Jusuf Kalla Bicara Toleransi dan Keadilan, Bahas Soal Pancasila

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Rabu, 02 Februari 2022 | 14:32 WIB
Jusuf Kalla Bicara Toleransi dan Keadilan, Bahas Soal Pancasila
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla saat bersilahturahmi dengan pengurus DMI Sumatera Utara (Sumut) di Masjid Al Musaannif, Kota Medan, Senin (25/10/2021). [[Tangkapan layar/Ria Rizki]

Suara.com - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla atau JK berbicara mengenai toleransi berbangsa dan beragama.

Jusuf Kalla membahas soal toleransi berbangsa dan beragama yang menjadi sorotan akhir-akhir ini.

Menurutnya, apabila ingin hidup toleran maka harus mengedepankan sikap adil kepada masyarakat.

Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Jusuf Kalla juga menyebutkan soal keadilan dalam Pancasila.

Dia mengatakan, terdapat kata adil dan keadilan dalam Pancasila.

"Keadilan, adil, dua kali disebut dalam Pancasila. Sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab dan kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya, dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).

JK menyebut bahwa kata adil memiliki suatu makna yang besar dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

Ia juga mendorong agar para pemimpin maupun penegak hukum bersikap adil.

Menurutnya, tanpa keadilan maka akan terjadi perpecahan.

Selain itu, JK juga memberikan perhatian mengenai perbedaan pendapat yang berujung gesekan hingga konflik.

Namun, perbedaan pendapat itu justru dimaknai sebagai sikap radikal.

"Radikal itu timbul kalau, seperti yang saya katakan dari 15 konflik pemberontakan yang besar di Indonesia selama 75 setahun itu, 10 karena ketidakadilan. Mulai dari PRRI/Permesta, DI/TII, masalah Aceh. Orang Aceh pikir itu masalahnya agama, tidak, itu masalah ketidakadilan ekonomi," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Capres yang Akan Diusung, Sekjen DPP PKS Singgung Genjot Elektabilitas: Masih Ada Waktu 1 Tahun 8 Bulan

Soal Capres yang Akan Diusung, Sekjen DPP PKS Singgung Genjot Elektabilitas: Masih Ada Waktu 1 Tahun 8 Bulan

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 13:42 WIB

Soroti Pemindahan Ibu Kota Negara, Jusuf Kalla: Bukan Hal Gampang

Soroti Pemindahan Ibu Kota Negara, Jusuf Kalla: Bukan Hal Gampang

News | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:58 WIB

Minta Hentikan Perdebatan Pemindahan Ibu Kota Negara, Jusuf Kalla: Pasti Akan ada Masalah

Minta Hentikan Perdebatan Pemindahan Ibu Kota Negara, Jusuf Kalla: Pasti Akan ada Masalah

Bekaci | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:24 WIB

Saling Menjunjung Sikap Toleransi, Tiga Artis Mualaf Rayakan Imlek

Saling Menjunjung Sikap Toleransi, Tiga Artis Mualaf Rayakan Imlek

Bekaci | Rabu, 02 Februari 2022 | 09:14 WIB

Kekurangan Chip Semikonduktor Diprediksi Bertahan Sampai 2022

Kekurangan Chip Semikonduktor Diprediksi Bertahan Sampai 2022

Otomotif | Selasa, 01 Februari 2022 | 19:40 WIB

Kata Jusuf Kalla soal 198 Pesantren Dicap BNPT Terafiliasi Gerakan Terorisme

Kata Jusuf Kalla soal 198 Pesantren Dicap BNPT Terafiliasi Gerakan Terorisme

Video | Selasa, 01 Februari 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB