Pelonggaran Tak Perlu Buru-buru Diterapkan Meski Covid-19 Melandai, Epidemiolog: Ingat, Omicron Bukan Gelombang Terakhir

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 18 Maret 2022 | 11:02 WIB
Pelonggaran Tak Perlu Buru-buru Diterapkan Meski Covid-19 Melandai, Epidemiolog: Ingat, Omicron Bukan Gelombang Terakhir
Ilustrasi pandemi Covid-19 (Pexels)

Suara.com - Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman melihat kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang terus membaik. Namun menurutnya, kondisi itu bukan berarti bisa melakukan banyak pelonggaran.

Dicky mengungkapkan kalau Indonesia harus banyak bersabar untuk benar-benar menikmati landainya penularan Covid-19. Pasalnya, Omicron itu bukan menjadi varian terakhir yang menular di masyarakat.

"Harus bersabar dulu supaya kita tidak kehilangan modal ini. Ini modalnya sudah ada kan, tapi kalau buru-buru kita bisa dalam situasi yang memburuk lagi. Jadi ingat, Omicron ini bukan varian terakhir, juga bukan gelombang terakhir," kata Dicky saat dihubungi, Jumat (18/3/2022).

Ketimbang melakukan pelonggaran dengan skala besar, Dicky menyarankan kepada pemerintah untuk melakukannya secara bertahap.

"Untuk menghadapi ancaman berikut ya modal ini jangan dihilangkan dengan pelonggaran terburu-buru. Bertahap saja. Jadi bersabar dan toh kita sudah ada pelonggaran tapi jangan sampai terburu-buru, terukur, dan hati-hati," ujarnya.

Selain itu, capaian vaksinasi Covid-19 juga dinilainya belum cukup untuk menetapkan pelonggaran aktivitas masyarakat. Ada satu hal lainnya yang dirasanya sangat penting yakni penerapan protokol kesehatan.

Meskipun pelonggaran sudah mulai dilakukan, namun masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ia mencontohkan pada situasi yang terjadi di Denmark di mana masyarakatnya sudah mulai menanggalkan protokol kesehatan sehingga mengakibatkan naiknya kasus Covid-19 kembali.

"Dia sudah enggak ada masker, pelonggaran di banyak sektor sekarang tingkat hunian rumah sakitnya meningkat, tingkat kematiannya tinggi."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Tahun Pandemi Covid-19, Satgas IDI Sebut Makin Banyak Masyarakat Mau Diajak Vaksinasi

Dua Tahun Pandemi Covid-19, Satgas IDI Sebut Makin Banyak Masyarakat Mau Diajak Vaksinasi

Health | Jum'at, 18 Maret 2022 | 10:24 WIB

Ahli Temukan Hubungan Infeksi Virus Corona Covid-19 Ringan dan Risiko Diabetes

Ahli Temukan Hubungan Infeksi Virus Corona Covid-19 Ringan dan Risiko Diabetes

Health | Jum'at, 18 Maret 2022 | 09:42 WIB

Update Covid-19 Global: Pandemi Masih Sebabkan Kelelahan Para Tenaga Kesehatan di AS

Update Covid-19 Global: Pandemi Masih Sebabkan Kelelahan Para Tenaga Kesehatan di AS

Health | Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:56 WIB

Ini Penyebab 700 Vial Vaksin Covid-19 di Cimahi Sudah Kedaluwarsa

Ini Penyebab 700 Vial Vaksin Covid-19 di Cimahi Sudah Kedaluwarsa

Jabar | Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:36 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

×