Mensos Berikan Pelatihan Kewirausahaan kepada Pemuda Papua

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 13 Desember 2021 | 18:41 WIB
Mensos Berikan Pelatihan Kewirausahaan kepada Pemuda Papua
Mensos Berikan Pelatihan Kewirausahaan kepada Pemuda Papua. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini memotivasi para pemuda asal Papua untuk tidak berhenti berusaha. Dengan pelatihan kewirausahaan yang diberikan hari ini, Mensos berharap menjadi bekal kemandirian ekonomi saat mereka kembali ke kampung halaman.

Untuk itu, Risma memastikan akan melakukan pendampingan kepada peserta pelatihan.

"Saya tidak akan meninggalkan teman-teman. Kami akan sering-sering ke sana. Nanti kami akan memberikan pendampingan agar teman-teman bisa mandiri secara ekonomi," kata Risma saat membuka kegiatan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Bimbingan Vokasional dan Kewirausahaan Pengemasan Bahan Kulit di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Bandung (13/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Risma menyatakan, pelatihan ini bermula dari permintaan seorang pemuda asal Kabupaten Mamberamo. Permintaan disampaikan saat Risma berkunjung ke kampus Fakultas Teknik Universitas Cendrawasih (Uncen), Jayawijaya (12/11/2021).

"Pelatihan ini kan awalnya permintaan dari warga Mamberamo. Dia bilang, daerahnya banyak buaya. Selain dikonsumsi, kulitnya juga bisa diolah agar bernilai ekonomis," kata Risma.

Di sini di dalam pelatihan di Bandung ini, mereka dilatih mengolah produk dari kulit. Yakni membuat tas, ikat pinggang, dompet dan sebagainya. Ia menekankan, pelatihan ini merupakan tahap awal.

Ke depan, sedang dipersiapkan berbagai pelatihan seperti pelatihan penangkaran buaya, pengemasan, pemasaran dan sebagainya. Pelatihan pengolahan kulit ini merupakan pelatihan Gelombang II, untuk pelatihan Gelombang I sudah berlangsung di Papua, bulan November 2021.

"Hari ini pelatihan dilakukan di sini. Karena di Bandung merupakan tempat mengembangkan aspek kreativitas dan mendekatkan dengan akses pasar," kata Risma.


Kata Risma, pengolahan produk kulit merupakan industri membutuhkan kreativitas.

baca juga

"Harus bisa mengikuti tren. Sekarang tren ke sepatu sneakers. Apakah sepatu sneakers bisa dibuat dari kulit buaya? Harusnya bisa. Dan ini ahlinya ada di Bandung," kata Risma.

Sementara di Garut dikenal dengan pusat penyamakan kulit domba dan sapi.

"Di Papua sebentar lagi akan saya bantu dengan pelatihan peternakan sapi dan domba," katanya

Pada kesempatan itu, Risma memotivasi agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan diri.

"Tuhan Maha Adil tidak membeda-bedakan. Tinggal kita mau atau tidak untuk maju. Kalau hari ini, sama dengan hari kemarin sama saja, kita yang rugi," kata Risma.

Dengan bekal pelatihan, Risma menekankan agar warga Papua mampu mengembangkan potensi alam yang sangat kaya di Papua.

Pelatihan juga secara simultan dikembangkan di daerah-daerah lain. Di Batam, Kemensos menggelar pelatihan pengolahan garam oleh Suku Anak Laut, pengolahan bawang merah menjadi pasta, pengolahan sei sapi untuk korban banjir di NTT dan training untuk para penghuni rumah bedeng di Jakarta.

"Tujuannya agar masyarakat pra sejahtera meningkat kapasitas keuangannya sehingga mereka tidak hanya berhantung pada bansos," katanya.

Pelatihan Gelombang l dan ll

Peserta pelatihan pada Gelombang II terdaftar sebanyak 25 orang dari Provinsi Papua masing-masing 5 orang dari Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mamberamo, Kota Jayapura, dan dari pusat pengembangan SDM Indonesia Cross Cultural Institute (ICCI) Jayapura.

Sebanyak 2 orang dari Balai Soeharso Surakarta, dan 56 orang lagi dari 28 dari Balai Rehsos Kemensos, sehingga Gelombang II diikuti sebanyak 83 peserta. Bila ditambah 30 orang peserta pada Gelombang I, total yang sudah mengikuti pelatihan sebanyak 113 orang.

Dengan berbekal pengetahuan dan keterampilan, peserta pelatihan diharapkan juga memiliki bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Tiba kembali ke daerah asal, mereka diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

Pelatihan ini juga menjadi ajang untuk mencetak para instruktur. Melalui mereka, diharapkan dapat mengasah talenta lain di bumi Papua dengan melatih pemuda-pemuda lain di daerah asal.

Hadir sebagai pembicara dalam pelatihan ini adalah Staf Khusus Menteri Sosial, Luhur Budijarso, yang akan memberikan suntikan motivasi kepada peserta. Instruktur dari BBPPKS Bandung juga diterjunkan untuk membagikan ilmu-ilmu tambahan, seperti marketing dan kepercayaan diri untuk sukses.

Selain itu juga dihadirkan para pengusaha kulit sapi dan cakar ayam, Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Persepatuan Bandung, dan Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Perkulitan Garut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berita Pilihan: Pemuda Pancasila, PDIP, Abdul Latif Diduga Psikopat Sampai Mensos Risma

Berita Pilihan: Pemuda Pancasila, PDIP, Abdul Latif Diduga Psikopat Sampai Mensos Risma

Bogor | Selasa, 07 Desember 2021 | 06:13 WIB

Hasil Survei: Risma dan Sri Mulyani Menteri Terbaik di Mata Publik

Hasil Survei: Risma dan Sri Mulyani Menteri Terbaik di Mata Publik

News | Senin, 06 Desember 2021 | 13:02 WIB

Kunjungi Korban Semeru, Aksi Mensos Risma Punguti Batu di Tengah Hujan Disorot Tajam

Kunjungi Korban Semeru, Aksi Mensos Risma Punguti Batu di Tengah Hujan Disorot Tajam

Hits | Senin, 06 Desember 2021 | 09:02 WIB

Sujiwo Tedjo Persilahkan Para Menteri ke Semeru: Kecuali yang Satu Ini, Nanti Bikin Ribut

Sujiwo Tedjo Persilahkan Para Menteri ke Semeru: Kecuali yang Satu Ini, Nanti Bikin Ribut

News | Senin, 06 Desember 2021 | 08:05 WIB

Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle

Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle

News | Senin, 06 Desember 2021 | 07:45 WIB

Punguti Batu Saat Sambangi Terdampak Letusan Semeru, Mensos Risma Kembali Jadi Sorotan

Punguti Batu Saat Sambangi Terdampak Letusan Semeru, Mensos Risma Kembali Jadi Sorotan

Hits | Senin, 06 Desember 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Tecno Pova 8 5G Resmi Hadir, Baterai 8.000mAh Tahan 2 Hari dan Harga Mulai Rp3,9 Juta

Tecno Pova 8 5G Resmi Hadir, Baterai 8.000mAh Tahan 2 Hari dan Harga Mulai Rp3,9 Juta

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:10 WIB

Usai Kapolri Temui Jaksa Agung, Giliran Kajati dan Kapolda Pamer Soliditas

Usai Kapolri Temui Jaksa Agung, Giliran Kajati dan Kapolda Pamer Soliditas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:10 WIB

Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang

Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola

Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:03 WIB

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:01 WIB

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:56 WIB

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

×