Turis Internasional Mulai Kembali ke Bali: Bali Seperti Rumah Kedua Saya

Siswanto, ABC

Rabu, 23 Maret 2022 | 13:41 WIB
Turis Internasional Mulai Kembali ke Bali: Bali Seperti Rumah Kedua Saya
Ilustrasi Turis Asing (pixabay)

Suara.com - Jessica Gordon senang bisa berlibur lagi di Bali seminggu barusan.

"Bali sudah seperti rumah kedua bagi saya," kata perempuan berusia 32 tahun yang bekerja sebagai desainer interior asal Brisbane tersebut.

Jessica tiba di Bali lewat Singapura dari Australia hari Minggu lalu, setelah dia mengetahui bahwa dia sekarang bisa mengunjungi Indonesia tanpa harus karantina.

"Saya juga sebenarnya bermaksud mengunjungi Oma saya di Surabaya yang sedang sakit namun saya hanya bisa masuk lewat Bali, karena Bali satu-satunya bandara yang menawarkan visa on arrival bagi turis internasional," katanya.

Jessica terakhir kali mengunjungi Bali di tahun 2019 namun sebelum pandemi, dia hampir setiap tahun mengunjungi pulau tersebut.

Dia mengatakan tidak merasa khawatir dengan situasi COVID di Indonesia saat ini.

"Saya suka Bali dan ingin mendukung masyarakat yang baik di sini," katanya.

"Mereka sangat ramah dan selalu menyambut baik tamu yang datang, dan saya bisa  merasakan bahwa betapa sulitnya kehidupan di sini selama dua tahun terakhir."

Indonesia pada awalnya membuka Bali bagi kedatangan turis internasional termasuk dari Australia, di awal Februari, dengan persyaratan mereka harus menjalani karantina di hotel selama lima hari.

baca juga

Namun di awal Maret, Bali mengeluarkan kebijakan baru penerapan visa on arrival (VOA) bagi warga Australia dan turis dari 22 negara lainnya.

Setelah visa didapatkan di Bandara Ngurah Rai Bali, pengunjung internasional harus melakukan karantina selama 24 jam sampai hasil tes PCR mereka keluar.

Bila negatif, mereka kemudian bisa melakukan kegiatan yang sudah direncanakan di sana.

Media lokal di Indonesia sudah memberitakan bahwa bila uji coba di Bali ini dianggap berhasil, maka pihak berwenang akan membuka seluruh destinasi lain di Indonesia mulai bulan April.

Djefi Wirjadinata, yang lahir di Indonesia namun sekarang warga negara Australia sudah memesan paket liburan ke Bali dan Jakarta bersama dengan beberapa orang temannya.

"Penerbangan kami sudah dipesan dari Sydney tanggal 8 April," katanya.

"Saat ini ada sembilan orang yang akan pergi ke Bali dan menghabiskan waktu beberapa hari di sana sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.'

Djefi yang memiliki usaha keluarga di bidang pengiriman barang di Australia tersebut mengatakan dia senang bisa melakukan perjalanan lagi, kombinasi antara liburan dan pertemuan bisnis.

Dia mencoba berpikir positif dan tidak merasa khawatir bahwa perjalanan mereka nanti bisa dibatalkan karena COVID.

"Saya kira pemerintah tidak akan mengubah janji mereka," katanya merujuk kepada dibukanya kembali program visa on arrival bagi warga asing.

Angka kasus harian COVID di Indonesia sudah menurun selama beberapa pekan terakhir menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga lainnya.

Meski begitu dalam data tanggal 17 Maret, Indonesia masih mencatat 12.018 kasus baru dan 230 kematian.

Tetapi Bali merupakan daerah yang memiliki tingkat vaksinasi dosis pertama dan kedua kedua tertinggi di Indonesia setelah Jakarta.

Pengusaha lokal cukup optimistis

Nyoman Santiawan seorang pengusaha lokal yang juga adalah angota Bali Tourism Board berharap mulai datangnya wisatawan internasional akan mendorong pemulihan ekonomi di sana.

Namun memperkirakan bahwa jumlah turis internasional mungkin baru akan meningkat di bulan April atau Mei.

"Kita tentu gembira namun ini masih masa-masa awal. Sejauh ini baru ada empat penerbangan langsung yang tiba dari Australia,"katanya.

Perekonomian Bali memang sangat tergantung pada pariwisata.

Sebelum pandemi, hampir sekitar 70 persen warga Bali menggantungkan diri dari pariwisata baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penerbangan langsung ke Bali dari Sydney dan Melbourne sudah dimulai di awal Maret, namun penerbangan dari Perth baru akan dimulai di bulan April.

Nyoman Santiawan mengatakan sampai penerbangan dari Perth dimulai lagi, sumbangan dari turis Australia terhadap perekonomian Bali masih akan terbatas.

"Bagi beberapa warga Perth, Bali seperti rumah kedua mereka," katanya.

"Jadi karena jaraknya, harga tiket lebih murah jadi Australia Barat adalah pasar terbesar kami."

Nyoman Santiawan juga mengatakan bahwa para pelancong dari Sydney dan Melbourne kadang memilih tempat liburan lain di Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam.

Vietnam mengumumkan beberapa hari lalu bahwa negara itu juga akan menghentikan kebijakan karantina dan pembatasan lain bagi pengunjung asing dan berlaku segera.

Menurut Kementerian Kesehatan Vietnam, pengunjung yang memasuki negeri itu hanya perlu menunjukkan hasil negatif tes PCR saat kedatangan.

Malaysia juga mengatakan akan mengizinkan pengunjung yang sudah divaksinasi penuh untuk masuk tanpa karantina mulai 1 April.

Perdana Menteri Malaysia mengatakan "warga dengan dokumen perjalanan yang sah akan bisa memasuki dan keluar seperti yang mereka lakukan sebelum pandemi" demikian laporan media lokal hari Selasa.

Belajar dari Delta

Thailand sudah membuka diri untuk turis internasional yang sudah divaksinasi dari sekitar 60 negara sejak awal November 2021, tanpa keharusan menjalankan karantina di hotel.

Mereka yang datang hanya perlu tinggal satu malam di hotel yang sudah disetujui dan menunjukkan hasil tes negatif PCR.

Program tersebut kemudian dibatalkan di bulan Desember karena meningkatnya kasus karena varian Omicron, namun AP melaporkan bahwa program bernama "Test dan Go' ini sudah diberlakukan kembali mulai tanggal 1 Februari 2022.

Singapura sudah membuka diri bagi kedatangan warga Australia yang sudah divaksinasi sejak 8 November 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata

300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Ribuan Massa Gelar Aksi Indonesia Sadar di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutannya

Ribuan Massa Gelar Aksi Indonesia Sadar di Bundaran HI, Ini 5 Tuntutannya

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×