Polri Jangan Buru-buru Gonta-ganti Warna Seragam Satpam, Nanti Dikritik Malah Ganti Lagi

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 13 Januari 2022 | 10:39 WIB
Polri Jangan Buru-buru Gonta-ganti Warna Seragam Satpam, Nanti Dikritik Malah Ganti Lagi
Seragam baru Satpam. Polri Jangan Buru-buru Gonta-ganti Warna Seragam Satpam, Nanti Ada Kritik Malah Ganti Lagi. [Dok.Antara]

Suara.com - Polri kembali mengganti warna seragam satuan pengamanan atau satpam, dari sebelumnya putih lalu ke cokelat, kini menjadi krem. Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPR Fraksi Demokrat, Santoso meminta Polri tidak buru-buru. Pasalnya, penggantian warna seragam satpam dari putih ke cokelat dilakukan belum lama ini.

Santoso khawatir apabila penggantian dilakukan dalam jangka waktu dekat, hal yang sama akan terus berulang di kemudian hari.

"Jangan buru-buru ambil keputusan warna apa yang akan digunakan utnuk satpam. Nanti begitu ada kritikan diganti lagi," kata Santoso kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).

Santoso juga mengingatkan Polri agar kebijakan mengganti warna seragam satpam itu tidak sampai membebani masyarakat maupun duni usaha. Sebab dengan penggantian warna, otomatis mereka harus membeli dan menyediakan seragam baru untuk satpam. 

"Jangan bebani masyarakat dan dunia usaha dengan pembelian seragam satpam yang baru digunakan, pandemi Covid 19 ini menyebabkan masyarakat kesulitan dalam hal ekonomi," ujarnya.

Diketahui, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan kembali mengubah warna seragam Satuan Pengamanan atau Satpam. Padahal, seragam saat ini belum lama diubah dari warna dasar sebelumnya yakni putih.

Entah kenapa, baru sekarang dibilang mirip polisi dan disebut bikin bingung masyarakat. Padahal, saat seragam warna cokelat dirilis beberapa bulan lalu, banyak yang bilang, terutama para warganet, seragam Satpam dengan warna cokelat memang mirip baju dinas polisi.

"Argumentasinya, seragam sekarang terlalu mirip dengan seragam Polri sehingga menyebabkan kebingungan dan kesulitan warga masyarakat untuk membedakan Polisi dan Satpam," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

Menurut Ramadhan, saat ini Polri masih melakukan pengkajian. Seragam Satpam dengan warna cokelat muda ini rencananya akan diubah menjadi krem.

"Masih dalam proses pengkajian warna baju cokelat muda akan berubah menjadi warna krem," katanya.

"Pada HUT Satpam akan diperkenalkan warna seragam yang baru dan akan diberlakukan setelah selesai pengkajian dan diberikan waktu setahun setelah disahkan penggunaannya," imbuhnya.

Sebelumnya, pada tahun 2020 Kapolri Jenderal Idham Azis mengubah seragam Satpam menjadi warna cokelat muda. Sejak awal keputusan ini diambil telah mendapat banyak tanggapan dari masyarakat lantaran dinilai mirip dengan seragam polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Picu Perdebatan Hingga Bikin Bingung, Seragam Satpam Bakal Ganti Warna Jadi Krem

Sempat Picu Perdebatan Hingga Bikin Bingung, Seragam Satpam Bakal Ganti Warna Jadi Krem

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 10:14 WIB

Seragam Satpam Kini Berwarna Krem, Diperkenalkan Pada Hari Spesial

Seragam Satpam Kini Berwarna Krem, Diperkenalkan Pada Hari Spesial

Sumut | Kamis, 13 Januari 2022 | 10:12 WIB

Polisi Tembak Kaki Kanan dan Kaki Kiri Pencuri Toko Pertanian di Gorontalo

Polisi Tembak Kaki Kanan dan Kaki Kiri Pencuri Toko Pertanian di Gorontalo

Sulsel | Kamis, 13 Januari 2022 | 09:48 WIB

Masyarakat Bingung Bedakan Satpam dan Polisi karena Warna Seragam Mirip, Ini Reaksi Polri

Masyarakat Bingung Bedakan Satpam dan Polisi karena Warna Seragam Mirip, Ini Reaksi Polri

Lampung | Kamis, 13 Januari 2022 | 09:24 WIB

Terkini

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB