Kontroversi Dede Inoen, Makan 'Raja Jin' Sampai Bertaruh Nyawa di Rel Kereta

Dany Garjito | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 19:11 WIB
Kontroversi Dede Inoen, Makan 'Raja Jin' Sampai Bertaruh Nyawa di Rel Kereta
Unggahan video dari Youtubers Dede Inoen ngumpet di kolong rel kereta api menuai kritikan dari masyarakat. (Youtube/dede inoen)

Suara.com - YouTuber asal Cianjur, Dede Inoen, kembali menyita perhatian publik. Setelah bikin gempar dengan konten makan “raja jin”, Dede disorot menyusul aksi berbahayanya bersembunyi di kolong jembatan rel saat kerea api melintas. Aksi nekat itu kontan memantik kontroversi dari berbagai pihak, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). Berikut ini deretan kontroversi Dede Inoen yang viral di media sosial.

1. Makan “Raja Jin”

Nama Dede Inoen dikenal di penjuru Nusantara berkat video berjudul “Berburu Raja Jin Penunggu Sungai”. Dalam video itu, Dede menangkap, merebus serta memakan “raja jin” sehingga bikin geger penontonnya.

Video yang diunggah pada 22 Februari 2022 sudah ditonton 2,5 juta kali dan viral di media sosial. Bahkan di salah satu akun instagram, video itu disukai 46.000 akun dengan 5.000-an lebih memberikan komentar.

Dalam video berdurasi 20 menit itu, Dede awalnya menyusuri sungai hingga melewati terowongan air di bawah jembatan. Lelaki berambut gondrong ini kemudian berlari ke sebuah gua kecil dan menemukan sesosok 'raja jin' berdiam di sela bebatuan.

Tanpa rasa takut, Dede Inoen menangkap sosok “raja jin”, yang memiliki tubuh kecil dengan mata yang besar, kaki yang memiliki cakar, serta bertanduk. “Teman-teman kita berhasil menangkap raja jin yang menguasai kawasan sungai di sekitar sini,” ucapnya dalam konten video.

Setelah ditangkap, 'raja jin' itupun dimasak dengan berbagai rempah dan akhirnya dimakan hingga hanya tersisa tulang. “Raja jin ini memiliki tekstur kenyal dan sedikit lengket. Tapi rasanya enak, ditambah tadi dengan bumbu sehingga gurih,” tuturnya.

Namun sosok “raja jin” itu ternyata bukan sosok gaib sesungguhnya, tapi hanya konten kreatif bikinan Dede. “Raja Jin” itu ternyata hanya kaki sapi yang dipasangi ceker ayam sebagai kakinya. eSdangkan giginya merupakan bawang putih yang disusun di dalam kaki sapi. Matanya pun sebatas tempelan. “Iya 'raja jin' itu sebenarnya kaki sapi. Kalau konten kreator gabut ya seperti itu, membuat konten yang memang unik,” kata dia.

Dede mengaku konten tersebut hanya sebatas hiburan bagi masyarakat, terutama pengguna YouTube. “Untuk hiburan saja. Karena kan konten saya itu edukasi tentang alam, survival, masak bahan dari alam, serta sedikit komedi,” ucapnya.

Dia mengaku bikin konten itu agar masyarakat sedikit rileks dari keruwetan hidup.

“Sekarang kan banyak isu yang panas membuat masyarakat saling berdebat. Makanya saya bikin konten makan raja jin, sebagai hiburan,” ujarnya.

2.  Aksi Sembunyi di Kolong Rel

Duh! Dede Inoen Pemakan 'Raja Jin' Buat Konten Ngumpet di Kolong Rel Kereta. (Instagram/kabarnegri)
Duh! Dede Inoen Pemakan 'Raja Jin' Buat Konten Ngumpet di Kolong Rel Kereta. (Instagram/kabarnegri)

Dede Inoen juga bikin gempar lewat videonya yang bersembunyi di kolong jembatan yang menjadi jalur kereta api. Aksi nekat itu mendapat beragam tanggapan serta kecaman, termasuk dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Sebagian pihak menilai aksi itu terlalu berbahaya dan tidak mendidik. Usut punya usut, konten tersebut ternyata sudah diunggah sejak Desember 2021. Namun video itu baru viral belakangan ini.

Dede mengaku awalnya dia hanya ingin mencari ular untuk ditangkap dan dijadikan materi edukasi. Ia melintasi jembatan yang merupakan jalur kereta api untuk bisa menyeberangi sungai. Namun saat berada di tengah jembatan, kereta api tampak melintas.

Waktu yang terbatas membuat dia terpaksa bersembunyi di kolong jembatan. Beruntung Dede Inoen dan seorang temannya berhasil selamat usai bersembunyi dan menunduk di bawah jembatan. Saat itu tampak kereta melaju kencang di atas keduanya.

“Itu saya lagi ngonten, lagi sisir ular di pinggiran rel. Saat menyeberang ternyata ada kereta lewat. Langsung ngumpet di jembatan. Soalnya kalau loncat bahaya juga di bawahnya sungai,” klaim Dede.

Dia menegaskan aksi yang dilakukannya di rel kereta Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, tersebut tidak untuk ditiru. Dede menegaskan aksi itu berbahaya dan terpaksa dilakukannya karena kondisi darurat.

“Saya harap tidak ada yang meniru,” ujarnya.

3. Bikin Geram PT KAI

PT KAI memberi peringatan secara terbuka pada Dede Inoen usai videonya sembunyi di kolong rel kereta viral. PT KAI mendesak Dede segera meminta maaf karena telah membuat konten berbahaya yang tak layak ditiru. Kasus Dede Inoen kini sudah ditangani PT KAI.

PT KAI memberikan batas waktu bagi Dede Inoen untuk segera membuat video permintaan maaf dan diupload ke platform media sosial miliknya. Jika tidak ada itikad dari Dede, PT KAI tak segan untuk membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.

4. Dede Inoen Minta Maaf

Dede Inoen minta maaf [Youtube/Dede Inoen]
Dede Inoen minta maaf [Youtube/Dede Inoen]

Youtuber Dede Inoen akhirnya muncul terkait aksi nekatnya sembunyi di bawah jembatan yang jadi jalur kereta api. Didampingi pengacara, dia menyampaikan permintaan maaf.

"Saya pribadi Dede Inoen memohon maaf kepada masyarakat, PT KAI tentang video tersebut," kata Dede Inoen dikutip dari kanal YouTube miliknya, Selasa (22/3/2022).

Aksi Dede Inoen dinilai sangat berbahaya dan bisa ditiru oleh orang lain. Dia bahkan bisa dipidana karena melanggar Pasal 199 UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Dede Inoen dalam klarifikasinya menyebut bahwa aksinya itu tak pernah direncanakan. Awalnya, dia dan krunya lagi berjalan di rel untuk membuat vlog edukasi.

"Tiba-tiba ada kereta, saya juga nggak sempet loncat, kalo saya loncat itu sangat berbahaya soalnya dataran dari atas itu sangat tinggi sekali," ujarnya.

"Saya lari ke depan juga nggak akan sempat. Makanya bersembunyi meskipun itu sangat berbahaya," kata Dede Inoen lagi.

Lagipula, Dede Inoen melanjutkan, dia sudah mengingatkan di dalam video agar aksinya jangan ditiru.

"InsyaAllah saya nggak akan ulangi lagi . Saya juga mau ajak masyarakat untuk taat kepada aturan. Sekian dari saya," kata Dede Inoen.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara

Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:24 WIB

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:58 WIB

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:05 WIB

KAI Pastikan Layanan Lebaran 2026 Optimal, Penjualan Tiket Tembus 97,7 Persen

KAI Pastikan Layanan Lebaran 2026 Optimal, Penjualan Tiket Tembus 97,7 Persen

Foto | Kamis, 26 Maret 2026 | 05:55 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:57 WIB

Polisi Berdarah di Perlintasan Rel Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Polisi Berdarah di Perlintasan Rel Kereta Api Tanpa Palang Pintu

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:25 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB