Evaluasi Pilpres 2019, Perludem Singgung 894 Petugas Pemilu Meninggal Akibat Kelelahan

Erick Tanjung, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 15 Februari 2022 | 01:30 WIB
Evaluasi Pilpres 2019, Perludem Singgung 894 Petugas Pemilu Meninggal Akibat Kelelahan
Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini mengatakan permasalahan teknis penyelenggaraan Pemilu 2019 harus menjadi refleksi dan evaluasi dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

"Beberapa problematika teknis dalam penyelenggaraan pemilu 2019 harus menjadi refleksi dan evaluasi mendalam kita, terutama terkait dengan profesionalisme dan ketertiban dalam penyelenggaraan tahapan," kata Titi diskusi pemilu yang disiarkan Youtube Radio Elshinta, Senin (14/2/2022).

Ia mengharapkan dengan melakukan evaluasi, diharapkan Pemilu 2024 berjalan lancar tanpa ada kendala. Titi juga menyoroti manajemen logistik, kesiapan petugas penyelenggara Pemilu dan lainnya.

Selanjutnya Titi menyoroti beban kerja petugas penyelenggara Pemilu. Ia mengingatkan, jangan sampai Pemilu 2024 tercederai dengan adanya korban jiwa akibat kelelahan dalam bertugas sebagai petugas penyelenggara Pemilu.

"Kita tentu tidak menginginkan diplomasi demokrasi kita tercerai karena adanya korban jiwa akibat ekses kelelahan dalam menyelenggarakan agenda elektoral," ucap Titi.

"Pemilu itu kan harusnya damai dan adil. Damai itu bukan hanya tidak terjadi peperangan dan sebagainya, tetapi juga memberikan kedamaian dan keadilan bagi seluruh aktor yang terlibat," sambungnya.

Titi juga menyoroti adanya korban jiwa saat penyelenggaraan Pemilu pada Pilpres 2019 lalu. Sebanyak 894 petugas Pemilu yang meninggal dunia dan sekitar 5.000 lebih sakit akibat kelelahan.

"Jangan sampai kejadian Pemilu 2019 yang memakan korban petugas terulang," papar Titi.

Karena itu, Titi mengharapkan bagaimana penyelenggara Pemilu menjadikan Pemilu 2024 sebagai Pemilu yang mudah. Pasalnya, masalah mendasar dalam Pemilu yaitu tingginya surat suara tidak sah atau invalid vote.

baca juga

"Pemilih sudah datang ke TPS memberikan suara tapi ada 11,12 persen atau setara 17,5 juta yang suaranya tidak sah. Artinya pemilu kita ini sebagai instrumen daulat rakyat, tapi terdistorsi oleh rakyat atau pemilih yang masih kesulitan di dalam memberikan suara," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Launching Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak, Ketua KPU: Ini Sosialisasi agar Masyarakat Aware dan Berpartisipasi

Launching Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak, Ketua KPU: Ini Sosialisasi agar Masyarakat Aware dan Berpartisipasi

News | Senin, 14 Februari 2022 | 22:01 WIB

Menhan Prabowo Subianto Dianggap Paling Pantas Jadi Suksesor Jokowi pada Pilpres 2024

Menhan Prabowo Subianto Dianggap Paling Pantas Jadi Suksesor Jokowi pada Pilpres 2024

Bogor | Senin, 14 Februari 2022 | 20:00 WIB

Siapkan Inovasi Digitalisasi dan sistem Teknologi informasi untuk Pemilu 2024, KPU singgung Persoalan Sipol

Siapkan Inovasi Digitalisasi dan sistem Teknologi informasi untuk Pemilu 2024, KPU singgung Persoalan Sipol

News | Senin, 14 Februari 2022 | 18:12 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×