Ubedilah Badrun sebut Kantongi Dokumen Bukti Keterlibatan Gibran dan Kaesang

Dany Garjito, Fita Nofiana

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:51 WIB
Ubedilah Badrun sebut Kantongi Dokumen Bukti Keterlibatan Gibran dan Kaesang
Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun melaporkan dua anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangerap ke KPK atas dugaan KKN, Senin (10/1/2022). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Ubedilah Badrun, dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) belakangan tengah menjadi sorotan.

Pasalnya ia melaporkan kedua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas tuduhan kasus pencucian uang (TPPU).

Menurut Ubedilah, Gibran dan Kaesang terseret dalam TPPU dan KKN dengan sebuah grup bisnis bermasalah.

Perusahaan berinisial PT SM yang anak dari petingginya yakni AP diduga bekerjasama dengan Gibran dan Kaesang. Menurut Ubedilah Badrun, PT SM jadi tersangka pembakaran hutan.

"Ini ada perusaahaan bermasalah, yang perkaranya belum dituntaskan, petinggi [perusahaan] ini punya anak, kalau kita berasumsi bahwa ini kemauan dari anak petinggi PT SM bekerja sama dengan anak presiden, kalau anak presiden punya pemahamanan tentang public ethics dia paham cek siapa AP ini anak siapa," ujar Ubedilah Badrun pada Youtube Channel Realita TV.

Ubedilah Badrun (Youtube/https://www.youtube.com/)
Ubedilah Badrun (Youtube/https://www.youtube.com/)

"Oh ternyata anak ini, anak perushaan ini oh ternyata bermasalah, mustinya secara etis menolak dia tapi ini sepertinya berjalan begitu saja, dalam tanda petik menikmati dia," imbuhnya.

Pada wawancara tersebut ia menyatakan bahwa Ubedilah mengantongi bukti dokumen adanya perusahaan gabungan antara Gibran, Kaesang, dan AP.

Ubedilah menyatakan bahwa ada perushaan firma ventura yang menyuntikan modal ke perusahaan gabungan antara anak-anak presiden dan AP. Perusahaan ventura tersebut menurutnya masih terlkait dengan PT SM yang masih tersandung masalah.

"Ternyata petinggi PT SM itu jadi duta besar, itu kan ada sesuatu" komentar Ubedilah lagi.

baca juga

"Jadi menurut saya bukan sesuatu yang diangap aneh kalau kemudian kita mengabil langkah hukum," timpalnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pilu Nenek Ellen Sjair, Dari BPKB hingga Rumah Dijual oleh Cuci Tiri dengan Cara Licik

Cerita Pilu Nenek Ellen Sjair, Dari BPKB hingga Rumah Dijual oleh Cuci Tiri dengan Cara Licik

Jabar | Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:40 WIB

Orang yang Terinfeksi Covid-19 Masih Bisa Menyebarkan Virus Corona Meski Sudah Isolasi Mandiri selama 5 Hari

Orang yang Terinfeksi Covid-19 Masih Bisa Menyebarkan Virus Corona Meski Sudah Isolasi Mandiri selama 5 Hari

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 08:33 WIB

Ubedilah Badrun Pelapor Anak Presiden Jokowi Dilapor Balik ke Polisi, Dituding Berikan Laporan Palsu

Ubedilah Badrun Pelapor Anak Presiden Jokowi Dilapor Balik ke Polisi, Dituding Berikan Laporan Palsu

Sulsel | Sabtu, 15 Januari 2022 | 05:20 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×