5 Fakta Pria Tendang Sesajen di Gunung Semeru: Ada Tim Khusus Buru Pelaku

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 10 Januari 2022 | 17:30 WIB
5 Fakta Pria Tendang Sesajen di Gunung Semeru: Ada Tim Khusus Buru Pelaku
Pria buang dan tendang sesajen di Gunung Semeru [Foto: Instagram]

Suara.com - Publik dibuat geram dengan video viral seorang pria menendang sesajen di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur. Aksi tersebut menuai kecaman dari banyak pihak.

Adapun menaruh sesajen tersebut merupakan tradisi yang masih dipegang oleh warga sekitar. Harapan warga agar diberikan keselamatan dan Gunung Semeru tidak erupsi kembali.

Warga yang mengetahui indiden pembuangan sesajen tersebut langsung melaporkannya ke pihak kepolisian. Sebab, banyak warga yang murka dengan aksi pria dalam video dan meminta kepolisian turun tangan agar tak menimbulkan keributan.

Berikut Suara.com merangkum 5 fakta video viral pria tendang sesajen di Gunung Semeru.

1. Viral di Media Sosial

Aksi pria menendang sesajen tersebut terjadi di kawasan Gunung Semeru, tepatnya di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Rekaman video memperlihatkan daerah terdampak letusan Gunung Semeru. Lalu pria perekam video itu menyorot kaki seorang laki-laki yang menendang sebuah baskom berwarna biru.

Baskom yang berisikan sajen dari warga setempat itu lalu ditendang dan dibuang ke tepi jurang. Pria itu diduga menendang sambil melafalkan takbir.

Setelah itu, kamera pun menyorot lingkungan sekitar dan seorang laki-laki menggunakan baju abu-abu berompi hitam yang diduga sebagai orang yang menendang sesajen tadi.

baca juga

Lalu, sang perekam pergi ke tempat lain. Kali ini, di atas sebuah batu yang diduga sebuah prasasti terlihat sebuah sajen lain beralaskan anyaman dari dedaunan.

Lagi-lagi sajen itu dibuang dari atas batu dan dijatuhkan ke tanah berserakan begitu saja. Pelaku pembuangan kali ini, diduga dilakukan oleh sang perekam video itu sendiri.

2. Bukan Warga Lokal

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyebut pelaku penendang sesajen di Gunung Semeru bukanlah warga lokal Lumajang. Ia menduga pelaku merupakan orang luar yang sedang menjadi relawan di Gunung Semeru.

"Saya pastikan (pelaku) bukan orang Lumajang. Ini orang yang datang dari luar," ujar Thoriqul.

3. Instruksi Bupati Lumajang

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menginsintruksikan agar kepolisian segera menangkap pelaku penendang sesajen di Gunung Semeru. Ia meminta agar pelaku menjelaskan maksud tindakannya membuang sesajen yang merupakan adat warga sekitar.

"Saya minta segera dicari, pelaku harus mengklarifikasi supaya tidak mengganggu kami yang ada di Lumajang disaat damai ini," ungkapnya.

Menurutnya, aksi tersebut bertolak belakang dengan norma yang berlaku di Lumajang. Seharusnya siapapun yang datang ke Lumajang bisa menghormati adat istiadat warga lokal.

"Apapun motifnya, jadi bagian relawan di Lumajang, saya kecewa dengan tindakan itu. Itu melanggar tata nilai yang kami percayai, hidup berdampingan dengan seluruh agama dan suku di Lumajang," tuturnya.

4. Bentuk Tim Khusus Buru Pelaku

Polda Jawa Timur membentuk tim khusus untuk memburu pria yang menendang sesajen di kawasan Gunung Semeru.

Pasalnya, video yang viral di media sosial tersebut memuat isu SARA yang berpotensi memecah belah masyarakat.

"Karena kan selama ini Lumajang sudah mulai damai, mulai aman, mulai bagus. Jangan sampai dirusak dengan adanya video-video yang mengandung SARA dan kita harus menghormati kearifan lokal daerah situ," ujar Kabid Humas Pilda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko.

5. Dikecam Para Tokoh dan Ulama

Aksi pria menendang sesajen di Gunung Semeru menuai kecaman dari publik. Para tokoh dan ulama juga ikut bersuara atas aksi pria tersebut.

Salah satunya putri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid ikut angkat bicara. Ia geram dengan pelaku yang memaksakan keyakinan yang ia yakinkan untuk diikuti oleh semua orang.

"Meyakini bahwa sesajen tidak boleh, monggo saja. Tapi memaksakan itu kepada yang meyakininya, itu yang tidak boleh," ujarnya.

"Repot memang kalau ketemu yang model-model begini. Susah banget memahami bahwa dunia bukan milik kelompoknya saja," imbuhnya.

Selain itu, pendakwah Gus Miftah juga ikut mengecam aksi tersebut. Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji itu mengingatkan agar siapapun tidak merasa paling benar.

"'Desa mawa cara, negara mawa tata'. Setiap daerah memiliki adat istiadat atau aturan yang berbeda. "Aja kuminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka." Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka," ungkapnya.

Itulah kumpulan fakta pria menendang sesajen di Gunung Semeru yang viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting! 4 Informasi Terbaru Seputar Covid-19 Varian Omicron yang Perlu Diketahui

Penting! 4 Informasi Terbaru Seputar Covid-19 Varian Omicron yang Perlu Diketahui

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 16:28 WIB

Polisi Selidiki Viral Pelemparan Mobil di Tol Medan

Polisi Selidiki Viral Pelemparan Mobil di Tol Medan

Sumut | Senin, 10 Januari 2022 | 16:24 WIB

Polda Jatim Sampai Bentuk Tim Buat Buru Pria yang Tendang Sesajen di Gunung Semeru

Polda Jatim Sampai Bentuk Tim Buat Buru Pria yang Tendang Sesajen di Gunung Semeru

Jatim | Senin, 10 Januari 2022 | 16:19 WIB

Kreatif Hindari Maling, Warga Pasang 'Makam Keramat' untuk Melindungi Penyimpanan Genset

Kreatif Hindari Maling, Warga Pasang 'Makam Keramat' untuk Melindungi Penyimpanan Genset

News | Senin, 10 Januari 2022 | 16:15 WIB

Bupati Lumajang Cari Laki-laki yang Tendang Sesajen di Pronojiwo

Bupati Lumajang Cari Laki-laki yang Tendang Sesajen di Pronojiwo

Batam | Senin, 10 Januari 2022 | 16:04 WIB

Bantuan Makanan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru Perlu Menjangkau Seluruh Kelompok

Bantuan Makanan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru Perlu Menjangkau Seluruh Kelompok

Press Release | Senin, 10 Januari 2022 | 15:59 WIB

Terkini

Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang

Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:37 WIB

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:31 WIB

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×