Polemik Ucapan Edy Mulyadi yang Membuat Marah Sejumlah Kalangan: Pernyataannya Tak Wakili PKS

Siswanto

Senin, 24 Januari 2022 | 16:38 WIB
Polemik Ucapan Edy Mulyadi yang Membuat Marah Sejumlah Kalangan: Pernyataannya Tak Wakili PKS
Edy Mulyadi. [dok]

Suara.com - Edy Mulyadi pernah menjadi calon anggota legislatif Partai Keadilan Sejahtera pada pemilu 2009, tetapi kemudian gagal.

Edy Mulyadi seorang tokoh yang beberapa hari terakhir mencuat namanya setelah membuat pernyataan menyangkut rencana pemindahan ibu kota negara.

Dia menjadi salah seorang yang menolak rencana pemindahan itu.

Semenjak gagal jadi calon anggota legislatif, dia tidak aktif di PKS.

Itu sebabnya, ucapan Edy Mulyadi dianggap tak ada sangkut pautnya dengan PKS.  

Pandangan resmi PKS, kata Ketua Fraksi PKS DPR  Jazuli Juwaini, diwakili oleh juru bicara.

"Kalau ada orang yang memiliki ekspresi, kan pandangannya ya tentu PKS tidak ikut bertanggungjawab atas ekspresi-ekspresi itu. Kan gitu," kata di Jakarta, Senin (24/1/2022).

Pernyataan Edy Mulyadi menyangkut pemindahan ibu kota negara baru merupakan ekspresi pribadi.

Jazuli menegaskan bahwa Edy Mulyadi bukan kader partainya.

baca juga

"Ngak ada, nggak ada distatus kader nggak ada. Dia pernah menjadi caleg ya namanya caleg semua anak bangsa kan berhak," kata Jazuli.

Menurut Jazuli tidak semua tokoh yang pernah menjadi caleg lantas ucapan dan tindakannya mewakili partai.

"Tidak setiap orang yang pernah dicalegkan oleh satu partai seluruh sepak terjangnya dibebankan kepada partai kan tidak. Tidak selalu berkaitan tidak selalu berurusan gitu loh," kata Jazuli.

Edy Mulyadi menjadi polemik setelah menyebut "bisa memahami nggak, ini ada tempat elit punya sendiri yang harganya mahal punya gedung sendirian lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak."

"Pasarnya siapa, kalau pasarnya kuntilanak genderuwo ngapain bangun di sana." 

Sementara bagi politikus PKS Tifatul Sembiring, pernyataan Edy Mulyadi soal "tempat jin buang anak" tidak perlu disoal.

"Nggak ada kalimat menghina. Yang menghina yang mana? Nggak ada delik hukumnya juga. SARA juga nggak ada," kata Tifatul.

Sebelum berpendapat, Tifatul mengaku sudah meminta pendapat teman-temannya mengenai kalimat itu.

Tifatul mengatakan kalimat "tempat jin buang anak" merupakan konotasi dari lokasi yang jauh, sepi, dan seram. "Tempat sepi, jauh, serem, itu maknanya tiga itu, bukan tempat jorok," ujarnya.

"Saya kan tinggal Depok sekarang. Waktu saya pindah ke Depok, kata temen-temen juga bilang ‘lu mau pindah ke tempat jin buang anak?’. Jadi tidak ada konotasi penghinaan," kata dia.

Tapi pernyataan Edy Mulyadi yang disoal bukan cuma menyangkut "tempat jin buang anak," dia juga dianggap menghina Menteri Pertahanan dengan mengatakan "macan yang jadi mengeong." Kabarnya, Edy Mulyadi dilaporkan pendukung Prabowo ke Polda Sulawesi Utara.

Setelah membuat marah sejumlah kalangan, terutama di Kalimantan, Edy Mulyadi mengklarifikasi ucapannya serta meminta maaf kepada masyarakat.

Dia mengaku menyebut "tempat jin buang anak" sebagai ungkapan untuk menyebut lokasi yang terpencil. [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:23 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×