facebook

Terkait Pelaporan Gibran-Kaesang, Pengamat Beberkan Alasan PDIP Harus Turun Tangan

Aprilo Ade Wismoyo
Terkait Pelaporan Gibran-Kaesang, Pengamat Beberkan Alasan PDIP Harus Turun Tangan
Putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka saat mengikuti sekolah partai calon kepala daerah bersama PDIP secara virtual. (istimewa)

Pengamat juga menyoroti pernyataan Sekjen PDIP bahwa pelaporan yang dilakukan oleh Ubedilah bernuansa politik.

Suara.com - Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS turut angkat bicara mengenai Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang menilai pelaporan Dosen UNJ Ubedilah Badrun ke KPK sebagai bentuk aksi politik.

Mealnsir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Fernando mengatakan, sudah saatnya PDIP turun tangan terhadap pelaporan yang melibatkan kadernya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

"Memang tidak bisa dimungkiri apa yang disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengenai Ubedilah tentang pelaporan Gibran dan Kaesang sangat bernuansa politik," kata Fernando, Rabu (19/1).

Fernando mengatakan, Hasto tentu sudah mempelajari rekam jejak Ubedilah yang terlihat berpihak pada kepentingan politik.

Baca Juga: Indikator Ekonomi Terus Tunjukkan Perbaikan, Jokowi: Hati-hati, Masih Ada Varian Omicron

"PDIP sebagai tempat Gibran bernaung sangat tepat melakukan advokasi terhadap Gibran dan Kaesang mengenai laporan Ubedilah ke KPK," katanya.

Fernando menyarankan, sebaiknya PDIP membentuk tim investigasi untuk menelusuri apakah ada keterlibatan kelompok politik tertentu yang memanfaatkan Ubedilah atau tidak.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)

Pasalnya, pengamat ini menilai PDIP juga sebenarnya berkepentingan terhadap Gibran yang disiapkan untuk memimpin DKI Jakarta melalui Pilkada 2024.

"Tentunya PDIP mengharapkan persoalan yang dihadapi oleh Gibran dan Kaesang tuntas agar tidak membuat penilaian yang negatif terhadapnya," katanya.

Sebelumnya, Hasto mengapresiasi bantahan dari Gibran terhadap segala tuduhan yang kini tertuju kepadanya. Dia berharap bantahan itu bisa meredam upaya yang menggunakan hukum sebagai alat kendaraan politik dengan motif-motif tertentu.

Baca Juga: Arteria Dahlan Dicap Murtad, Keluar dari Ideologi PDI Perjuangan

Selain itu, beberapa kader PDIP juga melakukan advokasi karena menduga unsur politik di bawahnya cukup kuat.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar