Perjuangan Korban Binary Option: Berharap DPR Jadi Penyambung

Siswanto | Suara.com

Kamis, 24 Maret 2022 | 15:36 WIB
Perjuangan Korban Binary Option: Berharap DPR Jadi Penyambung
Pengacara korban binary option Finsensius Mendrofa [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Sejumlah korban platform binary option bersama lawyer datang ke gedung DPR, Kamis (24/3/2022).

Mereka ingin bertemu anggota Komisi III untuk meminta dukungan.

Pengacara korban, Finsensius Mendrofa, mengatakan kliennya meminta Komisi III menjadi penyambung suara supaya polisi serius menelusuri pemilik binary option yang sedang diproses secara hukum.

"Kami mendorong untuk Komisi III memberikan perhatian ini dengan mitra kerja strategisnya Polri kemudian juga kepada PPATK karena ini masih setengah-setengah disampaikan informasi ini ke publik. Kami kurang tahu apa problemnya di sana, tapi kami meyakini betul," kata Finsensius.

Finsensius mengatakan sampai sekarang korban belum mengetahui siapa sesungguhnya pemilik platform binary option, terutama Binomo dan Quotex.

Sejauh ini polisi baru mengungkap afiliatornya.

"Yang kami laporkan ada dua pak, yang pertama platform-nya, yang kedua afiliator-nya. Sampai sekarang platform-nya ini belum diungkap siapa di balik Binomo, siapa di balik Quotex ini. Kita belum tahu sampai sekarang ini," ujar dia.

Walaupun konten platform binary option yang melanggar hukum sudah ditakedown oleh pemerintah, menurut Finsensius, jika pemiliknya tidak diungkap, bakal bisa beroperasi terus di masa mendatang.

"Kami berharap penuh bahwa yang ditangkap jangan hanya afiliator yang dilaporkan ini pak. Tetapi platform ini harus dihentikan kalau tidak dibongkar maka ini terus-menerus ada di tengah masyarakat. Ini tidak akan hilang," kata Finsensius.

Beberapa waktu yang lalu, Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni menyebut platform binary option yang sekarang sedang ditangani polisi merupakan permainan perjudian bisnis.

"Inilah yang kita anggap bahwa permainan ini adalah sebagai permainan perjudian bisnis yang tidak ada fisik yang cuma ngetik ngetik doang, itu bisa menghasilkan dan bisa membuat orang habis uangnya dengan secepat itu," ujar Sahroni, Rabu (16/3/2022).

Sahroni mengatakan modus para pelaku yaitu memberikan janji keuntungan yang besar dalam waktu cepat.

"Modusnya mereka ini adalah bagi mereka yang di level bawah ikut bermain, maka dia yang dihasilkan untuk mendapatkan uang berlebihan. Maka dialah yang mengajak para member di bawahannya untuk juga ikut dalam permainan ini.

Sahroni menyebut cara yang dilakukan untuk menggaet anggota "sangat membodohi."

"Ini sangat luar biasa karena membodohi publik anak muda terutama, kan kasihan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memanfaatkan Teknologi Blockchain untuk Transparansi dalam Trading Binary Option

Memanfaatkan Teknologi Blockchain untuk Transparansi dalam Trading Binary Option

Tekno | Selasa, 12 Maret 2024 | 10:50 WIB

Reza Arap Bereaksi Usai Hakim Kembalikan Semua Aset Milik Doni Salmanan

Reza Arap Bereaksi Usai Hakim Kembalikan Semua Aset Milik Doni Salmanan

Bisnis | Minggu, 18 Desember 2022 | 16:12 WIB

Nggak Jadi Miskin, Ini Daftar Aset Doni Salmanan yang Dikembalikan

Nggak Jadi Miskin, Ini Daftar Aset Doni Salmanan yang Dikembalikan

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 18:37 WIB

Perjalanan Kasus Doni Salmanan: Berakhir Aset Dikembalikan, Beda Nasib dengan Indra Kenz

Perjalanan Kasus Doni Salmanan: Berakhir Aset Dikembalikan, Beda Nasib dengan Indra Kenz

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 11:49 WIB

Jaksa Minta Aset Doni Salmanan Diserahkan Pada Para Korban, Hakim Menolak

Jaksa Minta Aset Doni Salmanan Diserahkan Pada Para Korban, Hakim Menolak

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 21:23 WIB

144 Orang Korban Indra Kenz Kehilangan Uang Rp83 Miliar, Kini Jadi Milik Negara

144 Orang Korban Indra Kenz Kehilangan Uang Rp83 Miliar, Kini Jadi Milik Negara

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 15:49 WIB

Kabar Terkini Doni Salmanan, Lagi Dititipkan di Rutan Kebonwaru Bandung

Kabar Terkini Doni Salmanan, Lagi Dititipkan di Rutan Kebonwaru Bandung

Entertainment | Selasa, 05 Juli 2022 | 11:28 WIB

Terkini

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

DPR Minta Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI Diproses Tegas Sesuai Aturan

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:35 WIB

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

Dino Patti Djalal: RI Perlu Belajar dari Pakistan, Berani Kritik AS dan Tegakkan Prinsip

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:31 WIB

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB