Alami Gangguan Irama Jantung, Sebelum Meninggal Haji Lulung Sempat Membaik Selama 4 Hari

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 14 Desember 2021 | 13:58 WIB
Alami Gangguan Irama Jantung, Sebelum Meninggal Haji Lulung Sempat Membaik Selama 4 Hari
Haji Lulung [instagram]

Suara.com - Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung sebelum dinyatakan meninggal dunia di Rumah Harapan Kita, Jakarta Barat kondisinya sempat membaik selama 4 hari.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, Dr. dr. Dicky Fahri dalam jumpa persnya di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Selasa (14/12/2021).

Dicky menyampaikan, selama menjalani perawatan di RS Harapan Kita sejak 24 November 2021, Lulung mengalami kondisi keadaan naik kadang juga keadaan turun. Hal yang paling menggangu penyakit yang diderita Lulung adalah gangguan irama jantung.

"Yang sangat mengganggu adalah gangguan irama jantungnya. Irama jantungnya sangat mengganggu kita coba atasi dengan obat-obatan yang kita berikan," kata Dicky di lokasi.

Dicky mengatakan, gangguan irama jantung yang dialami Lulung ini sangat susah dikendalikan. Kendati begitu, Lulung sempat alami perbaikan selama 4 hari sebelum akhirnya gangguan itu kambuh kembali.

Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, Dr. dr. Dicky Fahri menjelaskan, Lulung menjalani perawatan di RS Harapan Kita sejak 24 November 2021 sebagai pasien rujukan. (Suara.com/Bagaskara)
Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, Dr. dr. Dicky Fahri menjelaskan, Lulung menjalani perawatan di RS Harapan Kita sejak 24 November 2021 sebagai pasien rujukan. (Suara.com/Bagaskara)

"Sembuh dalam arti kata bisa sampai 2 hari ya, atau 4 hari tapi timbul lagi," ungkapnya.

Lebih lanjut, karena gangguan irama jantumg tersebut terus menyerang Lulung akhirnya tim dokter memutuskan mengambil tindakan untuk mencari sumber gangguan.

"Tapi dalam peejalanannya sumber kelainannya ketemu tapi memang pompa jantung makin lama tidak makin baik. Sehingga akhirnya yang kita alami hari ini jam 10.50 beliau dipanggil oleh yang Maha Kuasa," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Haji Lulung Semasa Hidup, Rekrut Preman Bekerja hingga Diajak Insaf

Kisah Haji Lulung Semasa Hidup, Rekrut Preman Bekerja hingga Diajak Insaf

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:52 WIB

Sebelum Meninggal, Dokter Sebut Haji Lulung Sempat Alami Badai Irama Jantung

Sebelum Meninggal, Dokter Sebut Haji Lulung Sempat Alami Badai Irama Jantung

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:46 WIB

Jenazah Haji Lulung Tiba Di Rumah Duka, Ratusan Warga Berkumpul

Jenazah Haji Lulung Tiba Di Rumah Duka, Ratusan Warga Berkumpul

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:39 WIB

Haji Lulung Sempat Dirawat karena Serangan Jantung Sebelum Meninggal, Kenali Gejalanya

Haji Lulung Sempat Dirawat karena Serangan Jantung Sebelum Meninggal, Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:36 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB