Apa itu Kremasi? Ini Penjelasan Proses Pemakaman Laura Anna

Rifan Aditya

Jum'at, 17 Desember 2021 | 19:58 WIB
Apa itu Kremasi? Ini Penjelasan Proses Pemakaman Laura Anna
Apa itu Kremasi? Ini Penjelasan Proses Pemakaman Laura Anna - Petugas menggunakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri saat melakukan proses kremasi jenazah pasien COVID-19 di Krematorium Sagraha Mandra Kantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli, Bali, Sabtu (10/10/2020). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo]

Suara.com - Jenazah selebgram Laura Anna menjalani kremasi di Grand Heaven Pluit Kamis (16/12/2021) setelah sehari sebelumnya terkonfirmasi meninggal dunia. Sebenarnya apa itu kremasi?

Terlepas dari kabar kematian Laura Anna, dalam artikel ini akan menjelaskan tentang apa itu kremasi dan tahapan prosesnya.

Kremasi adalah sebuah proses pembakaran jenazah. Namun proses kremasi tak bisa dilakukan sembarangan. Ada sejumlah ketentuan seperti suhu yang dinyalakan untuk membakar jenazah hingga berapa lama proses itu boleh berlangsung.

Seperti disadur dari berbagai sumber, kremasi berasal dari bahasa latin "cremo" yang bisa diartikan membakar. Dengan demikian, kremasi merupakan praktik penghilangan jasad dengan cara membakarnya. Kremasi biasanya dilakukan dengan api bersuhu 800 derajat celcius atau lebih.

Ilustrasi abu kremasi. (Pixabay/Katja Fissel)
Ilustrasi abu kremasi. (Pixabay/Katja Fissel)

Tak mengherankan jika setelah kremasi, mayat hanya berbentuk tulang dan debu. Hasil pembakaran itu kemudian akan digiling agar menjadi abu halus untuk disimpan di wadah khusus yang biasanya berbentuk guci. Abu hasil pembakaran akan 20 kali lebih ringan dari berat mayit.

Setelah proses pembakaran selesai, abu kremasi biasanya akan didiamkan beberapa hari di rumah keluaga jenazah. Setelah itu abu akan ditaburkan. Namun, bagian ini tidak berlaku jika jenazah memiliki kasus penyakit tertentu.

Misalnya, di India atau wilayah-wilayah dengan tradisi Hindu yang kuat, abu kremasi akan ditaburkan di sungai yang dianggap suci. Prosesi tabur abu adalah rangkaian dari prosesi pemakaman. Keluarga yang hadir akan mengenakan pakaian khusus dan sopan seperti pada saat prosesi-prosesi sebelumnya. Lalu, di Bali proses kremasi ini dilakukan di sebuah kompleks permakaman yang disebut setra atau pasetran.

Kremasi juga erat kaitannya dengan kepercayaan tertentu. Agama-agama timur seperti Hindu dan Buddha yang mempercayai banyak dewa membolehkan kremasi kendati bertentangan dengan ajaran Islam dan Bahai.

Sementara itu aliran kristen memiliki prinsip masing-masing dalam memandang kremasi. Pada mulanya, kremasi banyak ditemukan di masa Romawi dan Yunani dengan hanya meninggalkan 2,4 kg dari total berat mayat.

baca juga

Kendati demikian, proses penguburan mayat dengan cara kremasi ini banyak dipilih orang dengan alasan kepraktisan selama agama memperbolehkan. Pasalnya kini, lahan permakaman semakin sempit dan mahal, terutama di kota-kota besar. Kremasi juga dianggap lebih mudah dilakukan.

Nah, sekarang sudahkah kalian paham apa itu kremasi? Ataukah kalian pernah melihat dan mengikuti prosesi pemakaman itu?

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kakak Menangis saat Prosesi Larung Abu Jenazah Laura Anna di Laut Ancol

Kakak Menangis saat Prosesi Larung Abu Jenazah Laura Anna di Laut Ancol

Entertainment | Jum'at, 17 Desember 2021 | 16:18 WIB

Detik-detik Pelarungan Abu Jenazah Laura Anna di Laut Ancol

Detik-detik Pelarungan Abu Jenazah Laura Anna di Laut Ancol

Video | Jum'at, 17 Desember 2021 | 16:10 WIB

Kakak Ungkap Alasan Abu Jenazah Laura Anna Dilarung di Laut Ancol

Kakak Ungkap Alasan Abu Jenazah Laura Anna Dilarung di Laut Ancol

Entertainment | Jum'at, 17 Desember 2021 | 15:33 WIB

Terkini

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:06 WIB

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:04 WIB

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Apa Saja Oli Alternatif untuk Yamaha Nmax Selain Yamalube? Bisa Dipakai di Aerox dan Lexi 155

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:03 WIB

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Indonesia Tahan Tanda Tangan ASEAN Power Grid, Bahlil: Belum Win-Win

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Rakyat Didorong Berwirausaha, Pungli Menghadang di Depan Mata

Rakyat Didorong Berwirausaha, Pungli Menghadang di Depan Mata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Avanza Tabrak 2 Motor di Kembangan, Pengemudi Disebut Malah Injak Pedal Gas

Avanza Tabrak 2 Motor di Kembangan, Pengemudi Disebut Malah Injak Pedal Gas

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:58 WIB

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

×