Array

Varian Baru HIV yang Sangat Mematikan Ditemukan di Belanda

Minggu, 06 Februari 2022 | 18:59 WIB
Varian Baru HIV yang Sangat Mematikan Ditemukan di Belanda
DW

Kemunculan paling awal dari varian VB dalam data mereka ditemukan pada seseorang yang didiagnosis pada 1992 yang memiliki varian versi awal, dan terbaru diketahui pada 2014.

Peneliti lain sejak itu menemukan individu lain dengan varian yang didiagnosis setelah 2014.

Dokter biasanya mengukur penurunan sistem kekebalan HIV dengan memantau penurunan sel T CD4, yang ditargetkan oleh virus HIV dan sangat penting untuk melindungi tubuh dari infeksi.

Pada pasien yang terinfeksi varian VB, penurunan CD4 terjadi dua kali lebih cepat dibandingkan varian lainnya, "menempatkan mereka pada risiko mengembangkan AIDS jauh lebih cepat,” kata para peneliti.

Selain dampak varian baru yang meningkat pada sistem kekebalan, tim juga menemukan varian VB lebih mudah menular.

Mereka sampai pada kesimpulan itu setelah membandingkan versi berbeda dari varian VB yang diambil dari pasien yang terinfeksi.

Fakta di mana virus pada jenis varian tersebut mampu berpindah dengan cepat ke orang lain sebelum dapat mengakumulasi banyak mutasi.

"Kritis” diagnosa dan pengobatan dini

"Karena varian VB menyebabkan penurunan kekuatan sistem kekebalan yang lebih cepat, maka penting bagi individu untuk didiagnosis lebih awal dan memulai pengobatan sesegera mungkin,” demikian dalam pernyataan pers.

Baca Juga: Alert! Peneliti Oxford Temukan Varian HIV yang Lebih Mematikan

"Ini membatasi jumlah waktu HIV dapat merusak sistem kekebalan individu dan membahayakan kesehatan mereka,” tambah Fraser.

Fraser yang juga peneliti utama proyek BEEHIVE yang diluncurkan pada 2014 untuk mengumpulkan data tentang bagaimana mutasi pada virus HIV dapat menyebabkan berbagai tingkat keparahan di antara pasien.

Perbedaan-perbedaan itu sebelumnya dianggap sebagian besar berhubungan dengan sistem kekebalan individu itu sendiri.

Para peneliti mengatakan mereka tidak dapat mengidentifikasi mutasi genetik mana dalam varian VB yang menyebabkan virulensinya, tetapi mereka berharap penelitian di masa depan dapat melakukannya. rw/ha (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI