Tega Banget! Pengasuh Aniaya Bayi Cuma Karena Rewel Saat Dipakaikan Baju, Videonya Viral

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2022 | 12:44 WIB
Tega Banget! Pengasuh Aniaya Bayi Cuma Karena Rewel Saat Dipakaikan Baju, Videonya Viral
Pengasuh terekam tega pukuli bayi karena rewel saat dipakaikan baju. (Twitter/@cocoandbrownie)

Suara.com - Sudah semestinya seorang pengasuh berperilaku sabar dan lembut kepada anak yang diasuhnya. Namun apa yang terekam di video viral berikut ini benar-benar membuat publik naik darah.

Bagaimana tidak? Dalam video tersebut terlihat seorang pengasuh yang tega menganiaya seorang bayi kecil hanya karena ia rewel saat dipakaikan baju.

Video ini semula diunggah oleh akun Twitter @cocoandbrownie. Dalam keterangannya, ia menyebut video tersebut direkam oleh anak angkat sang pengasuh yang juga menjadi korban penganiayaan.

Dalam video tersebut terlihat seorang wanita paruh baya yang sedang memakaikan pakaian kepada bayi. Mirisnya bayi itu tampak ditidurkan di atas lantai yang keras, meski ada handuk yang mengalasinya.

Lantaran caranya memakaikan baju yang kelewat kasar, bayi itu pun menangis kencang. Namun bukannya ditenangkan, pengasuh itu terlihat semakin kasar dalam memperlakukan si bayi malang.

Mulai dari membanting tangan dan tubuh sang bayi, hingga beberapa kali ia menampar wajah mungil tersebut. Tentu saja mendapat perlakuan seperti itu membuat sang bayi menangis lebih kencang, yang malah membuat pengasuhnya semakin murka.

Pengasuh terekam tega pukuli bayi karena rewel saat dipakaikan baju. (Twitter/@cocoandbrownie)
Pengasuh terekam tega pukuli bayi karena rewel saat dipakaikan baju. (Twitter/@cocoandbrownie)

Mirisnya yang menjadi korban penganiayaan bukan hanya bayi kecil. Wanita temperamental itu juga tega memukul seorang anak kecil dengan sendok kayu lantaran anak itu menangis saat disuapi.

"Diam, diam... sini, sini... sini mendekat. Buka mulut," perintah wanita paruh baya itu, sepertinya memaksa anak yang diasuhnya agar berkenan menerima suapan makanan yang dibawanya.

"Orang yang merekam ini adalah anak angkat si pengasuh," imbuh pengunggah konten, dikutip Suara.com pada Rabu (16/3/2022). "Umurnya 11 tahun, dia juga korban penganiayaan."

Pengasuh terekam tega pukul kepala anak yang rewel saat disuapi makanan. (Twitter/@cocoandbrownie)
Pengasuh terekam tega pukul kepala anak yang rewel saat disuapi makanan. (Twitter/@cocoandbrownie)

Peristiwa memilukan ini terjadi di Malaysia, lebih tepatnya di salah satu apartemen di Pulau Pinang. Melansir mStar, pengunggah video mengklaim bahwa anak-anak korban penganiayaan tersebut telah kembali mendapat pengawasan penuh dari orang tua mereka.

Namun karena kasarnya perlakuan sang pengasuh, kini anak-anak malang tersebut merasa takut untuk bertemu dengan orang lain.

"Mereka masih trauma, takut untuk bertemu dengan orang. Ada lebam (di tubuh korban)," terang pengunggah konten.

"Tidak tahu berapa banyak korban penganiayaannya. (Tapi) ibu dan ayah korban sudah melaporkan ke polisi," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Akui Habis, Swalayan Ternyata Timbun Minyak Goreng dan Baru Keluarkan Stok Usai Disidak Polisi

Sempat Akui Habis, Swalayan Ternyata Timbun Minyak Goreng dan Baru Keluarkan Stok Usai Disidak Polisi

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 10:30 WIB

Airasia Akan Kembalikan Rute Internasional Kuala Lumpur-Bali PP

Airasia Akan Kembalikan Rute Internasional Kuala Lumpur-Bali PP

Bali | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:00 WIB

Driver Ojol Sudah Selesai Beli Makanan, Pelanggan Tiba-tiba Malah Minta Batal Seenaknya

Driver Ojol Sudah Selesai Beli Makanan, Pelanggan Tiba-tiba Malah Minta Batal Seenaknya

News | Rabu, 16 Maret 2022 | 10:27 WIB

Awkarin Kesal Diajak Podcast Usai Gagal Nikah, Warganet Ingatkan Pernah Undang Salmafina Sunan Pas Cerai

Awkarin Kesal Diajak Podcast Usai Gagal Nikah, Warganet Ingatkan Pernah Undang Salmafina Sunan Pas Cerai

Lifestyle | Rabu, 16 Maret 2022 | 10:28 WIB

PA 212 Minta Penegak Hukum Tangkap Penista Agama, Slamet Maarif Sebut-sebut Nama Ade Armando

PA 212 Minta Penegak Hukum Tangkap Penista Agama, Slamet Maarif Sebut-sebut Nama Ade Armando

Bekaci | Rabu, 16 Maret 2022 | 10:35 WIB

Terkini

Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah

Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:57 WIB

Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus

Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:44 WIB

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:42 WIB

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

Mobil Lexus Rp1,3 M Dibeli Cash Tapi Mau Ditarik Debt Collector, DPR Endus Praktik Nakal Leasing

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:38 WIB

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:29 WIB

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:19 WIB