Harga LPG 12 Kg Terus Naik, Pertamina Minta 'Orang Kaya' Tidak Beralih ke Gas Melon

Erick Tanjung | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2022 | 18:36 WIB
Harga LPG 12 Kg Terus Naik, Pertamina Minta 'Orang Kaya' Tidak Beralih ke Gas Melon
Pedagang menata tabung gas LPG 3 kilogram di agen LPG kawasan Kemang Timur, Jakarta Selatan. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - PT Pertamina Persero meminta konsumen yang mampu LPG 12 kg untuk tidak beralih mengkonsumsi LPG 3 Kg, imbas dari makin naiknya harga LPG 12 Kg. Saat ini, LPG 12 kg kini dibanderol sekitar Rp200 ribu.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, konsumen LPG 12 kg atau non subsidi sebenarnya untuk segmentasi kelas menengah ke atas. Sedangkan, LPG 3 kg hanya diberikan untuk golongan masyarakat miskin.

"Kami menghimbau agar pengguna LPG Nonsubsidi tidak beralih ke LPG subsidi," ujar Irto saat dihubungi Suara.com, Jumat (4/3/2022).

Dalam hal ini, lanjut dia, Pertamina bakal memastikan ketersediaan stok LPG 12 kg maupun 3 kg dengan cara melakukan pengecekan dan pemantauan dalam penyaluran LPG tersebut.

"Selain itu, kami juga terus akan melakukan edukasi untuk memastikan penyaluran LPG yang tepat sasaran, ini akan dilakukan bersama-sama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat," ucap dia.

Harga gas non subsidi berukuran 12 kilogram kembali mengalami kenaikan. Kini harga gas 12 kg menjadi Rp200 ribu.

Salah seorang penjual gas, Dadiyono mengatakan, kenaikan harga gas 12 kg sudah tiga kali terjadi.

Mulanya ia menjual gas seharga Rp150 ribu untuk ukuran 12 kg. Kemudian ada kenaikan, sehingga harga menjadi Rp170 ribu pada bulan Januari.

"Nah ini dengar-dengar ada kenaikan lagi. Katanya (agen) menjual harga Rp200 ribu, wah ini namanya ngerepotin konsumen," tutur Dadi saat ditemui di Kemanggisan, Jakarta Barat, Selasa (1/3).

Saat ini, Dadi merasa tidak ada dampak baginya, karena ia tidak menyetok gas berukuran 12 kg. Ia memesan gas tersebut jika ada permintaan dari masyarakat.

"Kami gak stok. Kalau kami stok permintaannya gak ada, kami rugi karena barang numpuk. Jadi begitu ada yang pesen, baru saya pesan biar dikirim," jelasnya.

Saat ini, banyak masyarakat yang lari memilih gas bersubsidi yang berukuran 3 kg. Namun, Dadi tidak menjual gas bersubsidi ke orang yang dianggap mampu.

"Kenaikan harga gas non subsidi ini, orang bakal beralih ke gas ke yang subsidi, yang 3 kg. Tapi saya gak jual kalau yang beli orang kaya, kan ini buat rakyat miskin (gas 3 kg)," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Elpiji Nonsubsidi 12 Kilogram Tembus Rp199.000, Agen: Pengaruhi Jumlah Penjualan

Harga Elpiji Nonsubsidi 12 Kilogram Tembus Rp199.000, Agen: Pengaruhi Jumlah Penjualan

Sumsel | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:13 WIB

Bersiap Ibu-ibu! Harga Elpiji Nonsubsidi Mulai Hari Ini Naik

Bersiap Ibu-ibu! Harga Elpiji Nonsubsidi Mulai Hari Ini Naik

Lampung | Minggu, 27 Februari 2022 | 13:49 WIB

3 Kebiasaan yang Bikin Susah Kaya, Apakah Kamu Sering Melakukannya?

3 Kebiasaan yang Bikin Susah Kaya, Apakah Kamu Sering Melakukannya?

Your Say | Senin, 21 Februari 2022 | 18:31 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB