Siti Zuhro: Jangan Terpesona Popularitas Tokoh Saat Memilih Capres

Erick Tanjung

Senin, 20 Desember 2021 | 04:20 WIB
Siti Zuhro: Jangan Terpesona Popularitas Tokoh Saat Memilih Capres
Siti Zuhro, Peneliti senior LIPI [Suara.com/Umay]

Suara.com - Peneliti Politik Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI, Siti Zuhro mengingatkan para pemilih untuk tidak terpaku pada tingkat popularitas dan elektabilitas calon saat menggunakan haknya pada pemilu 2024.

Menurut dia, para pemilih harus menjadikan visi, misi, kualifikasi dan karakter pasangan calon presiden dan calon wakil presiden sebagai pertimbangan saat memilih.

“Kita jangan terpesona hanya urusan popularitas. Itu menyesatkan karena kualitas yang kita inginkan bukan popularitas,” kata Siti Zuhro saat menjadi penanggap pada acara peluncuran survei KedaiKOPI di Jakarta, Minggu (19/12/2021).

Ia lanjut menerangkan pemimpin yang diharapkan ke depan bukan sosok yang populer, melainkan mereka yang visioner dan mampu membuat terobosan-terobosan untuk memecahkan masalah bangsa yang kompleks.

“Kita masuk era disrupsi digital dan sebagainya, tidak mungkin Indonesia tidak dipimpin orang (yang) cerdas,” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada para pemilih untuk memilih pasangan capres dan cawapres.

Terkait itu, Siti Zuhro menyambut baik hasil survei opini publik yang dikeluarkan oleh lembaga survei KedaiKOPI terutama menyangkut persepsi masyarakat terhadap kriteria pemimpin yang diinginkan pada 2024.

Hasil survei KedaiKOPI terkait sosok presiden yang ideal menurut para responden, antara lain merakyat, tegas, jujur, pintar/cerdas, antikorupsi, adil, amanah, bertanggung jawab, kharismatik/berwibawa, dan sederhana.

Mayoritas responden yaitu 26,6 persen dari total 1.200 orang yang diwawancara menilai merakyat adalah karakter utama yang diharapkan dari sosok seorang presiden.

baca juga

Menurut Siti Zuhro, harapan para responden itu yang harus dipenuhi oleh partai politik karena mereka merupakan pihak pengusung pasangan capres dan cawapres.

“Yang bertanggung jawab untuk memilih dan mengusung (pasangan capres dan cawapres) menurut konstitusi itu partai politik dan gabungan partai politik, bukan relawan. Yang bertanggung jawab mengupayakan pasangan calon mendaftar itu partai politik,” tegas Siti.

Oleh karena itu, ia meminta partai politik di Indonesia harus memilih pasangan capres dan cawapres yang paham masalah bangsa dan berkomitmen menyelesaikannya. KedaiKOPI lewat hasil surveinya telah menunjukkan berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat saat ini, kata peneliti senior LIPI itu.

Hasil survei KedaiKOPI menunjukkan mayoritas responden yaitu 37 persen dari total 1.200 responden menilai pandemi Covid-19 jadi masalah yang mendesak untuk diatasi.

Kemudian, masalah lainnya yaitu pengangguran/rendahnya lapangan kerja, tingginya harga kebutuhan, korupsi, tingginya utang luar negeri, daya beli masyarakat turun, terpuruknya perekonomian, kemiskinan dan kesenjangan sosial, layanan pendidikan tidak merata, dan bantuan sosial yang kurang merata. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Serang Anies Pakai Jurus Dewa Mabuk, Giring jadi Ketum Cuma Mau Dongkrak Suara PSI?

Dulu Serang Anies Pakai Jurus Dewa Mabuk, Giring jadi Ketum Cuma Mau Dongkrak Suara PSI?

News | Kamis, 18 November 2021 | 17:15 WIB

Soroti Dua Tahun Jokowi-Ma'aruf, Pengamat UGM Beri Catatan Ini

Soroti Dua Tahun Jokowi-Ma'aruf, Pengamat UGM Beri Catatan Ini

Jogja | Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:17 WIB

Ganjar Terancam Sanksi PDIP Pascadukungan Relawan, Pakar UGM: Bukan Soal Ganjal Mengganjal

Ganjar Terancam Sanksi PDIP Pascadukungan Relawan, Pakar UGM: Bukan Soal Ganjal Mengganjal

Jogja | Senin, 20 September 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×