Komisi X DPR Dukung Kemendikbudristek Hapus Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 23 Desember 2021 | 13:34 WIB
Komisi X DPR Dukung Kemendikbudristek Hapus Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi. (Dok. DPR)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf mengatakan, untuk sementara pihaknya mendukung rencana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset Teknologi untuk meniadakan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa pada kurikulum 2022.

Alasannya, belakangan banyak pelajar yang kemudian berpindah jurusan. Termasuk ketika mereka lulus dari tingkat sekolah menengah atas dan masuk perguruan tinggi.

Alhasil, para pelajar harus mengulang kembali pelajaran dari awal karena berbeda jurusan saat masuk kuliah.

"Sementara kita mendukung rencana membuka jurusan. Karena pada kenyataannya juga banyak anak yang pindah jurusan," kata Dede kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).

Kendati mendukung untuk sementara waktu, Dede mengingatkan agar Kemendikbudristek benar-benar melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan rencana tersebut.

"Hanya perlu perencanaan dan kajian akademik yang matang soal ini. Karena untuk mengubah tidak bisa dilakukan dalam setahun dua tahun saja," ujar Dede.

Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menyampaikan kalau jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa akan ditiadakan pada kurikulum 2022. Nantinya pelajar kelas 11 dan 12 boleh memilih sendiri mata pelajaran yang sesuai dengan minatnya.

"Alih-alih dikotakkan ke dalam jurusan IPA, IPS dan Bahasa, siswa kelas 11 dan 12 akan boleh meramu sendiri kombinasi mata pelajaran yang sesuai dengan minatnya," kata Anindito kepada wartawan, Rabu (21/12/2021).

Anindito mencontohkan semisal ada siswa yang ingin menjadi insinyur, maka ia boleh mengambil matematika lanjutan dan fisika lanjutan, tanpa harus mengambil biologi.

baca juga

Meski demikian, siswa tersebut juga boleh mengkombinasikan dengan mata pelajaran IPS, Bahasa dan kecakapan hidup yang sejalan dengan minat dan rencana karirnya.

Kurikulum tersebut dinamakan prototipe. Ia menyebut kalau kurikulum itu bersifat opsional.

"Kurikulum prototipe hanya akan diterapkan di satuan pendidikan yang berminat untuk menggunakannya sebagai alat untuk melakukan transformasi pembelajaran," ujarnya.

Anindito menerangkan kalau kurikulum prototipe tersebut memang dirancang untuk memberikan ruang yang lebih banyak bagi pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

"Di jenjang SMA, hal ini berarti memberi kesempatan pada siswa untuk menekuni minatnya secara lebih fleksibel," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbudristek Siapkan Kurikulum Prototipe 2022, Beri Keleluasaan Guru

Kemendikbudristek Siapkan Kurikulum Prototipe 2022, Beri Keleluasaan Guru

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 21:26 WIB

Tahun Depan, Tidak Ada Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Bagi Siswa SMA

Tahun Depan, Tidak Ada Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Bagi Siswa SMA

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 15:24 WIB

Pemerintah Terbitkan Aturan Baru Libur Nataru Anak Sekolah

Pemerintah Terbitkan Aturan Baru Libur Nataru Anak Sekolah

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:57 WIB

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Desember 2021 Bertambah, Ini Perubahannya

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Desember 2021 Bertambah, Ini Perubahannya

Sumsel | Senin, 13 Desember 2021 | 19:13 WIB

Komahi Unri ke Kantor Menteri Nadiem, Minta Kasus Pelecehan Ditangani Serius

Komahi Unri ke Kantor Menteri Nadiem, Minta Kasus Pelecehan Ditangani Serius

Riau | Kamis, 09 Desember 2021 | 18:22 WIB

Kemendikbusristek Tambah Bantuan Subsidi Kuota Internet untuk Sekolah Online

Kemendikbusristek Tambah Bantuan Subsidi Kuota Internet untuk Sekolah Online

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:11 WIB

Korupsi Terus Menjamur, Nadiem Makarim: Upaya Pencegahan Bisa Lewat Pendidikan

Korupsi Terus Menjamur, Nadiem Makarim: Upaya Pencegahan Bisa Lewat Pendidikan

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 19:53 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×