Demokrat Masuk Tiga Besar, AHY Dinilai Sudah Pantas Disahkan Jadi Capres 2024

Nur Afitria Cika Handayani | Suara.com

Kamis, 24 Februari 2022 | 08:51 WIB
Demokrat Masuk Tiga Besar, AHY Dinilai Sudah Pantas Disahkan Jadi Capres 2024
Ketum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [tangkapan layar Instagram]

Suara.com - Wakil Sekjen Partai Demokrat Irwan menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhyono alias AHY pantas untuk diformalkan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, AHY dinilai berhasil menjadi wajah Demokrat di publik.

Oleh karena itu, ia menilai AHY sudah waktunya untuk diformalkan menjadi capres 2024.

"Bahkan, ke depan dengan hasil survei-survei tersebut itu maka saya pikir sudah waktunya level AHY harus diformalkan sebagai capres 2024 dari Demokrat," kata Irwan, dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Kamis (24/2/2022).

Tak hanya itu, Irwan mengaku bersyukur lantaran Partai Demokrat masuk tiga besar dalam sejumlah survei.

Menurutnya, hal ini merupakan hasil AHY dan seluruh kader Partai Demokrat.

Lebih lanjut, hasil survei tersebut merupakan insentif politik yang diraih Demokrat.

Diketahui, Demokrat memiliki keberpihakan pada isu-isu dan curahan hati rakyat.

"Jadi dengan konsisten berkoalisi dengan rakyat maka Demorat akan selalu di hati rakyat," ungkapnya.

Irwan menjelaskan, Demokrat yang dikualifikasi oleh lembaga survei sebagai partai menengah atas lantaran elektabilitas di atas 10 persen, harus disyukuri dan menjadi perhatian partai.

Selain itu, Irwan yakin bahwa Partai Demokrat bisa masuk 3 besar di 2024.

"Bahkan bisa merangsek ke papan atas mengingat popularitas dan elektabilitas AHY terus bertumbuh dan partai mendapatkan limpahannya," jelasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Setuju Usulan Cak Imin Soal Pemilu 2024 Ditunda, Nasdem: Ingat Jokowi Tak Ingin Perpanjang Masa Jabatan!

Tak Setuju Usulan Cak Imin Soal Pemilu 2024 Ditunda, Nasdem: Ingat Jokowi Tak Ingin Perpanjang Masa Jabatan!

News | Rabu, 23 Februari 2022 | 20:36 WIB

Kembali Didukung Para Ulama dan Habib, Sandiaga Uno: Saya Sangat Bersyukur

Kembali Didukung Para Ulama dan Habib, Sandiaga Uno: Saya Sangat Bersyukur

Sumsel | Rabu, 23 Februari 2022 | 21:52 WIB

Beri Kritik Tajam ke Pemerintah, Ibas: Tolong Jawab Keresahannya! Berikan Solusi

Beri Kritik Tajam ke Pemerintah, Ibas: Tolong Jawab Keresahannya! Berikan Solusi

News | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:04 WIB

Pengamat Duga Din Syamsuddin Ogah Partainya Jadi Kendaraan Politik Gatot Nurmantyo

Pengamat Duga Din Syamsuddin Ogah Partainya Jadi Kendaraan Politik Gatot Nurmantyo

Bogor | Rabu, 23 Februari 2022 | 17:08 WIB

Survei Litbang Kompas Soal Calon Presiden: Ahok di Atas Ridwan Kamil, Gatot Nurmantyo dan Puan Maharani

Survei Litbang Kompas Soal Calon Presiden: Ahok di Atas Ridwan Kamil, Gatot Nurmantyo dan Puan Maharani

Bekaci | Rabu, 23 Februari 2022 | 17:30 WIB

Bukan Prabowo, 3 Nama Cawapres Ini Berpotensi Antar Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

Bukan Prabowo, 3 Nama Cawapres Ini Berpotensi Antar Anies Baswedan Jadi Presiden 2024

Sumbar | Rabu, 23 Februari 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:53 WIB

Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik

Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:44 WIB

Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus

Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:40 WIB

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

Intip Taktik Donald Trump Nekat Blokade Pelabuhan Iran

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:34 WIB

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:20 WIB