Profil Vladimir Putin, Presiden Rusia Pernah Jadi Intelijen KGB yang Kini Pilih Menyerang Ukraina

Rifan Aditya

Sabtu, 26 Februari 2022 | 21:44 WIB
Profil Vladimir Putin, Presiden Rusia Pernah Jadi Intelijen KGB yang Kini Pilih Menyerang Ukraina
Profil Vladimir Putin, Presiden Rusia Pernah Jadi Intelijen KGB yang Kini Pilih Menyerang Ukraina - Presiden Vladimir Putin sedang berlibur di Siberia, Rusia. (AFP/Alexey Nikosky)

Suara.com - Semenjak invasinya pada Rusia, profil Vladimir Putin Presiden Rusia kerap diperbincangkan. Banyak yang penasaran, seperti apa latar belakang orang nomor satu di Rusia ini.

Tahukah kalian bahwa dulunya Putin adalah seorang intelejen? Penasaran bagaimana perjalanan hidupnya? Simak berikut profil Vladimir Putin yang dirangkum dari laman Jagran Josh.

Profil Vladimir Putin

Vladimir Putin lahir pada 7 Oktober 1952 di Leningrad, Uni Soviet yang sekarang dikenal sebagai St. Petersburg, Rusia. Sebelum jadi penguasa, Vladimir Putin adalah mantan perwira intelijen Rusia (KGB) selama 15 tahun.

Saat ini, ia adalah Presiden Rusia dan merupakan presiden Eropa terlama kedua setelah Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko. 

Dia juga Perdana Menteri Rusia sejak 1999 hingga 2000 dan kembali menduduki posisi itu dari 2008 hingga 2012. Selanjutnya, ia menjadi Presiden Rusia sejak tahun 2000 sampai 2008. Ia menduduki kembali jabatan itu sejak 2012 hingga saat ini.

Kakeknya Punya Hubungan dengan Lenin dan Stalin

Profil Vladimir Putin dikenal sebagai presiden yang berkuasa namun tak banyak yang tahu jika kakeknya yang bernama bernama Spiridon Putin adalah juru masak pribadi Vladimir Lenin dan Joseph Stalin. 

Putin pernah mengenang, "Saya berasal dari keluarga biasa dan beginilah cara saya hidup untuk waktu yang lama, hampir sepanjang hidup. Saya hidup sebagai orang biasa, orang normal dan saya selalu menjaga hubungan itu."

baca juga

"Kami hidup sederhana – sup kubis, irisan daging, panekuk, tapi pada hari Minggu dan hari libur, ibu saya akan membuat roti isi yang sangat lezat [pirozhki] dengan kubis, daging, dan nasi dan kue tar [vatrushki]."

Ibunya bernama Maria Ivanovna Putina dan bekerja di pabrik sedangkan ayahnya, Vladimir Spiridonovich Putin adalah seorang wajib militer di Angkatan Laut Soviet. Dia bertugas di armada kapal selam pada awal 1930-an. 

Ayahnya juga bertugas di batalion penghancuran NKVD di awal Perang Dunia II. Kemudian, ia dipindahkan ke tentara reguler dan pada tahun 1942, terluka parah.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggendong seekor kucing saat melakukan kunjungan ke sebuah daerah pada tahun 2015. [AFP]
Presiden Rusia Vladimir Putin menggendong seekor kucing saat melakukan kunjungan ke sebuah daerah pada tahun 2015. [AFP]

Riwayat Pendidikan Vladimir Putin 

Setelah perang, keluarga Putin pindah ke sebuah kamar di apartemen komunal di rumah tinggal khas ST Petersburg di Baskov Lane. Ia bersekolah di Sekolah Dasar No. 193 di Leningrad pada tahun 1960-68. 

Setelah kelas delapan, Putin melanjutkan di SMA No. 281 yang fokus mempelajari kimia di bawah naungan institut teknologi dan Putin menyelesaikan studinya di sana pada tahun 1970.

Pada tahun 1975, Putin menyelesaikan studinya dengan tesis tentang "Prinsip Perdagangan Bangsa yang Paling Disukai dalam Hukum Internasional".

Perjalanan Karier Vladimir Putin 

Vladimir Putin kemudian menikahi Lyudmila Shkrebneva dan memiliki dua putri, Mariya dan Katerina. Ia menjabat perwira intelijen asing untuk KGB selama 15 tahun, termasuk enam tahun di Dresden, Jerman Timur. 

Putin pensiun dari dinas aktif KGB tahun 1990 dengan pangkat letnan kolonel dan kembali ke Rusia untuk menjadi pelindung Universitas Negeri Leningrad dan bertanggung jawab atas hubungan eksternal lembaga tersebut. 

Dia kemudian menjadi penasihat Sobchak, walikota St. Petersburg yang terpilih secara demokratis pertama. Dia mendapatkan kepercayaan dari Sobchak dan dikenal karena kemampuannya untuk menyelesaikan sesuatu. 

Dia naik ke jabatan wakil walikota pertama pada tahun 1994 lalu pindah ke Moskow tahun 1996 dan bergabung dengan staf kepresidenan sebagai wakil Pavel Borodin, kepala administrator Kremlin.

Dia tumbuh dekat dengan sesama Leningrader Anatoly Chubais dan pindah ke posisi administratif. 

Pres. Boris Yeltsin mengangkat Putin sebagai direktur Layanan Keamanan Federal pada Juli 1998. Ia lalu jadi sekretaris Dewan Keamanan yang berpengaruh. Pada tahun 1999, Yeltsin menunjuk Putin sebagai Perdana Menteri.

Sebenarnya, Putin tak terlalu dikenal publik. Peringkat persetujuannya melonjak ketika dia meluncurkan operasi militer yang terorganisir dengan baik melawan pemberontak yang memisahkan diri di Chechnya. 

Demikian profil Valdimir Putin, Presiden Rusia yang sedang ramai dibicarakan karena menyerang Ukraina.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Rusia, Negara yang Kerap Disebut Penyulut Perang Dunia III Punya Senjata Pemusnah Massal Terbesar

Profil Rusia, Negara yang Kerap Disebut Penyulut Perang Dunia III Punya Senjata Pemusnah Massal Terbesar

News | Sabtu, 26 Februari 2022 | 20:55 WIB

Profil Ukraina: Negara yang Sedang Diinvasi Rusia Ternyata Jadi Pusat Cadangan Pangan Dunia

Profil Ukraina: Negara yang Sedang Diinvasi Rusia Ternyata Jadi Pusat Cadangan Pangan Dunia

News | Sabtu, 26 Februari 2022 | 20:39 WIB

Profil Vladimir Putin Presiden Rusia

Profil Vladimir Putin Presiden Rusia

News | Sabtu, 07 November 2020 | 18:51 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×