Cerita Warga Bojong Koneng-Cijayanti Korban Gusuran Ketakutan Diteror Preman Bayaran Sentul City, Polisi Cuma Diam Saja

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 17 Maret 2022 | 17:42 WIB
Cerita Warga Bojong Koneng-Cijayanti Korban Gusuran Ketakutan Diteror Preman Bayaran Sentul City, Polisi Cuma Diam Saja
Komisi III DPR melakukan kunjungan kerja spesifik Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti, Kecematan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Cerita Warga Bojong Koneng-Cijayanti Korban Gusuran Ketakutan Diteror Preman Bayaran Sentul City, Polisi Cuma Diam Saja. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Warga Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti saling bergantian menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka perihal sengketa lahan dengan PT Sentul City dihadapan Komisi III DPR yang berkunjung ke kampung mereka. Bahkan para warga mengaku kini rumahnya kerap diteror preman bayaran PT Sentul City.

Kepada angggota DPR, para warga mengungkap modus PT Sentul City mengambil alih lahan dan melakukan penggusuran secara brutal. Mulai dari menggunakan preman dan kekerasan. Belum lagi warga yang mengeluhkan sulitnya mengakses ke kepolisian untuk melaporkan aksi sewenang-wenang PT Sentul City.

Encep, salah satu warga mengaku jika tempat tinggalnya kini dipenuhi preman-preman. Baik preman yang direkrut Pt Sentul City dari warga sekitar maupun dari mereka yang bukan penduduk asli Bogor.

"Saya sedih pak di desa yang bagus ini yang tidak jauh dengan ibu kota Jakarta, tapi premanisme ini merajalela pak. Warga takut pak," kata Encep kepada Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir yang memimpin kunjungan kerja spesifik ke Bojong Koneng, Kamis (17/3/2022).

Encep berujar,  jangankan untuk berkebun di tanah garapan, warga saat ini pun tidak bisa menjajakan usaha apa-apa. Sebabnya, tanah yang merupakan harta benda mereka satu-satunya itu dirampas pihak Sentul City.

Mereka bukannya tidak bisa melawan. Keinginan mereka tersebut surut ketika Sentul City menggunakan preman untuk menekan warga. Belum lagi aparat penegak hukum yang diakui Encep terlihat cuek-cuek saja dengan tindakan premanisme yang ada.

Warga Bojong Koneng dan Cijayanti yang menjadi korban aksi kekerasan PT Sentul City, Bogor. (Suara.com/Novian)
Warga Bojong Koneng dan Cijayanti yang menjadi korban aksi kekerasan PT Sentul City, Bogor. (Suara.com/Novian)

"Tanah semuanya dirampas dibekingi preman. Kita mau bertanya ditakutin banyak pak premannya pak aneh gitu pak," kata Encep.

Karena itu, Encep meminta tolong agar Komisi III DPR dapat menyerap aspirasi mereka. Paling tidak untuk meminta kepada kepolisian selaku mitra Komisi III, agar bisa menegakkan hukum secara adil. Mengingat suasana baik di Bojong Koneng maupun Cijayantikini dirunduk kektakutan warga karena aksi premanisme.

"Jangan sampai masyarakat gak punya masa depan pak. Kami mau ngapain saja takut pak. Ngumpul sedikit dibilangnya provokator pak. Kami musyawarah sedikit dibilangnya mau nyerang. Padahal kami mau nyerang apa pak. Kami hanya nanyain kebun kami yang rusak bagaimana nasibnya," tutur Encep.

baca juga

Diteror Ratusan Preman Bayaran

Mendengar keluhan Encep, Adies kemudian menanyakan berapa banyak preman yang diturunkan oleh Sentul City untuk dihadapkan dengan warga

"Tadi itu menarik itu premannya banyak. Emang banyak itu sebanyak apa?" kata Adies.

"Banyak pak. Ratusan pak. Kalau warga 20, mereka lebih dari 60," jawab Encep.

Sementara itu, Ester Alfrida Pasaribu punya pengalaman pahit lantaran tidak difasilitasi kepolisian saat ingin mengadukan laporan. Adapun laporan itu terkait dengan penggusaran di lahan miliknya yang ia beli pada 2013 silam.

"Saya disomasi oleh sentul. Nah pada saat dirusak pagar saya, saya lapor ke polisi, polisinya juga tidak menanggapi sama sekali," kata Ester.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentul City Bisa Punya HGU di Tanah yang Ditempati Masyarakat, DPR RI Bakal Bentuk Pansus Mafia Tanah

Sentul City Bisa Punya HGU di Tanah yang Ditempati Masyarakat, DPR RI Bakal Bentuk Pansus Mafia Tanah

Jabar | Kamis, 17 Maret 2022 | 17:03 WIB

Warga yang Bersengketa dengan Sentul City Ungkap Fakta Ini Saat Bertemu Komisi III DPR

Warga yang Bersengketa dengan Sentul City Ungkap Fakta Ini Saat Bertemu Komisi III DPR

Bogor | Kamis, 17 Maret 2022 | 14:37 WIB

Gegara Sentul City Berulah ke Warga Bojong Koneng, DPR Bakal Bentuk Pansus Usut Mafia Tanah

Gegara Sentul City Berulah ke Warga Bojong Koneng, DPR Bakal Bentuk Pansus Usut Mafia Tanah

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 14:04 WIB

Tindak Lanjut Sengketa Warga dengan Sentul City, Komisi III DPR Turun Gunung ke Bojong Koneng

Tindak Lanjut Sengketa Warga dengan Sentul City, Komisi III DPR Turun Gunung ke Bojong Koneng

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 13:23 WIB

Terkini

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

Bus TransJakarta Pecah Ban di Menteng Viral, Manajemen: Bukan Mutu Buruk tapi Kena Paku!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:58 WIB

Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran: Ada Kirab Pengantin hingga Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran: Ada Kirab Pengantin hingga Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 15:57 WIB

Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi

Anti-Kusam! Ini 5 Rekomendasi Skin Tint Lokal yang Bebas Oksidasi

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:50 WIB

Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT

Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT

Jogja | Senin, 02 November 2026 | 15:47 WIB

EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang

EXO Luncurkan Unit Terbaru, Kai dan Sehun Siap Debut Desember Mendatang

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:45 WIB

Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia

Duh! Pemain Keturunan Batak Terseret Kasus Pencucian Uang Jaringan Narkoba di Belgia

Bola | Senin, 02 November 2026 | 15:42 WIB

×