facebook

Akui Aplikasi Pedulilindungi Tak Mulus, BSSN Ungkap Sejumlah Gangguan

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah
Akui Aplikasi Pedulilindungi Tak Mulus, BSSN Ungkap Sejumlah Gangguan
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. [Antara]

Gangguan pertama terjadi pada 5 dan 6 September 2021.

Suara.com - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian, mengungkap sejumlah kendala siber pada aplikasi PeduliLindungi. PeduliLindungi disebut sejak awal tidak mulus sehingga menimbulkan banyak kendala.

Hal itu disampaikan Hinsa dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2022).

"Kemudian beberapa kendala dalam penanganan aplikasi PeduliLindungi tapi ini kami tetap coba menyelesaikan. Jadi memang PenduliLindungi dari awalnya itu tidak mulus juga banyak kendala," kata Hinsa.

Hinsa menjelaskan, gangguan pertama terjadi pada 5 dan 6 September 2021, dimana aplikasi tersebut lambat untuk diakses oleh publik. Hal itu terjadi lantaran adanya infrastruktur yang kurang menmadai.

Baca Juga: Check In PeduliLindungi Kini Bisa Dilakukan Meski Tak Punya Paket Internet

"Penyebab infrastruktur tidak memadai kami memberikan saran melakukan pengaturan dan perangkat jaringan dan perangkat keamanan jaringan," tuturnya.

Kemudian lanjut ditemukan gangguan pada 7 September 2021.

"Terjadi lagi gangguan ya sebagian layanan pedulilindungi terganggu penyebabnya adalah infrastruktur tidak memadai," ungkapnya.

Namun gangguan tersebut bisa diatasi dengan melakukan pembatasan akses pada segmentasi IP penyerang. Gangguan ditemukan lagi pada 8 September 2021.

Aplikasi Pedulilindungi tersebut tidak dapat diakses penyebabnya adalah tingginya trafik pusat data sementara adanya kendala pada peramgkat keamanan jaringan.

Baca Juga: Tanpa Data Seluler, PeduliLindungi Dilengkapi Fitur Offline Check In

"Kemudian kami sudah membantu mereka mengupdate primware dan prin start perangkat keamanan," ujarnya.

"Kemudian tanggal 15 September 2021 gangguan lagi aplikasi pedulilindungi mengalami gangguan akses tingginya traffic pada PDNS kemudian kami melakukan pembatasan akses pada perangkat keamanan jaringan," sambungnya.

Lebih lanjut, Hinsa mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan siber terhadap aplikasi Pedulilindungi. Pasalnya kata dia, hal ini sudah menjadi kepentingan nasional.

"Jadi memang Pedulilindungi ya mudah-mudahan sampai saat ini terdapat juga (gangguan) tetap bisa kita amankan karena memang sudah menjadi masalah apa kepentingan nasional di situ dan kita tetap bekerja sampai saat ini dalam keamanannya," tandasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar