Fakta Bukit Samboja,Tempat Ritual di Pantai Payangan Jember yang Menelan Korban Jiwa hingga 11 Orang

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 14 Februari 2022 | 10:54 WIB
Fakta Bukit Samboja,Tempat Ritual di Pantai Payangan Jember yang Menelan Korban Jiwa hingga 11 Orang
Tim SAR melakukan pencarian korban, fakta Bukit Samboja (ANTARA/VJ Hamka Agung Balya)

Suara.com - Bukit Samboja mendadak dikenal banyak orang, lantaran terkuaknya acara meditasi di pantai Payangan di sisi selatan Bukit Samboja, Dusun Watu Ulo, Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur. Dalam insiden tersebut sebanyak 11 orang meninggal dunia. Simak berikut kumpulan fakta Bukit Samboja yang menelan banyak koban jiwa.

Sebagai tambahan informasi, Bukit Samboja adalah salah satu tempat wisata yang berlokasi di kota Jember, Jawa Timur. Bukit ini termasuk salah satu bukit yang terdapat di area pantai Payangan, tepatnya di bagian selatan kota Jember dan bersebelahan dengan pantai Watu Ulo. Yuk, simak fakta Bukit Samboja yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini:

Ritual di Bukit Samboja yang Memakan Korban

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (13/2/2022) di Bukit Samboja itu menelan 11 korban jiwa. Korban diketahui terseret ombak saat menggelar ritual khusus di kawasan pantai sekitar pukul 00.25 WIB. Ada 23 orang yang mengikuti ritual tersebut, yang merupakan rombongan padepokan Jamaah Tunggal Jati Nusantara.

Terbaru, motif para korban mengikuti ritual tersebut akhirnya terungkap. Kapolres Jember, AKBP Hery Purnomo mengatakan, bahwa  ritual tersebut dijalankan dengan berbagai tujuan. Di antaranya adalah untuk menyelesaikan masalah keluarga, melancarkan usaha hingga untuk mendapatkan pekerjaan.

Para peserta ritual awalnya menjalankan ritual di pinggir pantai dengan membaca doa-doa. Setelah itu, para korban mulai beranjak ke laut, diawali dengan tabur bunga, lalu membentuk dua barisan dan saling bergandengan tangan. Pada saat melakukan ritual tersebut, ombak besar tiba-tiba menghantam mereka.

Kesaksian Juru Kunci

Kapolsek Ambulu, AKP Maruf mengatakan, bahwa dari keterangan saksi yang telah diperiksa lebih dulu, ada 20 orang anggota yang turun di tepi pantai. Ke-20 orang tersebut berdiri dengan siku saling digandengkan, sedangkan yang empat menunggu di atas. Keempat orang itu adalah seorang sopir yang memang tidak ikut ritual, dan tiga orang petinggi kelompok yang berada di kawasan pasir yang lebih atas. 

Pada saat itu, Juru Kunci Makam Bukit Samboja yaitu Saladin sudah mengingatkan supaya rombongan tidak turun ke dekat laut karena ombak sedang tinggi. Selain menjaga makam Bukit Samboja, selama ini Saladin juga mendapatkan kepercayaan untuk menjaga Pantai Payangan. Tak heran, jika setiap ada orang yang melakukan ritual atau meditasi selalu meminta izin kepadanya.

Saladin sempat tidur, dan kemudian mendengar suara kegaduhan dari arah pantai. Saladin bergegas lari ke pantai sambil membawa pelampung, dan langsung terjun ke laut membantu menyelamatkan para korban yang terseret arus.

Ada Korban Polisi

Aksi cepat Saladin menyelamatkan para korban berhasil membawa lima orang ke daratan. Dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya masih hidup.  Jumlah total korban meninggal dunia yang terseret ombak Pantai Payangan saat melakukan ritual adalah sebanyak 11 orang. Satu di antaranya adalah anggota polisi asal Kabupaten Bondowoso.

Anggota polisi bernama Bripda Febriyan Duwi itu ikut dalam ritual tersebut. Kepergian Febriyan Duwi meninggalkan istri yang baru dinikahinya setahun yang lalu dan keluarga besarnya.

Itulah ulasan mengenai fakta Bukit Samboja yang mnelan korban jiwa.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Ritual Maut Kelompok Tunggal Jati Nusantara Di Pantai Payangan Tewaskan 11 Orang

Geger Ritual Maut Kelompok Tunggal Jati Nusantara Di Pantai Payangan Tewaskan 11 Orang

News | Senin, 14 Februari 2022 | 05:28 WIB

Polisi Usut Ritual di Pantai Payangan Jember yang Menewaskan 11 Orang

Polisi Usut Ritual di Pantai Payangan Jember yang Menewaskan 11 Orang

Malang | Minggu, 13 Februari 2022 | 23:15 WIB

Pasutri Jember Tewas Akibat Insiden Ritual Pantai Payangan, Lima Anak Jadi Yatim Piatu

Pasutri Jember Tewas Akibat Insiden Ritual Pantai Payangan, Lima Anak Jadi Yatim Piatu

Malang | Minggu, 13 Februari 2022 | 22:39 WIB

Belasan Orang Tewas Saat Ritual di Pantai Payangan Jember, Korban Tersapu Gelombang Tinggi

Belasan Orang Tewas Saat Ritual di Pantai Payangan Jember, Korban Tersapu Gelombang Tinggi

Sulsel | Senin, 14 Februari 2022 | 05:35 WIB

Petaka Ritual di Pantai Selatan Jember, Satu Korban Tewas Ternyata Anggota Polri

Petaka Ritual di Pantai Selatan Jember, Satu Korban Tewas Ternyata Anggota Polri

Malang | Minggu, 13 Februari 2022 | 17:44 WIB

Ritual di Pantai Payangan Berujung Petaka, Bupati Jember Sebut Peserta Mengindahkan Larangan

Ritual di Pantai Payangan Berujung Petaka, Bupati Jember Sebut Peserta Mengindahkan Larangan

Jatim | Minggu, 13 Februari 2022 | 17:11 WIB

Terkini

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB