P2G Sebut Banyak Sekolah Langgar Prokes: Kantin Buka Hingga Main Tik-tok Tanpa Masker

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:17 WIB
P2G Sebut Banyak Sekolah Langgar Prokes: Kantin Buka Hingga Main Tik-tok Tanpa Masker
ILUSTRASI: Hari pertama pembukaan sekolah atau belajar tatap muka di Jakarta, Senin (30/8/2021). (Suara.com/Aulia Ivanka Rahmana)

Suara.com - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mencatat masih banyak pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di sekolah saat pembelajaran tatap muka 100 persen di sejumlah daerah.

Kepala Bidang Advokasi P2G Iman Zanatul Haeri mengatakan, masih banyak siswa berkerumun saat pengecekan suhu setiba di sekolah karena sekolah tidak memiliki thermogun memadai.

"Kami dapat laporan, dari Jakarta maupun luar daerah, ada sekolah diam-diam kantinnya buka, padahal dilarang, jarak siswa tak satu meter, dan ventilasi udara di kelas tidak ada," ungkap Iman, Rabu (12/1/2022).

Selain itu, masih ada sekolah yang mengalami kesulitan untuk scan check-in di aplikasi PeduliLindungi, beberapa anak masuk sekolah tanpa melakukan scan.

"Selain itu, untuk kebutuhan scan barcode anak-anak membawa HP. Ternyata mereka main tiktok di dalam kelas tanpa menggunakan masker. Nah, hal-hal semacam ini perlu dievaluasi. Itulah diantara alasan P2G meminta PTM 100 persen dilakukan secara bertahap," ucapnya.

P2G berharap PTM 100 persen dilakukan secara bertahap, mulai dari 50 persen ke 70 persen dan hingga 100 persen jika semua warga sekolah siap berkegiatan dengan prokes ketat.

"50 persen dulu, dua minggu berikutnya naik 75 persen, dua minggu berikutnya kalau evaluasinya aman, tidak ada klaster, warga sekolah taat dengan prokes, baru bisa 100 persen," tutur Iman.

Selain itu, P2G meminta pemerintah agar meningkatkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, termasuk melakukan vaksinasi booster bagi guru dan tenaga kependidikan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama PTM, Satpol PP Kota Solo Temukan 89 Siswa Langgar Prokes Covid-19

Selama PTM, Satpol PP Kota Solo Temukan 89 Siswa Langgar Prokes Covid-19

Surakarta | Selasa, 11 Januari 2022 | 16:10 WIB

Disdik Kota Bandung Klaim PTM 100 Persen Digelar dengan Prokes Ketat

Disdik Kota Bandung Klaim PTM 100 Persen Digelar dengan Prokes Ketat

Jabar | Senin, 10 Januari 2022 | 15:05 WIB

Kota Bandung Gelar PTM 100 Pesen Senin Besok, Ini Pesan Yana Mulyana

Kota Bandung Gelar PTM 100 Pesen Senin Besok, Ini Pesan Yana Mulyana

Jabar | Minggu, 09 Januari 2022 | 18:10 WIB

Cegah Penularan Varian Omicron,Mexico Wajibkan Penggunaan Masker di Dalam Ruangan!

Cegah Penularan Varian Omicron,Mexico Wajibkan Penggunaan Masker di Dalam Ruangan!

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 17:33 WIB

Cegah Potensi Penyebaran Omicron di Malioboro, One Gate System Diperketat

Cegah Potensi Penyebaran Omicron di Malioboro, One Gate System Diperketat

Jogja | Sabtu, 08 Januari 2022 | 23:08 WIB

Belum Temukan Kendala di Sekolah, Disdikpora Jogja Bakal Evaluasi Gelaran PTM

Belum Temukan Kendala di Sekolah, Disdikpora Jogja Bakal Evaluasi Gelaran PTM

Jogja | Jum'at, 07 Januari 2022 | 08:05 WIB

Pandemi Belum Berakhir, Kemenhub Bagikan Paket Perlengkapan Prokes di Jalur Mudik

Pandemi Belum Berakhir, Kemenhub Bagikan Paket Perlengkapan Prokes di Jalur Mudik

Otomotif | Kamis, 06 Januari 2022 | 20:41 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ngaku Bukan Triliuner, Kerry Riza Nyatakan Tak Bisa Bayar Uang Pengganti Rp13,5 Triliun

Ngaku Bukan Triliuner, Kerry Riza Nyatakan Tak Bisa Bayar Uang Pengganti Rp13,5 Triliun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:05 WIB

×