Satgas Ungkap Positivity Rate Covid-19 Indonesia 17,61 Persen, Jauh dari Standar Aman WHO

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 24 Februari 2022 | 20:24 WIB
Satgas Ungkap Positivity Rate Covid-19 Indonesia 17,61 Persen, Jauh dari Standar Aman WHO
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. [Foto : Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan laju penularan atau positivity rate Covid-19 di Indonesia saat ini sudah mencapai 17,61 persen.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jika hal tersebut merupakan peningkatan signifikan dibandingkan pada akhir Januari lalu positivity rate masih berada di angka 1 persen.

"Positivity rate mingguan per 20 Februari 2022 adalah 17,61 persen, meningkat cukup tajam dari positivity rate mingguan pada akhir Januari lalu yang hanya berada pada kisaran 1 persen," kata Wiku dalam jumpa pers, Kamis (24/2/2022).

Sementara, standar aman angka positivity rate yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO adalah kurang dari lima persen.

"Kita pernah berhasil mempertahankan positivity rate di bawah standar WHO, yaitu kurang dari 5 persen selama 135 hari berturut-turut sejak 17 September 2021," ucapnya.

Bahkan, lanjut Wiku, Indonesia pernah mencapai positivity rate Covid-19 terendah 0,09 persen pada 12 Desember 2021.

Wiku menyebut, positivity rate saat ini masih di bawah angka positivity rate mingguan pada masa gelombang delta pertengahan tahun lalu yang mencapai 30,24 persen.

"Meskipun saat ini positivity rate mingguan sudah mengalami peningkatan, kenaikan yang terjadi masih lebih rendah dibanding pada masa gelombang Delta," ucapnya.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 57.426 orang pada Kamis (24/2/2022), sehingga total kasus positif Covid-19 mencapai 5.408.328 orang.

Hari ini juga ada tambahan 317 orang yang meninggal sehingga total menjadi 147.342 jiwa meninggal dunia, ini merupakan rekor tertinggi sejak gelombang kedua pandemi.

Kemudian, ada tambahan 42.518 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.674.873 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 14.591 menjadi 586.113 orang, dengan jumlah suspek mencapai 35.701 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Omicron, Positivity Rate Indonesia Menjulang Hingga 18,59 Persen dan Jauh dari Standar WHO

Gegara Omicron, Positivity Rate Indonesia Menjulang Hingga 18,59 Persen dan Jauh dari Standar WHO

Health | Sabtu, 19 Februari 2022 | 08:55 WIB

Angka Covid-19 Naik, Kemenkes Sebut Positivity Rate Kelompok Nakes Hanya 10 Persen

Angka Covid-19 Naik, Kemenkes Sebut Positivity Rate Kelompok Nakes Hanya 10 Persen

Health | Jum'at, 11 Februari 2022 | 21:05 WIB

Gelombang Ketiga Covid-19 Indonesia: Kasus Positif Tambah 46.843 Orang, Meninggal 65 Jiwa, Positivity Rate 44 Persen

Gelombang Ketiga Covid-19 Indonesia: Kasus Positif Tambah 46.843 Orang, Meninggal 65 Jiwa, Positivity Rate 44 Persen

News | Rabu, 09 Februari 2022 | 18:07 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB