Wapres Maruf: Jika sampai Tak Tersisa Orang Alim, Maka Orang Akan Mengambil Pemimpin Bodoh

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 23 Desember 2021 | 13:54 WIB
Wapres Maruf: Jika sampai Tak Tersisa Orang Alim, Maka Orang Akan Mengambil Pemimpin Bodoh
Wakil Presiden Maruf Amin. Wapres Maruf: Jika sampai Tak Tersisa Orang Alim, Maka Orang Akan Mengambil Pemimpin Bodoh. [Antara]

Suara.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengimbau seluruh pondok pesantren di berbagai daerah untuk dapat mempersiapkan sosok dengan pemahaman agama atau ulama yang alim.

Apabila para ulama meninggal, maka ilmu agamanya tidak akan tertinggal di dunia, sehingga harus ada pengganti ulama, katanya di Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien, seperti dipantau dari siaran Youtube Otoritas Jasa Keuangan (OJK) TV, Kamis.

"Kalau ulama meninggal, ilmunya tidak ditinggal (tapi) dibawa. Kalau tidak ada pengganti, maka ini bahaya, tidak ada penerus. Kalau sampai tidak tersisa orang alim, maka orang akan mengambil pemimpin-pemimpin yang bodoh, yang tidak paham jadi pemimpin," kata Ma’ruf Amin di Lampung, Kamis (23/12/2021).

Dia menyebut pondok pesantren sebagai tempat untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang paham ajaran agama. Sehingga, Ma’ruf Amin mendorong lembaga pendidikan Islam pesantren untuk dapat menciptakan ulama alim, dengan pemahaman agama Islam secara baik dan benar.

"Kalau ditanya, (lalu) dia memberi fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan. Ini bukan (saya) sebagai Wapres, ini (sebagai) Ketua MUI. Jadi harus ada pengganti, kaderisasi. Jangan sampai fatrah namanya, kehilangan ulama," jelasnya.

Selain itu, Wapres juga meminta seluruh pesantren untuk menjalankan fungsinya sebagai pusat pemberdaayaan masyarakat, seperti diatur dalam Undang Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

"Saya kira pesantren ini harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, sehingga sesuai UU Pesantren, pesantren punya fungsi sebagai pusat pendidikan, sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya.

Untuk menjalankan fungsi pemberdayaan masyarakat tersebut, Pemerintah telah mendorong pembentukan Bank Wakaf Mikro (BWM) di sejumlah pesantren di daerah.

Wapres berharap pesantren yang telah memiliki BWM untuk dapat memelihara lembaga keuangan mikro syariah tersebut dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesantren.

baca juga

"Saya harap BWM ini dikelola dengan baik. Ini amanat, supaya jangan sampai ada ketidakpercayaan pada pesantren. (Jangan sampai) Diberi amanah, bukannya berkembang, malah habis," ujar Wapres. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf Amin: Kita Sudah Tercoreng, Pesantren Kok Melakukan Kekerasan Seksual

Wapres Maruf Amin: Kita Sudah Tercoreng, Pesantren Kok Melakukan Kekerasan Seksual

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:31 WIB

Wapres Maruf Klaim Vaksinasi di Indonesia Telah Lampaui Target WHO

Wapres Maruf Klaim Vaksinasi di Indonesia Telah Lampaui Target WHO

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 00:05 WIB

4 Kriteria Rais Aam PBNU versi Wapres Ma'ruf Amin

4 Kriteria Rais Aam PBNU versi Wapres Ma'ruf Amin

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 21:14 WIB

Ma'ruf Amin: Perlu Ada Pelurusan Makna Khittah NU tidak Boleh Berpolitik Praktis

Ma'ruf Amin: Perlu Ada Pelurusan Makna Khittah NU tidak Boleh Berpolitik Praktis

Lampung | Rabu, 22 Desember 2021 | 20:20 WIB

Terkini

Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034

Emiten PGEO Pasang Target Kapasitas PLTP Capai 1,8 GW pada 2034

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:05 WIB

Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara

Hyundai New CRETA Dilengkapi Drive Mode Adaptif untuk Berbagai Kondisi Berkendara

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:00 WIB

ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar

ICW Cium Gelagat Kasus Eks Jampidsus Bakal Berhenti di Tengah Jalan: Sulit Lacak Aktor Besar

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:56 WIB

Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:55 WIB

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Bukan Sekadar Tren, Alasan Barrel Pants Kini Jadi Andalan Gaya Sehari-hari

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:52 WIB

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Produk Tembakau Alternatif Bisa Bantu Perokok Dewasa Beralih, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:48 WIB

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:45 WIB

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:40 WIB

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita

Sumut | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:38 WIB

×