Soal PTM 100 Persen di DKI, Pimpinan Komisi IX: Ingat Prokes Ketat dan Testing Rutin!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 03 Januari 2022 | 13:57 WIB
Soal PTM 100 Persen di DKI, Pimpinan Komisi IX: Ingat Prokes Ketat dan Testing Rutin!
PTM dengan kapasitas 100 persen di SDN 02 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (3/1/2021). (Suara.com/Arga)

Suara.com - DPR RI memberikan tiga catatan terkait pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen yang diterapkan di DKI Jakarta, mulai Senin (3/1/2022).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan bahwa PTM 100 persen di DKI Jakarta ini merupakan langkah hidup di normal yang baru. Namun, ia mengingatkan protokol kesehatan ketat harus tetap dilakukan.

"Pertama, tentu adalah protokol kesehatan harus dilakukan dengan ketat sejak dari rumah, di perjalanan maupun saat di sekolah dan juga pada pulang, dan itu mesti ada controlling yang melibatkan baik itu pihak keluarga maupun juga di temapt layanan transportasi publik, baik itu pake mobil pribadi ataupun fasilitas publik lainnya, ataupun pada saat di sekolah dan nanti ketika pulang," kata Melki kepada wartawan, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, prokes ketat bisa diawasi oleh tim yang bisa dibuat oleh orang tua murid bersama dengan pihak sekolah. Tentu semua yang dilakukan harus disiplin.

Kemudian catatan yang kedua, Melki meminta rutin agar anak-anak yang jalani PTM 100 persen ini ditesting. Hal itu bisa dilakukan dua kali dalam seminggu.

"Deteksi terhadap semua anak-anak yang hadir, temrasuk juga yang mengantar. Jadi apabila anak-anak itu datang sendiri atau dia diantar oleh misalnya orangtua ataupun perwakilan atau sopirnya, juga dilakukan proses testing secara rutin, awal sekolah dan juga akhir sekolah sehingga bs ketahuan kondisi kesehatan atau status kesehatan dari baik anak murid, orangtua, wali ataupun yang mengantar, sopir dan sebagainya. Itu rutin musti dicek awal minggu akhir minggu," tuturnya.

Lebih lanjut, yang terakhir, Melki mengatakan, jika ditemukan kasus signifikan PTM harus dihentikan sementara. Tracing harus dilakukan semaksimal mungkin.

"Tracing secara cepat melibatkan semua tenaga kesehatan dan juga harus melakukan proses karantina dan juga penutupan sekolah yg harus dilakukan apabila memang ekskalasi kasus covidnya meningkat secara tajam," ungkapnya.

"Tapi tetap kita harus memulai dengan pola semacam ini dulu, sambil nanti kita evaluasi dari waktu ke waktu secara periodik, dan juga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah di level nasional," sambungnya.

baca juga

Wajib PTM

Untuk diketahui, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbud Ristek, Jumeri mengungkapkan mulai Januari 2022 atau semester genap tahun ajaran 2021/2022 semua siswa wajib masuk sekolah 100 persen.

Jumeri mengatakan kebijakan ini berbeda dengan tahun lalu, tidak ada lagi opsi bagi orang tua melarang anaknya masuk sekolah untuk pembelajaran tatap muka dengan alasan pandemi Covid-19.

"Bagi para orang tua atau wali peserta didik tidak dapat memilih PTM Terbatas atau PJJ bagi anaknya setelah Januari ini. Sebelumnya boleh memilih, setelah semester gasal tahun 2021/2022 berakhir, ketentuan diubah," kata Jumeri dalam diskusi Ditjen PAUD Dikdasmen.

Jumeri menyebut, aturan PTM di sekolah sudah diatur pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 yang terbit pada 21 Desember 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapkan PTM 100 Persen, Jakarta Harus Waspada Omicron untuk Cegah Klaster di Sekolah

Terapkan PTM 100 Persen, Jakarta Harus Waspada Omicron untuk Cegah Klaster di Sekolah

News | Senin, 03 Januari 2022 | 13:24 WIB

Aturan Wajibkan Siswa PTM Tak Ada Opsi Sekolah Online, DPR: Sosialisasikan ke Orang Tua

Aturan Wajibkan Siswa PTM Tak Ada Opsi Sekolah Online, DPR: Sosialisasikan ke Orang Tua

News | Senin, 03 Januari 2022 | 12:58 WIB

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Jakarta

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Jakarta

Foto | Senin, 03 Januari 2022 | 12:10 WIB

PTM 100 Persen Mulai 2022, Orang Tua Tak Punya Opsi Pilih Sekolah Online

PTM 100 Persen Mulai 2022, Orang Tua Tak Punya Opsi Pilih Sekolah Online

News | Senin, 03 Januari 2022 | 11:54 WIB

Ada Siswa Tidak Masuk saat PTM 100 Persen di SDN 02 Manggarai, Ini Penjelasan Kepsek

Ada Siswa Tidak Masuk saat PTM 100 Persen di SDN 02 Manggarai, Ini Penjelasan Kepsek

News | Senin, 03 Januari 2022 | 11:20 WIB

Terkini

Kiriman Sampah ke Bantargebang Menyusut, DPRD DKI Minta Kompensasi Bau Dihitung Ulang

Kiriman Sampah ke Bantargebang Menyusut, DPRD DKI Minta Kompensasi Bau Dihitung Ulang

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Terjadi Berulang Sejak 2023! Lebih dari 10 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Bekasi

Terjadi Berulang Sejak 2023! Lebih dari 10 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Bekasi

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Lulusan SMA Mulai Pasrah Cari Kerja, Tabungan Warga Makin Tipis

Lulusan SMA Mulai Pasrah Cari Kerja, Tabungan Warga Makin Tipis

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi & Kompensasi Tembus Rp 376,8 T di September 2026, Melonjak 54,1%

Realisasi Anggaran Subsidi & Kompensasi Tembus Rp 376,8 T di September 2026, Melonjak 54,1%

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Sengkarut Ijazah Gibran, Noktah Hitam Demokrasi RI

Sengkarut Ijazah Gibran, Noktah Hitam Demokrasi RI

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Jangan Asal Pencet Book! 7 Hal Krusial yang Wajib Dicek Sebelum Booking Hotel

Jangan Asal Pencet Book! 7 Hal Krusial yang Wajib Dicek Sebelum Booking Hotel

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Bulog Bukukan Laba Rp2,4 Triliun per September 2026

Bulog Bukukan Laba Rp2,4 Triliun per September 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Apa Arti Kode 12M pada Skincare? Kenali Simbol Penting di Produk Kecantikan

Apa Arti Kode 12M pada Skincare? Kenali Simbol Penting di Produk Kecantikan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:55 WIB

BTT Bogor Terserap Puluhan Miliar, WALHI Tekankan Mitigasi Jadi Prioritas

BTT Bogor Terserap Puluhan Miliar, WALHI Tekankan Mitigasi Jadi Prioritas

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:54 WIB

KPK Bongkar Siasat Buka Blokir Lahan Summarecon, Saksi Dicecar Permintaan Uang Kakantah Bogor

KPK Bongkar Siasat Buka Blokir Lahan Summarecon, Saksi Dicecar Permintaan Uang Kakantah Bogor

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×