facebook

Tak Seperti Arteria Dahlan Yang Marah, Fadli Zon Justru Bangga Dengan Bahasa Sunda: Harusnya Dihidupkan Kembali

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari
Tak Seperti Arteria Dahlan Yang Marah, Fadli Zon Justru Bangga Dengan Bahasa Sunda: Harusnya Dihidupkan Kembali
Fadli Zon (Twitter)

Meski berdarah Minang, Fadli Zon sudah sejak kecil terbiasa dengan bahasa Sunda

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin untuk memecat seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) karena menggunakan bahasa Sunda dalam rapat. Alih-alih mendukung, politisi Partai Gerindra Fadli Zon malah bangga dengan bahasa Sunda.

Fadli Zon mengaku bangga masih bisa menggunakan bahasa Sunda. Fadli sendiri berasal dari keturunan Minangkabau, Sumatera Barat.

Meski berdarah Minang, Fadli sempat mengenyam pendidikan dasar di SDN Cibeureum 3 Bogor, Jawa Barat. Bahkan, Fadli juga menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Dapil Jawa Barat V.

Karena itu, ia tidak asing dengan bahasa Sunda yang kerap digunakan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Disentil Ridwan Kamil, Arteria Dahlan Bawa-bawa Sunda Empire

"Saya bangga masih bisa bahasa Sunda," kata Fadli melalui akun Twitter pribadinya @fadlizon pada Kamis (19/1/2022).

Bukannya ikut mengkritik, Fadli malah berpendapat kalau bahasa daerah itu sudah seharusnya bisa disosialisasikan kembali. Ia tidak sepakat kalau bahasa daerah malah dilupakan dengan cara pelarangan-pelarangan seperti yang dilakukan Arteria.

"Justru seharusnya bahasa daerah disosialisasikan kembali, dihidupkan kembali, bukan ditiadakan," ujarnya.

Arteria Minta Kajagung Pecat Anak Buahnya

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mendapat kritik anggota DPR RI. Sebabnya gegara anak buah Burhanuddin, yakni Kepala Kejaksaan Tinggi berbicara dengan bahasa Sunda dalam sebuah rapat.

Baca Juga: Ucapan Arteria Dinilai Bisa Turunkan Suara PDIP di Jabar, Megawati Diminta Turun Tangan

Adapun yang mengkritik Burhanuddin ialah anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan. Kritik itu disampaikan Arteria dalam rapat kerja dengan Jaksa Agung.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar