadap program dan bangunan yang dibuat, namun juga membangun solidaritas dan kerjasama antar warga.

Pamsimas mampu merajut kembali semangat gotong royong ketika kecenderungan individualistik makin mengemuka.

Warga Banti, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan misalnya, bersama-sama menggali dan mengganti pipa air yang rusak atau bocor sepanjang kurang lebih 19 kilometer, yang membentang dari desa ke sumber air yang berada di kecamatan lain.

Kebersamaan juga menumbukan semangat untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk ketrampilan manajerial dan kewirausahaan di desa.

Di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang berdekatan dengan Taman Nasional Gunung Bromo-Tengger-Semeru, warga membentuk badan usaha pengelolaan air dan sanitasi bernama “Tirta Sari Utama”. Ada inisiatif sejenis di banyak desa lain.

Di Desa Dalan Lidang, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, warga menggunakan aplikasi digital untuk melakukan seluruh pencatatan pengelolaan layanan air minum.

baca juga

Semangat bekerjasama dan ketrampilan berorganisasi merupakan modal sosial penting yang tidak hanya berguna dalam membangun sarana air minum dan pengolelolaannya secara berkelanjutan, tapi juga untuk banyak program lain, baik program pemerintah nasional, lokal desa, maupun inisiatif masyarakat sendiri.

Tak berlebihan jika Program Pamsimas disebut memiliki andil dalam memperkuat demokrasi desa. Kesepakatan hasil musyawarah desa dalam Program Pamsimas, umumnya kemudian dikukuhkan Peraturan Desa (Perdes), baik dalam pemeliharan maupun operasional sarana air minum, termasuk tentang beban iuran warga.

Program Pamsimas dimulai dengan mengkaji secara bersama potensi dan masalah air minum dan sanitasi di tiap desa. Warga terlibat dalam perencanaan dan pembuatan peta desa.

Ini merupakan cara efektif, agar warga desa mengenali potensi desa mereka secara seksama, termasuk potensi sumber air serta kelestariannya. Ketrampilan seperti itu juga mendorong perencanaan tata ruang desa yang lebih partisipatif.

Komponen Program Pamsimas
Dalam rangka mewujudkan capaian target 100% Akses Air Minum dan Sanitasi 2024, dibutuhkan komitmen dan upaya dan koordinasi terpadu antar pemerintahan dan masyarakat, yang disertai dengan inovasi dalam perencanaan dan pengelolaan program.

Peran dan keterlibatan aktif pemerintah daerah, desa dan masyarakat menjadi penentu utama keberhasilan Program Pamsimas. Tata kelola Program Pamsimas melibatkan seluruh pemangkukepentingan dari semua unsur dan pihak pemerintah, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemerintah desa, masyarakat dan non pemerintahan termasuk pihak swasta, perbankan dan masyarakat madani, yang mana dengan perannya masing-masing diharapkan dapat bersinergi dalam percepatan pencapaian target 100% Akses Air Minum dan Sanitasi tahun 2024, yaitu pencapaian target 100% akses layanan air minum dan sanitasi bagi seluruh warga Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim PUPR Ambil Contoh Tanah di Lokasi Terputusnya Jembatan Perak Lumajang

Tim PUPR Ambil Contoh Tanah di Lokasi Terputusnya Jembatan Perak Lumajang

Malang | Kamis, 09 Desember 2021 | 22:05 WIB

Berjalan 6 Tahun, Kementerian PUPR Yakin Program Sejuta Rumah Capai Target Tahun 2021

Berjalan 6 Tahun, Kementerian PUPR Yakin Program Sejuta Rumah Capai Target Tahun 2021

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 14:44 WIB

Waskita Karya Raih 3 Penghargaan dari Kementerian PUPR

Waskita Karya Raih 3 Penghargaan dari Kementerian PUPR

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 14:14 WIB

Berkat Pamsimas, Sistem Air Adat Tengger Jadi Berkah bagi Warga dan Wisata Nasional

Berkat Pamsimas, Sistem Air Adat Tengger Jadi Berkah bagi Warga dan Wisata Nasional

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 21:06 WIB

Kementerian PUPR Janji Percepat Perbaikan Infrastruktur Wilayah Terdampak Erupsi Semeru

Kementerian PUPR Janji Percepat Perbaikan Infrastruktur Wilayah Terdampak Erupsi Semeru

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 16:54 WIB

Pamsimas Lahir dari 9 Prinsip yang Berpihak pada Masyarakat

Pamsimas Lahir dari 9 Prinsip yang Berpihak pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 05 Desember 2021 | 10:22 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×