Kritik Kinerja Anies Bersifat Kosmetik, Politikus PSI Ungkap 5 Kemunduran DKI Jakarta

Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:33 WIB
Kritik Kinerja Anies Bersifat Kosmetik, Politikus PSI Ungkap 5 Kemunduran DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. [Tangkapan layar YouTube]

Suara.com - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana mengkritisi kinerja pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ia menyebut perubahan yang dibawa Anies untuk ibu kota hanya bersifat "kosmetik".

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, William menilai pemerintahan Anies hanya memoles dengan keindahan untuk DKI Jakarta, namun minim kemajuan yang signifikan.

"Kami bisa menyimpulkan tidak ada program pembangunan Jakarta yang signifikan. Hanya sifatnya kosmetik-kosmetik yang cantik untuk menyembunyikan progres yang tidak signifikan ini," kritik William dalam seminar daring Lingkar Diskusi Indonesia di Jakarta, Kamis (24/3/2022).

William menilai, ada lima hal yang ia sebut sebagai kemunduran di Jakarta. Pertama adalah transparansi anggaran, penuntasan banjir, program uang muka (DP) rumah nol persen, pembangunan fase lanjutan LRT Jakarta dan program untuk UMKM.

Ia mengungkapkan pihaknya kesulitan memantau transparansi anggaran, mulai proses penghitungan hingga hasil akhir dari anggaran itu.

"Kami bisa melihat hanya anggaran yang sifatnya general atau kami sebut sebagai pagu anggaran. Kami tidak bisa melihat komponen terkecil dari anggaran ketika proses anggaran itu sedang direncanakan," lanjutnya.

Kedua, terkait pengendalian banjir yang ia sebut Anies belum melakukan penambahan normalisasi sungai sehingga prosesnya tersendat.

Anies, menurutnya justru melakukan program yang dinilai tidak signifikan, misalnya gerebek lumpur atau sumur resapan, begitu juga konsep naturalisasi juga belum dikerjakan. Padahal, program normalisasi sudah mendapatkan dana anggaran Rp 2 triliun.

"Padahal program ini (normalisasi) sudah didukung anggaran dan disahkan DPRD DKI bersama Pemprov DKI kurang lebih Rp 2 triliun selama Pak Anies menjabat," kata William.

baca juga

Ketiga terkait rumah DP nol persen, yang menjadi janji kampanye Anies dengan target mencapai 250 ribu. Kenyataannya, hingga kini, target rumah DP nol persen baru mencapai 1.500 unit.

"Jadi, tidak sampai angka satu persen. Bahkan kami ingat, itu target DP nol sempat ingin diturunkan menjadi 29 ribu unit," ungkapnya.

Keempat, lanjut dia, soal kelanjutan fase kedua proyek LRT Jakarta belum dimulai.

"Kami kembali lagi mempertanyakan bagaimana cara Anies menuntaskan masalah kemacetan di Jakarta," tanya William.

Kelima, Wiliam mempertanyakan soal program UMKM dengan target Oke Oce menciptakan 200 ribu wirausaha.

"Pak Anies mengklaim sudah ada 285 ribu pendaftar Oke Oce artinya secara kertas sudah melampaui target tapi kalau diteliti lebih dalam ternyata itu adalah yang mendaftar bukan yang mendapatkan akses permodalan. Data kami yang dapat akses modal hanya enam ribu pendaftar," tandasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Anies Dianggap Hanya Kosmetik, Wagub DKI ke PSI: Silahkan Keliling Jakarta

Kinerja Anies Dianggap Hanya Kosmetik, Wagub DKI ke PSI: Silahkan Keliling Jakarta

Jakarta | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:23 WIB

Puan Maharani Punya Peluang Duet dengan Anies Baswedan, Bakal Untung atau Buntung?

Puan Maharani Punya Peluang Duet dengan Anies Baswedan, Bakal Untung atau Buntung?

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 08:14 WIB

Dapat Dukungan Berduet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Begini Respons AHY

Dapat Dukungan Berduet dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Begini Respons AHY

Jakarta | Jum'at, 25 Maret 2022 | 09:05 WIB

Anggap Jakarta Alami Kemunduran, PSI Sebut Kinerja Anies Cuma 'Komestik'

Anggap Jakarta Alami Kemunduran, PSI Sebut Kinerja Anies Cuma 'Komestik'

Jakarta | Jum'at, 25 Maret 2022 | 06:30 WIB

Dukung Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Supaya Tak Bawa Virus ke Kampung Halaman

Dukung Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Supaya Tak Bawa Virus ke Kampung Halaman

Jakarta | Kamis, 24 Maret 2022 | 19:49 WIB

Apa Itu Wudhu Friendly? Berikut Serba-serbi Produk Kecantikan Ramah Muslimah

Apa Itu Wudhu Friendly? Berikut Serba-serbi Produk Kecantikan Ramah Muslimah

Lifestyle | Jum'at, 25 Maret 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×