Murid Sekolah di Christimas Island Bantu Jutaan Kepiting Bermigrasi

Siswanto, ABC

Senin, 20 Desember 2021 | 16:39 WIB
Murid Sekolah di Christimas Island Bantu Jutaan Kepiting Bermigrasi
Ribuan kepiting memadati ruas jalan (Autoblog)

Suara.com - Migrasi tahunan kepiting merah di Christmas Island tidak saja menarik perhatian turis, tapi juga murid-murid sekolah di sana.

Di musim panas seperti saat ini, jutaan kepiting merah melakukan migrasi di Christmas Island, yang terletak sekitar 1.500 kilometer dari garis pantai Australia Barat dan lebih dekat ke wilayah Indonesia.

Warga sekitar, termasuk anak-anak sekolah, ikut terlibat untuk memastikan perjalanan kepiting merah ke pantai untuk bertelur berjalan aman.

Mitchell McKnight, murid sekolah dasar berusia 12 tahun, mengaku menghabiskan waktu beberapa jam sehari untuk memindahkan kepiting merah dengan sekop sehingga tidak terlindas mobil yang melintas.

"Hampir setiap pagi saya keluar rumah menggunakan sekop di sekitar jalan rumah kami memindahkan kepiting," katanya.

"Waktu paling lama yang pernah saya lakukan adalah dari jam 6.30 pagi sampai jam 11 siang."

"Tahun ini jumlah kepiting merah lebih banyak, sehingga kami harus lebih banyak membantu kepiting, jadi semua orang harus lebih berhati-hati."

Ashleigh Collis, yang juga berusia 12 tahun, mengatakan migrasi tahunan kepiting merah sudah dinanti-nantikan oleh warga setempat.

"Bukan untuk turis saja, kepiting ini bagi kami juga cool," katanya.

"Kita bisa menghabiskan waktu selama beberapa jam untuk memindahkan mereka, namun itu belum juga cukup."

Saat migrasi, jutaan kepiting merah melakukan perjalanan dari hutan-hutan tersebut menuju ke laut untuk bertelur.

Setelah kepiting masuk ke laut, mereka kembali lagi ke hutan. Sepekan kemudian giliran anak-anak kepiting yang baru lahir melakukan perjalanan yang sama.

Jalan-jalan di Christmas Island, pulau berpenduduk sekitar 1.400 orang, harus ditutup selama migrasi kepiting dan warga harus menyesuaikan diri dengan keadaan.

Beberapa bahkan memodifikasi kendaraan mereka agar tidak melindas kepiting-kepiting tersebut.

Muncul di tempat-tempat aneh

Lisa mengatakan anak-anak kepiting kadang ditemukan di tempat-tempat yang tidak biasanya, saat mereka hendak kembali ke hutan.

"Saya ingat seorang teknisi IT di sini harus mengganti hard drive di komputer saya dan ketika ia membuka bagian belakang komputer, ia menemukan 7-8 ekor bayi kepiting," katanya.

"Kadang ketika mandi, ada bayi kepiting naik dari saluran air dan mulai merayap di dinding kamar mandi."

"Dan juga di dapur, kadang di mangkuk salad yang mungkin jarang dipakai, tiba-tiba ada belasan bayi kepiting di dalamnya.'

Wakil Kepala Sekolah Amy Luetich dari Christmas Island District High School mengatakan bayi-bayi kepiting juga akan melewati halaman sekolah.

"Anak-anak kelas 2 kemarin harus terlebih dahulu mengusir bayi-bayi kepiting ini, supaya mereka bisa berolahraga," katanya.

"Kadang-kadang mereka juga masuk ke kelas, jadi kita harus menggiring mereka masuk ke tong sampah, kemudian dilepaskan di luar kelas."

"Bayi kepiting ini akan berkeliaran di halaman dan murid-murid sekolah akan berjalan berhati-hati untuk tidak menginjak mereka."

Siswa belajar lingkungan

Memperhatikan kehidupan kepiting merah sudah merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari bagi warga di Christmas Island.

Mulai tahun depan para murid sekolah akan melakukan program baru, yang mengajarkan mereka soal konservasi, pariwisata, lingkungan berkelanjutan dan juga rehabilitasi.

Amy mengatakan program bernama 'Christmas Island Crab Cadets' dan 'Junior Ranger' akan difokuskan pada pembelajaran langsung di lapangan.

"Ini akan mencakup program lebih luas, lebih dari sekadar kepiting," katanya.

"Kami berharap akan bisa membawa siswa masuk ke hutan, mengumpulkan biji, yang bisa dijadikan bibit untuk menyuburkan lahan yang sudah digunakan sebelumnya untuk pertambangan.

Program ini adalah inisiatif dan kerja sama tiga pihak, yaitu Yayasan Taman Nasional, Taman Nasional Christmas Island dan Christmas Island District High School dan rencananya akan diperkenalkan juga di sekolah lanjutan atas.

"Kami akan membangun kemampuan anak-anak sehingga mereka  bisa tetap memilih tinggal di pulau ini dan mendapatkan pekerjaan di sini setelah tamat sekolah."

Artikel ini dirangkum dan diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Migrasi Kepiting Merah di Pulau Christmas Jadi Fenomena Spektakuler

Migrasi Kepiting Merah di Pulau Christmas Jadi Fenomena Spektakuler

Tekno | Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:48 WIB

Terkini

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:43 WIB

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

MPR Digugat soal LCC Empat Pilar Kalbar, Sidang Digelar Selasa Pekan Depan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:39 WIB

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

1 dari 6 Hari Habis di Luar Negeri, Prabowo Patut Tiru Gaya Xi Jinping Biar Lebih Hemat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:37 WIB