10 Peristiwa Cuaca Paling Ekstrem Di 2021 Sebabkan 1,3 Juta Orang Mengungsi

Bangun Santoso

Selasa, 28 Desember 2021 | 08:30 WIB
10 Peristiwa Cuaca Paling Ekstrem Di 2021 Sebabkan 1,3 Juta Orang Mengungsi
Ilustrasi badai. [NOAA]

Suara.com - Sepuluh peristiwa cuaca paling ekstrem pada tahun 2021 didorong oleh perubahan iklim dan menyebabkan lebih dari 1,3 juta orang mengungsi. Selain juga menyebabkan kerusakan total mencapai 170 miliar dolar AS, menurut laporan baru yang dirilis pada Senin (27/12/2021).

Menyadur laman kantor berita Anadolu, Selasa (28/12/2021), laporan yang dibuat oleh Christian Aid, berjudul Counting the Cost 2021: A Year of Climate Breakdown, menyebutkan, setiap bencana alam itu menelan biaya lebih dari USD1,5 miliar.

Sebagian besar perkiraan hanya didasarkan pada kerugian yang diasuransikan yang berarti biaya keuangan sebenarnya kemungkinan besar akan jauh lebih tinggi.

Badai Ida yang melanda AS pada Agustus menelan biaya USD65 miliar dan menewaskan 95 orang.

Banjir di Eropa pada Juni menyebabkan kerugian sebesar USD43 miliar dan menewaskan 240 orang, sementara banjir di provinsi Henan, China menyebabkan kerusakan senilai USD17,5 miliar, menewaskan 320 orang, dan membuat lebih dari satu juta orang mengungsi.

Sementara laporan tersebut berfokus pada biaya keuangan yang biasanya lebih tinggi di negara-negara kaya karena mereka memiliki nilai properti yang lebih tinggi dan mampu membayar asuransi, sebagian besar peristiwa cuaca ekstrem yang paling merusak melanda negara-negara miskin.

Menurut Christian Aid, empat dari 10 peristiwa paling mahal terjadi di Asia, di mana banjir dan topan yang menelan biaya keseluruhan USD24 miliar.

Banjir melanda Australia pada Maret, menggusur 18.000 orang dan menelan biaya USD2,1 miliar, sementara banjir di British Colombia, Kanada menyebabkan kerugian USD7,5 miliar dan memaksa 15.000 orang meninggalkan rumah mereka.

Data asuransi dan kerugian finansial akibat tornado baru-baru ini di AS tidak lengkap sehingga tidak disertakan dalam laporan ini.

baca juga

Laporan tersebut memperingatkan bahwa kerusakan iklim seperti itu akan terus berlanjut tanpa tindakan untuk mengurangi emisi sementara perusahaan asuransi Aon memperingatkan bahwa tahun 2021 diperkirakan akan menjadi bencana alam global keenam kalinya yang telah melewati ambang batas kerugian yang diasuransikan sebesar USD100 miliar.

Keenamnya terjadi sejak 2011, dan 2021 akan menjadi yang keempat dalam lima tahun, menurut analisis perusahaan itu.

“Biaya akibat perubahan iklim sangat besar tahun ini, baik dalam hal kerugian finansial yang besar, tetapi juga kematian dan perpindahan orang di seluruh dunia. Baik itu badai dan banjir di beberapa negara terkaya di dunia atau kekeringan dan gelombang panas di beberapa negara yang termiskin, krisis iklim menghantam keras pada 2021," kata Kat Kramer, penulis laporan dan pemimpin kebijakan iklim dari Christian Aid.

"Meski bagus untuk melihat beberapa kemajuan yang dicapai pada KTT COP26, jelas bahwa dunia tidak berada di jalur yang tepat untuk memastikan dunia yang aman dan sejahtera," tutur dia.

Perjanjian Paris menetapkan tujuan untuk menjaga kenaikan suhu di bawah 1,5 derajat Celcius dibandingkan dengan tingkat pra-industri, namun tindakan dan kebijakan tidak membuat dunia berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

“Krisis iklim belum mereda pada 2021. Sementara kami mendengar banyak kata-kata hangat dari politisi di COP26, yang kami butuhkan adalah tindakan yang akan melihat emisi turun dengan cepat dan dukungan diberikan kepada mereka yang membutuhkan,” kata Nushrat Chowdhury, penasihat hukum iklim Christian Aid di Bangladesh. (Sumber: kantor berita Anadolu)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerah Berawan Sampai Kabut, Ini Prakiraan Cuaca di Kaltim 28 Desember 2021

Cerah Berawan Sampai Kabut, Ini Prakiraan Cuaca di Kaltim 28 Desember 2021

Kaltim | Selasa, 28 Desember 2021 | 08:02 WIB

BMKG Rilis Peringatan Potensi Hujan Lebat Dan Angin Kencang Di Sejumlah Daerah Hari Ini

BMKG Rilis Peringatan Potensi Hujan Lebat Dan Angin Kencang Di Sejumlah Daerah Hari Ini

News | Selasa, 28 Desember 2021 | 07:54 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 28 Desember 2021

Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 28 Desember 2021

Banten | Selasa, 28 Desember 2021 | 06:22 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 28 Desember 2021 Tangerang Banten

Prakiraan Cuaca BMKG 28 Desember 2021 Tangerang Banten

Banten | Selasa, 28 Desember 2021 | 06:09 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 28 Desember 2021 Pandeglang-Lebak Banten

Prakiraan Cuaca BMKG 28 Desember 2021 Pandeglang-Lebak Banten

Banten | Selasa, 28 Desember 2021 | 06:01 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 27 Desember 2021 Serang-Cilegon Banten: Siang Diprediksi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG 27 Desember 2021 Serang-Cilegon Banten: Siang Diprediksi Hujan

Banten | Selasa, 28 Desember 2021 | 05:47 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 28 Desember: Siang Sebagian Wilayah DKI Hujan

Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 28 Desember: Siang Sebagian Wilayah DKI Hujan

Jakarta | Selasa, 28 Desember 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

×