Otoritas Kesehatan Brasil Desak Presiden Jair Bolsonaro Tarik Ucapan "Maniak Vaksin"

Bangun Santoso

Senin, 10 Januari 2022 | 07:09 WIB
Otoritas Kesehatan Brasil Desak Presiden Jair Bolsonaro Tarik Ucapan "Maniak Vaksin"
Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat di kediaman presiden Palacio da Alvorada di Brasilia, Brasil, Jumat (13/3/2020). [Sergio LIMA / AFP]

Suara.com - Kepala Anvisa, regulator kesehatan Brasil, telah meminta Presiden Jair Bolsonaro, yang skeptis terhadap vaksin, untuk menarik kembali pernyataannya yang mengkritik badan tersebut karena mengizinkan vaksinasi anak-anak dalam memerangi COVID-19.

Dalam sebuah surat kepada Bolsonaro yang dipublikasikan Sabtu (8/1) malam, pensiunan laksamana pertama Antonio Barra Torres meminta presiden itu untuk mendukung pernyataannya bahwa ada "kepentingan" yang tak dibeberkan ke publik di balik keputusan vaksin atau menarik kembali kata-katanya.

Bolsonaro mengkritik Anvisa pada Kamis karena menyetujui penggunaan vaksin pediatrik buatan Pfizer Inc untuk anak-anak berusia 5-11 tahun, dengan mengatakan bahwa dia belum pernah mendengar tentang anak-anak yang meninggal karena COVID-19.

"Ada apa di balik ini? Apa kepentingan para maniak vaksin?" Bolsonaro menyatakan dalam sebuah wawancara radio.

Bolsonaro, seorang pemimpin sayap kanan yang membual tentang dirinya sendiri yang tidak divaksin dan secara konsisten meragukan kemanjuran dan keamanan vaksin virus corona, mengatakan bahwa suntikan itu dapat memiliki efek samping pada anak-anak. Tapi Bolsonaro tidak memberikan bukti.

Anvisa dan regulator kesehatan di seluruh dunia telah menemukan bahwa vaksin COVID-19 aman untuk mereka yang berusia 5 tahun ke atas. Menurut dewan sekretaris kesehatan negara bagian, setidaknya 300 anak berusia 5 hingga 11 tahun telah meninggal di Brazil karena COVID-19.

Kantor presiden tidak menanggapi permintaan untuk mengomentari surat itu, yang muncul hanya beberapa hari setelah perbedaan lain antara Bolsonaro dan militer.

Tentara Brazil berbeda dari presiden pekan lalu tentang cara menangani COVID-19. Angkatan bersenjata itu memerintahkan tentara untuk divaksin, memakai masker dan menjaga jarak sosial, dan memperingatkan mereka agar tidak menyebarkan berita palsu tentang pandemi. (Sumber: Antara/Reuters)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Bertambah, Covid-19 Varian Omicron Di Indonesia Kini Tulari 414 Orang

Terus Bertambah, Covid-19 Varian Omicron Di Indonesia Kini Tulari 414 Orang

News | Senin, 10 Januari 2022 | 06:05 WIB

Tambah 8 Kasus, Dinkes Kulon Progo Ingatkan Masyarakat: Covid-19 Masih Ada

Tambah 8 Kasus, Dinkes Kulon Progo Ingatkan Masyarakat: Covid-19 Masih Ada

Jogja | Minggu, 09 Januari 2022 | 22:25 WIB

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 529 Jadi 4.266.195 Kasus

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 529 Jadi 4.266.195 Kasus

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 21:36 WIB

Epidemiolog Sebut Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga, Pemerintah Siap?

Epidemiolog Sebut Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga, Pemerintah Siap?

Bisnis | Minggu, 09 Januari 2022 | 21:12 WIB

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 20:47 WIB

Konsumsi Alkohol Selama Pandemi Covid-19 Meningkat, Ini Bahaya Yang Mengintai

Konsumsi Alkohol Selama Pandemi Covid-19 Meningkat, Ini Bahaya Yang Mengintai

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 01:30 WIB

Lansia di Inggris Tak Boleh DIberikan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Kenapa?

Lansia di Inggris Tak Boleh DIberikan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Kenapa?

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 20:50 WIB

Terkini

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

×