facebook

Antisipasi Kerumunan, Polda Metro Tertibkan Beberapa Titik Termasuk Tempat Hiburan di Koja

Dythia Novianty
Antisipasi Kerumunan, Polda Metro Tertibkan Beberapa Titik Termasuk Tempat Hiburan di Koja
Petugas kepolisian melakukan pengendalian mobilitas di beberapa titik di Jakarta, Jumat (28/1/2022). [ANTARA/HO-Twitter@TMCPoldaMetro]

Polda Metro Jaya menggandeng aparat gabungan, yakni TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP mengendalikan mobilitas masyarakat saat malam hari.

Suara.com - Polda Metro Jaya menggandeng aparat gabungan, yakni TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP mengendalikan mobilitas masyarakat saat malam hari.

Beberapa titik yang menjadi fokus ini dianggap berpotensi mengundang kerumunan saat akhir pekan untuk mencegah penularan Covid-19.

Melalui akun Twitter resminya @TMCPoldaMetro, Polda Metro Jaya menjelaskan pengawasan yang dilakukan.

Sejumlah titik yang menjadi fokus dalam pengendalian mobilitas atau crowd free night (CFN), diantaranya kawasan Bundaran Patung Kuda Monas, sekitar Jembatan Klender Jalan Bekasi Timur Raya, Jakarta Timur, dan tempat hiburan di antaranya di Koja, Jakarta Utara.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 11 Kg dari Aceh, Dimasukkan Dalam Ban

Lanngkah ini dilakukan mengingat kasus temuan positif Covid-19 di Jakarta masih tinggi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga Jumat (28/1) jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 3.089 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 19.419 (orang yang masih dirawat/isolasi).

Dari jumlah itu, sebanyak 18.341 orang dari jumlah kasus aktif atau 91, 2 persen merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes usap berbasis PCR pada hari Jumat (28/1) bertambah 4.558 orang sehingga total 895.706 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 4.134 di antaranya atau 90,7 persen juga merupakan transmisi lokal.

Baca Juga: Pulangkan 98 Pegawai Pinjol Ilegal di PIK, Polda Metro Jaya: Hanya sebagai Saksi

Dinas Kesehatan DKI juga mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta.

Dari 2.525 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.373 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.152 lainnya adalah transmisi lokal. [Antara]

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar