Ingin Menangkan AHY dan Partai, Demokrat DKI Ajak Pedagang Warteg hingga Ojol Berpolitik

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 08 Februari 2022 | 08:13 WIB
Ingin Menangkan AHY dan Partai, Demokrat DKI Ajak Pedagang Warteg hingga Ojol Berpolitik
Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Mujiyono. [Dok. DPD Demokrat DKI]

Suara.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat DKI Jakarta kembali melakukan safari politik setelah pemilihan ketua baru. Kali ini, partai berlambang mercy itu mendatangi Paguyuban Pedagang Warteg dan Kaki Lima se-Jakarta dan sekitarnya (Pandawakarta) hingga komunitas Ojek Online (Ojol).

Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi mereka yang ikut terdampak pandemi Covid-19. Apalagi belakangan ini angka penularan Covid-19 kembali meroket.

"Karena kasus Covid-19 tinggi kembali, beberapa pertemuan dengan komunitas warga ini melalui zoom meeting. Ada juga yang bertemu langsung untuk memperjuangkan aspirasinya," ujar Mujiyono dalam keterangan tertulis, Selasa (8/2/2022).

Menurutnya, komunitas dan paguyuban ini merupakan perwakilan dari beragam kalangan. Mereka disebutnya bahkan ingin memperjuangkan aspirasinya lewat partai demokrat dan terjun ke politik.

"Komunitas Ojol ini datang dari beragam latar belakang. Ada yang aktif dalam hal keagamaan, sosial dan lainnya. Bahkan, salah satu dari mereka siap membentuk organisasi sayap Partai Demokrat untuk menampung kader dan simpatisan dalam kegiatan keagamaan," jelasnya.

Selain itu, Pandawakarta ini disebutnya menjalankan usaha mikro yang sejalan dengan program partai, yakni memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Tempat usaha mereka ada wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kebanyakan mereka berasal dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes, serta Kabupaten Pemalang. Aspirasi yang mereka sampaikan siap kita perjuangkan agar kehidupan mereka nantinya lebih sejahtera," tegasnya.

Disebutkan bahwa saat ini anggota Pandawakarta mencapai 72.000 pedagang, yang terdiri dari warteg 31.000, pedagang bubur ayam 11.000, penjual nasi goreng 12.000, pedagang ketoprak 8.000 dan 10.000 pedagang lainnya.

"Saat ini, Pandawakarta adalah organisasi induk dengan subordinasi di bawahnya ada Koperasi Warteg (Kowarteg) dan Koperasi Pedagang Kaki Lima (Koprima). Sedangkan anggota resmi yang terdaftar di Pandawakarta adalah 2930, yang terdiri untuk kategori warteg dan 2100 dan 820 untuk pedagang kaki lima," imbuh Ketua Pengurus Pandawakarta, Puji Hartoyo dalam keterangan tertulis tersebut.

Catatan Redaksi:
Sebagian isi artikel ini telah dikoreksi, sesuai klarifikasi resmi pihak pedagang yang menyatakan tidak pernah menyampaikan pernyataan dukungan politis sebagaimana yang sempat tercantum di keterangan tertulis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digadang Duet dengan AHY, Anies Baswedan Berpeluang Besar Menangi Pilpres 2024

Digadang Duet dengan AHY, Anies Baswedan Berpeluang Besar Menangi Pilpres 2024

Bekaci | Selasa, 08 Februari 2022 | 07:19 WIB

Varian Omicron Menyebar, Politisi Partai Demokrat Minta Pemerintah Batasi PTM dan Pariwisata

Varian Omicron Menyebar, Politisi Partai Demokrat Minta Pemerintah Batasi PTM dan Pariwisata

Jawa Tengah | Senin, 07 Februari 2022 | 11:42 WIB

Sebut Capres-Cawapres Harusnya Kader Parpol, Wasekjen Demokrat: Masak Mau Main Politik Tapi Alergi

Sebut Capres-Cawapres Harusnya Kader Parpol, Wasekjen Demokrat: Masak Mau Main Politik Tapi Alergi

News | Senin, 07 Februari 2022 | 09:15 WIB

Polemik IKN, Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat Yan Harahap Diduga Sebut Moeldoko 'Tukang Begal'

Polemik IKN, Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat Yan Harahap Diduga Sebut Moeldoko 'Tukang Begal'

Kaltim | Minggu, 06 Februari 2022 | 18:51 WIB

Kantor DPP Demokrat NTT Didemo, Foto AHY Dibakar Pengunjuk Rasa

Kantor DPP Demokrat NTT Didemo, Foto AHY Dibakar Pengunjuk Rasa

Sulsel | Minggu, 06 Februari 2022 | 12:21 WIB

Foto Agus Harimurti Yudhoyono Dibakar Massa, Demokrat Ambil Tindakan Tegas

Foto Agus Harimurti Yudhoyono Dibakar Massa, Demokrat Ambil Tindakan Tegas

Riau | Minggu, 06 Februari 2022 | 10:51 WIB

Soroti Minyak Goreng, Politisi Demokrat Ini Minta Masyarakat Periksa Rumah Menteri Perdagangan

Soroti Minyak Goreng, Politisi Demokrat Ini Minta Masyarakat Periksa Rumah Menteri Perdagangan

Surakarta | Minggu, 06 Februari 2022 | 10:19 WIB

Terkini

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB